Selasa, 22 Oktober 2019

    Aksi Menaker Hanif Blusukan ke Rumah Kontrakan TKI di Malaysia

    Senin, 22 Desember 2014 10:28:00
    BAGIKAN:
    M Hanif Dhakiri. (Google)
    Jakarta, (beritasumut.com) Saat melakukan kunjungan kerja selama 3 hari di Malaysia, Menteri Ketenagakerjaan Muh Hanif Dhakiri menyempatkan diri melakukan aksi blusukan dengan mengunjungi kantong-kantong pemukiman TKI yang bekerja di Malaysia.

    Aksi Menaker mengunjungi rumah kontrakan yang bentuknya serupa dengan  rumah susun sewa (Rusunawa) ini tentunya cukup mengagetkan para TKI yang bermukim  di kawasan Subang Jaya, Kuala Lumpur, Malaysia.  Bahkan Tarwiti (42), TKI asal Banyuwangi tak menyangka rumah kontrakannya, bakal dikunjungi Menaker Hanif.

    "Assalamu alaikum, Bu, perkenalkan saya Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri mohon ijin bertamu ke rumah ibu," kata Menaker Hanif yang didampingi istrinya, Marifah saat memasuki rumah Tarwiti yang terletak di lantai 3 rusunawa tersebut.

    "Oh ya Pak, silahkan silahkan masuk Pak Menteri, maaf pak agak berantakan rumahnya," kata Tarwiti yang langsung mengenali Menaker Hanif sebagai menteri yang "loncat pagar" penampungan TKI.

    Tarwiti pun lalu memanggil suaminya sambil menggelar karpet dan menyediakan minuman alakadarnya. " Terima kasih atas kunjunganya Pak, kami tak menyangka pak menteri bersedia datang mengunjungi rumah kontrakan kami ini," kata Tarwiti.

    Tarwiti menceritakan dirinya beserta suaminya telah 15 tahun mengadu nasib sebagai TKI dengan profesi penata laksana rumah tangga (PLRT). Suaminya pun bekerja sebagai tenaga pembersih di rumah-rumah warga negara Malaysia.

    "Alhamdulillah, kami beruntung mendapatkan majikan yang memperbolehkan kami pulang, sehingga kami bisa pulang ke rumah kontrakan ini," kata Tarwiti yang memiliki 2 anak tersebut.

    Dikatakan Tarwiti, selama ini, keluarganya mengontrak rumah seluas 50 meter itu dengan 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi seharga 600 ringgit dengan tambahan 150 ringgit untuk air dan listrik. Tarwiti yang berpenghasilan sekitar 1.200 ringgit ini mengaku hidup hemat agar bisa mengirim uang ke kampung halamannya.

    "Kami sih kepengennya kalau sudah tua bisa kembali ke kampung halaman di Banyuwangi. Makanya kami kerja keras dulu di Malaysia ini untuk mencari modal," kata Tarwiti.

    Menaker Hanif menceritakan dirinya sedang  melaksanakan kunjungan kerja selama 3 Hari ke Malaysia pada Kamis-Sabtu (18-20 Desember 2014). Kunjungan kerja ini bertujuan membahas upaya-upaya mempercepat  proses pemulangan TKI ilegal di Malaysia.

    "Pemerintah ingin para TKI yang bekerja di Malaysia dan negara-negara lainnya agar menjadi TKI yang legal dan sah sehingga bisa bekerja dengan tenang dan tidak bermasalah. Kan tinggal lengakapi dokumen kerja dan ikuti prosedur resmi pemerintah saja," kata Hanif.

    Selama di Malaysia Menaker Hanif juga melakukan pertemuan dengan 2 Menteri Malaysia yang mengurusi pekerja migran yaitu Menteri Dalam Negeri Malaysia Dato Seri Ahmad Zahid Hamidi dan Menteri Sumber Manusia Malaysia Dato Seri Richard Riot Anak Jaem. Menaker Hanif juga melakukan kunjungan ke depot tahanan imigresen Semenyih untuk menemui para TKI yang akan dipulangkan/deportasi.

    Selain mengunjungi rumah kontrakan Tarwiti, Menaker Hanif juga berkeliling ke beberapa orang tetangga Tarwiti yang berasal dari Madura. Bahkan Menaker Hanif terlihat menyapa dan berbicang ringan dengan para pekerja migran yang berasal dari Bangladesh dan India.

    "Kami ingin melihat langsung dan berdialog dengan para TKI yang bekerja di negara-negara penempatan sehingga mereka bisa memberikan masukan, saran ataupun kritikan secara langsung kepada pemerintah," kata Menaker M Hanif Dhakiri di Jakarta, Ahad (21/12/2014).

    Dikatakan Hanif pemerintah terbuka dan menampung semua masukan dari TKI maupun masyarakat terkait masalah perlindungan dan penempatan TKI. Semua itu lalu akan ditindaklanjuti  dengan kebijakan pemerintah.

    "Silahkan bapak-bapak dan ibu-ibu, kalau ada masalah dan ingin mengadu  bisa langsung laporkan melalui SMS ke nomor handphone saya ya. Silahkan dicatat ini nomornya," kata Menaker Hanif ketika dikerubuti  para TKI di parkiran mobil. Sekitar 100 an orang TKI pun langsung mencatat nomor handphone menteri dan langsung minta berfoto dan berselfie ria.

    "Terima kasih atas kunjungannya pak, semoga bapak tetap semangat dan amanah dalam bekerja. Titip salam buat Pak Presiden Jokowi dari  kami para TKI yang bekerja di Malaysia," kata para TKI. (BS-001)
    T#g:Menaker
      komentar Pembaca
      Berita Terkait
  • 5 bulan lalu

    Menaker Minta Gubernur Awasi Aturan Perhitungan THR Pekerja Perusahaan Swasta

    Beritasumut.com-Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 2 Tahun 2019 tentang Pelaksanaan Tunjangan Ha

  • 6 bulan lalu

    Sukses Terapkan SMK3, PT Pollung Karya Abadi Raih Penghargaan dan Apresiasi dari Kemenaker RI

    Beritasumut.com-PT Pollung Karya Abadi berhasil meraih sertifikat Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dari Kementerian Tenaga K

  • 12 bulan lalu

    Tetapkan Kenaikan UMP 2019 Sebesar 8,03 Persen, Baru 26 Provinsi yang Sudah Lapor ke Menaker

    Beritasumut.com-Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri mengemukakan, hingga saat ini sudah 26 provinsi telah menyampaikan laporan tentang

  • 2 tahun lalu

    Menaker RI Buka Dies Natalis dan Launching Bursa Kerja Khusus di Universitas Simalungun

    Beritasumut.com-Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Republik Indonesia, Muhammad Hanif Dhakiri membuka acara Dies Natalis sekaligus Launching Bursa K

  • 2 tahun lalu

    Partisipasi Organisasi Masyarakat Sangat Diperlukan Bagi Pembangunan Ketenagakerjaan

    Beritasumut.com-Agenda pembangunan ketenagakerjaan nasional sangat membutuhkan partisipasi dari seluruh elemem masyarakat. Diharapkan, organisasi m

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.