Jumat, 19 April 2019
  • Home
  • Ekonomi
  • AMMDes Pacu Produktivitas Masyarakat Desa, Siap Ekspor ke 49 Negara

AMMDes Pacu Produktivitas Masyarakat Desa, Siap Ekspor ke 49 Negara

Rabu, 17 April 2019 15:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI secara konsisten dan berkelanjutan terus mendorong pemanfaatan dan pengembangan Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) untuk produktivitas masyarakat desa. Kehadiran AMMDes sejalan dengan fokus pemerintah dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat.
 
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menuturkan, Kemenperin mendorong upaya membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa yang diwujudkan melalui pendekatan untuk mengatasi ketimpangan dan mengembangkan potensi yang ada di pedesaan. AMMDes secara resmi telah diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo dan Menperin pada event Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2018. “AMMDes merupakan salah satu produk modernisasi yang masuk dalam program kerja Jokowi-JK. Karena itu, diharapkan alat multifungsi ini dapat meningkatkan produktivitas sehingga dapat juga membawa kesejahteraan masyarakat,” ujarnya dilansir dari Kemenperin.go.id, Rabu (17/04/2019).
 
Menurut Menperin, alat untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat di pedesaan tersebut telah melalui berbagai tahapan pengembangan dan uji coba. Saat ini, AMMDes diproduksi massal oleh PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI). PT. KMWI memiliki kapasitas produksi sebanyak 3.000 unit per tahun dan rencananya perusahaan akan meningkatkan kapasitas terpasangnya menjadi 12 ribu unit per tahun di 2020. “Komponen lokal AMMDes sudah lebih dari 70 persen. Untuk muatan penuhnya bisa mencapai 700 kg dan variasi kemiringan 20 hingga 30 derajat. AMMDes dilahirkan karena melihat infrastruktur atau jalan desa, sehingga dapat dimanfaatkan di jalan yang sangat ekstrim," paparnya.
 
Di samping terbukti mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, AMMDes juga telah diminati oleh negara-negara lain. Hal ini ditandai dengan penandatangan Letter of Intent antara PT. Kreasi Mandiri Wintor Distributor sebagai perusahaan distribusi AMMDes-KMW dengan PT. Repindo Jagad Raya tentang rencana ekspor 10 ribu unit AMMDes hingga 2023 ke 49 negara, termasuk beberapa negara di Asia Tenggara. Pada kegiatan The 2nd AMMDes Summit juga dilakukan serah terima AMMDes Ambulance Feeder sebanyak dua unit dari PT. KMWI kepada United States Agency for International Development (USAID) untuk kebutuhan pelayanan kesehatan.
 
Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Harjanto menjelaskan bahwa, AMMDes mempunyai model dasar yang dilengkapi dengan flat deck dan fitur power take off (PTO). “Mesin diesel yang digunakan pada model ini telah mengalami penyesuaian untuk mendapatkan performa yang lebih baik di medan off road dan berbukit,” ujarnya. Model ini juga mengaplikasikan sistem penggerak tunggal yang dirancang dengan kecepatan maksimal 30 km per jam dan kapasitas silinder sebesar 650 cc atau setara dengan 14 HP.
 
Selain itu, model ini dilengkapi dengan differential lock sebagai fitur pengunci roda belakang sehingga dapat bergerak secara bersamaan untuk menambah traksi saat melintasi jalan yang buruk. dikembangkan dengan dilengkapi alat pengolah air jernih dan air minum. Fungsi AMMDes ini sudah dimanfaatkan di tiga wilayah yang terkena dampak gempa di Provinsi Sulawesi Tengah, beberapa waktu lalu, yakni di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Donggala melalui bantuan lima unit dari Kemenperin. “Saat ini, AMMDes telah diproduksi massal dengan pengembangan aplikasi untuk pertanian, perkebunan, perikanan, kesehatan, dan tanggap darurat bencana,” imbuhnya.
 
Bagi masyarakat desa atau dalam kondisi darurat bencana, kebutuhan air bersih dan air minum sangat penting untuk mendukung berbagai aktivitas. “Kebutuhan air bersih dan air minum memang sangat penting, karena selain digunakan untuk memasak dan lainnya, air yang dihasilkan oleh AMMDes juga langsung diminum dan telah mendapatkan sertifikat layak minum dari dinas kesehatan. Bahkan, saat ini telah dikembangkan AMMDes yang dilengkapi dengan unit ice flake atau pembuat es serpihan yang cocok untuk nelayan,” tutur Harjanto.
 
Menariknya lagi, kini AMMDes mampu dikembangkan sebagai feeder ambulans di wilayah-wilayah yang bermedan berat dan juga minim infrastruktur jalan. Fungsi ini diyakini akan mengurangi jumlah kematian ibu melahirkan di Indonesia. "Oleh karena itu, Kemenperin terus mendorong pengembangan AMMDes sebagai salah satu karya anak bangsa yang perlu diapresiasi karena wujud kemandirian industri nasional," pungkas Harjanto. (BS02)
T#g:AMMDesDisperindagKemenperin RIProduktivitas Desa
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Taufik Bawezier: Produk Pelumas Dalam dan Luar Negeri Harus Diregister SNI

    Beritasumut.com-Direktur Industri Kimia Hilir, Ditjen Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI Taufik Bawazier

  • 8 bulan lalu

    Karya Anak Bangsa, Januari Tahun 2019 'Mobil Pak Tani' Akan Diproduksi Hingga 15 Ribu Unit

    Beritasumut.com-Pemerintah terus memacu produktivitas dan daya saing industri otomotif di dalam negeri agar mampu memenuhi kebutuhan konsumen domes

  • tahun lalu

    Medan Belum Aman dari Ikan Sarden Mengandung Cacing

    Beritasumut.com-Kepala Dinas Perdagangan Kota Medan, Syarif Armansyah Lubis mengatakan pihaknya belum bisa menyatakan Kota Medan aman dari ikan sar

  • 2 tahun lalu

    Disperindag Sibolga Gelar Pelatihan Industri Kreatif Bagi Warga Rusunawa

    Beritasumut.com-Guna menambah pengetahuan serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat, Pemerintah Kota Sibolga melalui Dinas Perindustrian dan

  • 2 tahun lalu

    Sumut Hanya Mampu Eksport Kopi dalam Bentuk Green Bean

    Beritasumut.com-Selain Amerika, Korea Selatan juga menjadi salah satu tujuan eksport kopi asal Sumut. Karena keunggulan kopi asal Sumut sudah memil

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.