Sabtu, 19 Oktober 2019
  • Home
  • Ekonomi
  • Berpotensi Hemat Rp26 Triliun, Kementerian Pertanian Berhasil Kembangkan Bio Diesel 100

Berpotensi Hemat Rp26 Triliun, Kementerian Pertanian Berhasil Kembangkan Bio Diesel 100

Sabtu, 06 Juli 2019 13:00:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Ketua Umum Bakohumas, Doddy Setiadi, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Direktur Informasi dan Komunikasi Politik, Hukum, dan Keamanan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Bambang Gunawan mengatakan, impian Indonesia mempunyai energi terbarukan bukan hanya angan-angan semata.
 
“Kementerian Pertanian telah berhasil mengembangkan bahan bakar Bio Diesel B-100 atau 100% Biosolar (green fuel) di tengah kebutuhan energi yang terus meningkat di Indonesia,” kata Doddy.
 
Bio Diesel B-100 ini, jelas Doddy, bermanfaat dari segi ekonomi, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Dari segi ekonomi, pengunaan B-100 lebih murah 40% dibandingkan bahan bakar solar karena 1 liter solar hanya mampu menempuh jarak 9,6 km, sementara penggunaan 1 liter B-100 mampu menempuh jarak 13,1 km.
 
“Oleh karenanya, pengunaan B-100 berpotensi mampu menghemat devisa senilai Rp26,66 triliun,” ujar Doddy.
 
Sementara dari segi lingkungan, menurut Ketua Umum Bakohumas itu, pengunaan B-100 lebih ramah  lingkungan karena CO (Karbon Monoksida) yang dihasilkan lebih rendah 48% dibandingkan solar. Kemudian, dari segi pemberdayaan masyarakat mampu mensejahterakan petani sawit.
 
Pada Kamis (04/07/2019), Kementan menghadirkan tiga pembicara yang juga melakukan penelitian terhadap Bio Diesel B-100. Sesi pertama dibuka oleh Sam Herodian, Staf Ahli Menteri Kementan, yang membahas tentang “Kebijakan B100 sebagai Alternatif Bahan Bakar Masa Depan”. Lalu Desrial, Ketua Umum Perhimpunan Teknik Pertanian Indonesia (Perteta), yang berbicara mengenai “Peluang dan Tantangan Pengembangan Bio Diesel dan Industrialisasi Kedepan”. Kemudian ditutup oleh Syafaruddin, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan Kementan, dengan tema presentasi “Progres Penelitian Penelitian B100”.
 
Keesokan harinya, Jumat (05/07/2019), peserta Bakohumas diajak berkeliling Agro Widyawisata Ilmiah Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) Kementan. Di sana, para peserta Bakohumas melihat proses pembuatan Bio Diesel B-100, serta berkunjung ke kebun kopi dan kakao milik Balittri Kementan. Tak lupa, para peserta Bakohumas pun disuguhi minuman kopi dan cokelat hasil olahan Balittri Kementan.
 
Forum Tematik Bakohumas kali ini dihadiri oleh kurang lebih 100 pejabat pengelola kehumasan dari 48 Kementerian dan Lembaga, Organisasi Profesi, serta perwakilan Senat Mahasiswa.(rel)
T#g:B-10BBMBiodiesel-100Bahan Bakarbiodiesel
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Bakamla RI Serahkan Proses Hukum 5 Kapal ke Polda Babel

    Beritasumut.com-Sestama Bakamla RI lndonesian Coast Guard (IDNCG) Laksda Bakamla S Irawan MM, mengatakan penangkapan terhadap 5 kapal yang dilakuka

  • 2 bulan lalu

    Menyulap Limbah Sawit Menjadi Bahan Bakar dengan Material Lempung

    Beritasumut.com-Indonesia saat ini sedang mengalami defisit energi karena sumber energi semakin menipis, sementara kebutuhan energi listrik makin m

  • 2 bulan lalu

    Gunakan B20, Darmin: Impor Solar Sudah Turun Rata-Rata 45 Persen Per Bulan

    Beritasumut.com-Pelaksanaan mandatory Biodiesel 20 (B20) sejak setahun terakhir telah nyata memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional. S

  • 2 bulan lalu

    Presiden Jokowi Kurangi Impor Minyak, Biodiesel B20 Akan Diganti B30 Mulai Januari 2020

    Beritasumut.com-Presiden RI Ir H Joko Widodo (Jokowi) berharap pada Januari 2020 nanti pelaksanaan mandatori biodiesel sudah bisa berpindah dari B2

  • 3 bulan lalu

    Polres Langkat Launching Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM

    Beritasumut.com-Bupati Langkat Terbit Rencana PA melalui Asisten I Pemerintahan Abdul Karim menghadiri Launching Zona Integritas Polres Langkat men

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.