Minggu, 18 Agustus 2019
  • Home
  • Ekonomi
  • Bisa Diakses Gratis, Pemerintah Akan Buka Data Migas Secara Luas

Bisa Diakses Gratis, Pemerintah Akan Buka Data Migas Secara Luas

Jumat, 19 April 2019 21:00:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Untuk menarik investor minyak dan gas bumi (migas) ke Indonesia, Pemerintah berencana akan menggratiskan raw data migas Indonesia untuk dapat diakses secara luas oleh investor. Pemerintah menjamin pembukaan akses data migas ini tidak akan melepaskan kontrol negara atas data tersebut.
 
“Negara masih memiliki kewenangan penuh terhadap data migas tersebut,” tegas Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar di Jakarta, Kamis (18/04/2019), sebagaimana siaran pers Kementerian ESDM kemarin.
 
Menurut Wamen ESDM itu, Pemerintah segera menerbitkan Peraturan Menteri yang akan mempermudah investor mengakses data migas secara free, pada sekitar Mei mendatang,  sehingga memungkinkan investor untuk menemukan cadangan migas baru.
 
“Kita akan mengundang Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk mensosialisasikan kebijakan open data yang merupakan bagian dari program besar Big Data ini,” tambah Arcandra.
 
Kementerian ESDM akan menerapkan skema anggota dan nonanggota untuk kebijakan open data ini dan akan tetap pula melindungi data miliki KKKS yang berlaku empat tahun, enam tahun dan delapan tahun.
 
“Akses data terbatas bagi yang bukan member, dan bagi yang menjadi member Pemerintah akan memberikan akses data bukan hanya sebatas raw data seismik, namun termasuk juga untuk data olahan maupun data interpretasi,” jelas Arcandra.
 
Wakil Menteri ESDM itu menolak dengan tegas jika kebijakan ini seperti menjual kedaulatan negara, karena menurut Arcandra data migas ini masih dimiliki negara dan negara masih mempunyai kontrol penuh terhadap data ini.
 
“Ini bukan menjual kekayaan, data itu masih milik negara, kalau mereka KKKS sudah melakukan analisa dia bisa melakukan apa, tetap saja tidak bisa melakukan apa-apa, tetap saja mereka harus meminta izin untuk eksplorasi, negara tetap mengontrol data itu. Ini kita menjual data atau mencari minyak? Kan kita cari minyak, nah udah kalau gitu datanya kita berikan saja,” tandas Archandra, seperti dilansir setkab.go.id.
 
Ia menyebutkan, kebijakan open data sudah dilakukan oleh beberapa negara seperti Amerika Serikat dan Inggris yang sudah membuka akses datanya dalam skala tera byte.
 
“Dahulu jika ingin mengakses data harus membayar terlebih dahulu, sekarang boleh mengakses tanpa membayar silahkan akses data untuk dianalisa nanti kalau sudah dapat baru bayar. Dengan kebijakan ini diharapkan perusahaan akan berlomba-lomba untuk mengolah data itu dengan menggunakan dana mereka sendiri,” pungkas Arcandra.
 
Kebijakan open data migas ini merupakan revisi dari Peraturan Menteri (Permen) ESDM 27/2006 mengenai pengelolaan dan pemanfaatan data migas, data eksplorasi, dan eksploitasi. Dengan kebijakan ini diharapkan investor akan tertarik untuk melakukan kegiatan eksplorasi dan eksploitasi di Indonesia sehingga dapat ditemukan cadangan-cadangan migas baru.(BS01)
T#g:industri migasInvestasimigasGas
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Wali Kota Medan Resmikan Masjid Al Falah di Marelan

    Beritasumut.com-Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi MH, diwakili Kabag Agama Kota Medan Adlan, meresmikan Masjid Al Falah di Jalan Palem Inda

  • 2 hari lalu

    Satgas TNI Konga RDB Meriahkan Perayaan Kemerdekaan RI

    Beritasumut.com-Satuan Tugas (Satgas) Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-A Rapid Depolyable Battalion (RDB) Mission de lOrganisation des Nations Unies

  • 3 hari lalu

    Kedeputian Perekonomian Setkab Kaji Peraturan Penghambat Investasi dan Ekspor

    Beritasumut.com-Kedeputian Bidang Perekonomian Sekretarat Kabinet (Setkab) menyelenggarakan rapat koordinasi dalam rangka melaksanakan kajian yang

  • 4 hari lalu

    Satgas Yonif Raider 514/SY Junjung Tinggi Adat Istiadat di Tanah Papua

    Beritasumut.com-Setiap daerah di Indonesia menyimpan keunikan tersendiri, seperti bahasa daerah, pakaian adat, makanan khas, maupun kebiasaan masya

  • 5 hari lalu

    Satgas Pamtas Yonif MR 411/Pandawa Kostrad Amankan Dua Pucuk Senjata

    Beritasumut.com-Guna mencegah peredaran barang-barang terlarang di wilayah perbatasan, Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri (Yonif) MR 411/Pandawa

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.