Minggu, 20 Oktober 2019
  • Home
  • Ekonomi
  • Berdayakan Ekonomi Peternak Lokal, JAPFA Gandeng Bank dan Perusahaan Pendamping

Berdayakan Ekonomi Peternak Lokal, JAPFA Gandeng Bank dan Perusahaan Pendamping

Jumat, 14 September 2018 22:45:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Di tengah upaya pemerintah meningkatkan populasi dan produksi ternak sapi dalam negeri, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) melalui anak perusahaannya PT Santosa Agrindo (Santori) menggandeng sejumlah pihak untuk memberdayakan ekonomi peternak lokal di Probolinggo, Jawa Timur.Kerjasama ini diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Santori dengan Bank BCA dan BPR Karya Persada Sejahtera di Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (14/09/2018).
 
Selain itu, Santori juga mengukuhkan kerjasama dengan PT Digdaya Persada Makmur yang akan bertindak selaku pendamping dan penyedia lahan bagi para peternak.  Bank BCA akan menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan nilai total Rp 30 miliar kepada peternak melalui BPR yang merupakan mitra Santori.
 
Melalui kerjasama ini, peternak dapat mengakses pendanaan dari bank untuk membeli sapi muda (pedet) dari Santori. Setelah perawatan selama lebih kurang 18 bulan, peternak dapat menjual kembali sapi yang sudah dewasa kepada Santori. Peternak yang tidak memiliki lahan untuk memelihara sapi dapat menggunakan lahan dan kandang PT Digdaya Persada Makmur. Peternak juga akan mendapat pendampingan untuk menghasilkan ternak yang tumbuh sehat sehingga harga jualnya juga menjadi lebih tinggi. Untuk membantu program ini, PT Digdaya Persada Makmur menyediakan lahan seluas 100 hektar.
 
“Pilar keunggulan JAPFA antara lain adalah kemitraan yang saling menguntungkan serta program yang berkelanjutan sesuai dengan nilai perusahaan untuk berkembang menuju kesejahteraan bersama. Kolaborasi antara JAPFA melalui anak perusahaannya Santori dengan Bank BCA dan PT Digdaya Persada Makmur ini merupakan langkah konkrit untuk mencapai tujuan tersebut, sekaligus juga mendukung program Kementrian Pertanian terkait peternak sapi,” kata Safuan Kasno Soewondo, Head of Cattle Fattening PT Santosa Agrindo.
 
Kementrian Pertanian melalui Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, sejak 3 Oktober 2016 telah mencanangkan program UPSUS SIWAB (Upaya Khusus Sapi Induk Wajib Bunting) yang diharapkan mampu mempercepat peningkatan populasi ternak ruminansia besar, baik sapi perah, sapi potong, maupun kerbau.
 
Safuan menambahkan, melalui kerjasama ini peternak hanya perlu merawat sapi, sementara kebutuhan pangan dan pemeliharaan lainnya dapat menggunakan dana dari KUR. Peternak yang tidak memiliki lahan dapat memelihara ternaknya di lahan dan kandang yang disediakan oleh PT Digdaya Persada Makmur. Peternak dapat membeli sapi muda (pedet) dari Santori melalui sistem Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbunga 7% per tahun, dan menjualnya kembali kepada Santori saat sapi sudah siap produksi.
 
“Dengan kemitraan ini, peternak akan terlindung dari resiko sapi mati yang tak terduga karena di dalam sistem kredit juga terdapat komponen asuransi. Permasalahan klasik peternak, yaitu kesulitan menjual ternaknya, juga tidak akan terjadi karena Santori akan membeli kembali sapi-sapi tersebut dari peternak,” papar Safuan.
 
Dengan program kemitraan ini peternak akan berpotensi mendapat penghasilan rata-rata Rp 2 juta per bulan bila mengambil KUR program senilai Rp 200 juta, atau tambahan penghasilan rata-rata Rp 500 ribu per bulan untuk KUR mikro senilai Rp 25 juta.(Rel)
T#g:BankEkonomiJapfaPeternaksapi
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 8 jam lalu

    Kapolda Sumut Gelar Baksos, Berikan Tali Asih untuk Ratusan Difabel

    Beritasumut.com–Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Agus Andrianto menggelar kegiatan bakti sosial dengan pemberian tali asih kepada ratusan ka

  • satu minggu lalu

    Gubernur Harapkan Bank Sumut Besarkan Nama Sumut di Batam

    Beritasumut.com–Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta Bank Sumut untuk memberikan kontribusi bagi Provinsi Sumut dan Kepualua

  • 2 minggu lalu

    Nongsa Digital Park dan Kawasan Industri Kendal Akan Segera Jadi KEK

    Beritasumut.com-Pemerintah merencanakan akan segera menjadikan Nongsa Digital Park di Batam, Kepulauan Riau (Kepri), dan Kawasan Industri Kendal, d

  • 2 minggu lalu

    Gubsu: Peluang Investasi di Sumut Cukup Menjanjikan

    Beritasumut.com-Peluang investasi di Sumatera Utara (Sumut) cukup menjanjikan dengan berbagai potensi yang ada, baik wilayah maupun demografi. Namu

  • 2 minggu lalu

    Pemerintah Bentuk KEK Pariwisata dan Pengembangan Teknologi di Malang

    Beritasumut.com-Dengan pertimbangan untuk mengembangkan kegiatan perekonomian pada wilayah Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur yang bersifat stra

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.