Sabtu, 23 November 2019
  • Home
  • Ekonomi
  • Anggota DPR: Evaluasi Pencabutan TTL 900 VA

Anggota DPR: Evaluasi Pencabutan TTL 900 VA

Minggu, 18 Juni 2017 23:30:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist

Beritasumut.com-Anggota Komisi VII Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Rofi’ Munawar tegaskan bahwa Komisi VII DPR RI dan Menteri ESDM RI sepakat untuk tidak mencabut subsidi listrik 450 VA. Dirinya juga menyampaikan bahwa Komisi VII DPR RI dan  Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI mengevaluasi pengurangan subsidi listrik 900 VA agar benar-benar tepat sasaran. 

Keputusan ini berdasarkan hasil kesimpulan rapat kerja (raker) DPR RI dengan Kementerian ESDM pada hari Kamis (15/06/2017) di Ruang Komisi VII. “Meminta Pemerintah agar saat ini menunda dulu kenaikan tarif bagi pelanggan listrik golongan 900 VA. Hal ini dalam rangka memberi ruang gerak kepada masyarakat sampai kondisi perekonomian lebih baik yang dapat meningkatkan daya beli mereka” ucap Rofi Munawar dalam keterangan pers yang disampaikan kepada media pada hari Ahad (18/06/2017) di Jakarta.
 
Legislator asal Jawa Timur ini meminta kepada Pemerintah agar terus memperbaiki database pelanggan listrik agar didapat gambaran yang lebih riil golongan masyarakat miskin yang selama ini aksesnya terhadap pelayanan listrik terhambat. Disisi lain, PLN juga harus memastikan fasilitas pemasangan listrik baru untuk 450 VA tetap tersedia untuk mereka.
 
“PLN juga harus terus melakukan efisiensi dalam pengelolaan listrik nasional sehingga harga listrik bisa turun dan lebih mencerminkan nilai keeokonomian yang sebenarnya” tegasnya.
 
Secara khusus Rofi menyesalkan pernyataan Dirut PLN yang agak berlebihan dalam menanggapi isu kenaikan dengan melaporkan ke aparatur hukum. Padahal, justru sudah sepantasnya isu tersebut menjadi sarana perbaikan strategi komunikasi perusahaan plat merah tersebut kepada publik. “Isu pencabutan ini harus menjadi momentum perbaikan komunikasi dan data pelanggan bagi PLN” pungkas Rofi.
 
Sebagai informasi, DPR RI dalam rapat kerja Komisi 7 dengan Menteri ESDM pada tanggal 22 September 2016 telah menyepakati akan adanya penerapan program subsidi yang lebih tepat sasaran dengan menghapus bantuan subsidi kepada rumah tangga mampu di kategori 900 VA. Dalam APBN 2017 besarnya pagu subsidi listrik yang telah diputuskan adalah sebesar Rp 44,98 triliun. Subsidi ini akan diberikan untuk 23,15 juta pelanggan kurang mampu dengan rincian sebanyak 19,1 juta merupakan pelanggan 450 VA dan 4,05 juta adalah pelanggan 900 VA. Data pelanggan yang berhak menerima subsidi ini mengacu pada data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), dari keseluruhan 45,1 juta pengguna listrik dari PLN.(BS01)
T#g:krisis listrikpencabutan subsidisubsidi listrik
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 4 bulan lalu

    PLN: Hari Ini Masih Ada Pemadaman Listrik

    Beritasumut.com-Setelah pemadaman yang panjang Minggu (04/08/2019) kemarin, Perusahaan Listrik Negara (PLN) menginformasikan bahwa hari Senin (05/0

  • 2 tahun lalu

    Tarif Listrik Dipukul Rata, Pasti Memberatkan

    Beritasumut.com-Rencana Pemerintah dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang akan menghapus kelas golongan pelanggan listrik Rumah Tangga (R-1) d

  • 2 tahun lalu

    Dapat Tambahan Rp7 Triliun, KESDM: Subsidi Listrik Tahun 2017 Jadi Rp51 Triliun

    Beritasumut.com-Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) melaksanakan Forum Tematik melalui Badan Koordinasi Hubungan Kemasyarakatan (Bak

  • 2 tahun lalu

    PLN Akan Tingkatkan Kapasitas Listrik di Tanjungbalai

    Beritasumut.com-Pemerintah Kota Tanjungbalai bersama masyarakat melaksanakan silahturahmi sekaligus berbuka puasa bersama PT PLN (persero) Unit Ind

  • 3 tahun lalu

    Dir Pamobvit Polda Sumut Bahas Isu Sosial Terkait Pembangunan PLTA Wampu Bersama Presdir PT Wampu Elektric Power

    Beritasumut.com-Dir Pamobvit Polda Sumut Kombes Pol Hery Subansauri melakukan pertemuan dengan Presdir PT Wampu Electric Power Park Youngkyu, di Ho

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.