Jumat, 18 Oktober 2019

    Walikota Medan Marahi Kadis Kebersihan

    Kamis, 28 Februari 2013 11:47:00
    BAGIKAN:
    Ist

    Medan, (beritasumut.com) – Rona kekecewaan terlihat jelas di wajah Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM ketika mengunjungi Tempat Pembuangan Akhir Terjun, Jalan Pulau Nibung, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara, Selasa (26/02/2013) petang. Sejumlah peralatan yang ditemui terlihat tidak terawat dan jarang difungsikan sehingga kondisinya memprihatinkan. Karenanya, orang nomor satu di Pemko Medan ini langsung menegus Kadis Kebersihan Kota Medan Pardamean Siregar.

    Sebelumnya, Walikota yang datang melakukan peninjauan bersama Sekda Ir Syaiful Bahri Lubis didampingi sejumlah Pimpinan SKPD Pemko Medan dan Camat Medan Marelan Dedi Jaminsyah Putra Harahap SSTP  MSP sempat terlihat gembira. Sejumlah instruksi yang telah diberikannya kepada Kadis Kebersihan ketika melakukan peninjauan seminggu lalu tampaknya telah dilaksanakan dengan baik.

    Terbukti, TPA Terjun lebih tertata dan tidak terlihat gersang karena di kanan dan kiri jalan masuk menuju tempat pembuangan sampah telah ditanami tanaman penghijauan yang ditempatkan dalam pot bunga berbentuk riol  bewarna kuning hijau. Selain di jalan, pohon penghijauan itu juga di tempatkan di sejumlah titik di lokasi pembuangan sampah.

    Namun begitu meninjau  lokasi doorsmeer yang diperuntukkan alat-alat berat, kekecewaan Walikota mulai terlihat. Selain doorsmeer tidak dipergunakan, dia juga melihat sejumlah peralatan yang dibeli dengan biaya yang tidak sedikit seperti mesin pengolahan sampah menjadi kompos, mesin penghancur sampah-sampah non organik serta mesin pengolahan plastik  terlihat dibiarkan teronggok begitu saja di belakang Kantor UPT.

    Setelah melihat dan memeriksa kondisi mesin yang tidak terawat dan beberapa bagiannya mulai berkarat, Walikota langsung menanyakan kepada Kadis Kebersihan apakah mesin-mesin tersebut dapat dihidupkan. “Mesin ini hidup, Pak Wali. Kemarin pun baru dihidupi,” kata Kadis Kebersihan langsung menjawab.

    Walikota tidak percaya, dia minta mesin penghancur sampah-sampah non organik dihidupkan. Kadis Kebersihan langsung memerintahkan salah seorang anggotanya yang bertubas di tempat itu untuk menghidupkannya. Namun setelah dicoba beberapa kali, tidak juga hidup. Selanjutnya digantikan dengan petugas yang satunya lagi, mesin tetap tidak hidup. Wajah Walikota langsung memerah melihat mesin tidak hidup.

    Kemudian Kadis Kebersihan menyuruh seorang lagi anggotanya.Sebelum menghidupkan mesin itu,  petugas tersebut sempat mengetok-ngetok mesin. Melihat itu, Walikota sontak marah. “Kenapa kau ketok-ketok mesin itu? Nggak tau kau itu bisa rusak, jangan lagi kulihat kau ketok. Bukan murah mesin ini dibeli,” bentak Walikota.

    Pria berkulit hitam itu pun langsung menghentikan aksinya. Setelah mengutak-atik mesin sejenak, dia pun dengan sekuat tenaga berusaha menghidupkan mesin dibantu dua petugas yang telah gagal sebelumnya. Akhirnya, mesin hidup dan langsung dicoba untuk mengancurkan sampah-sampah organik.

    Setelah itu Walikota minta mesin pengolahan sampah juga dihidupkan. Walaupun tidak serumit mesin pertama, namun proses penghidupannya juga harus dilakukan berulang kali. Begitu juga dengan mesin pengolahan plastik, harus dilakukan bebeberapa kali baru hidup. Dengan muka penuh kecewa, Walikota langsung menegur Kadis Kebersihan.

    “Berarti mesin-masin ini tidak pernah kau hidupkan, sudah itu tidak pernah dirawat, kau lihat kondisinya memprihatinkan seperti ini. Mulai besok mesin ini harus kau hidupkan dan rawat dengan baik. Bagian-bagian yang sudah berkarat harus dicet dan tempatkan wadah untuk menampung hasil pengolahan mesin. Sekali lagi saya datang kemari, mesin-mesin ini harus terlihat sudah baik dan memiliki wadah. Kau ingat itu,” tegas Walikota.

    Kadis Kebersihan langsung menjawab sambil menundukkan kepala, “Siap, Pak.” Setelah itu Walikota minta Dinas Bina Marga untuk melakukan pengerasan jalan masuk menuju tempat pembuangan sampah. Jalan yang berlumpur supaya dikeraskan dengan menyiramnya dengan pasir dan batu. Selain itu kawasan itu harus ditata dan dibuat sehingga kesannya lebih menarik sehingga orang tidak sungkan ketika mengunjunginya. Sudah itu lampu penerangan ditambah sehingga TPA Terjun terlihat terang malam hari. Kemudian sanitasi yang ada harus difungsikan dengan baik. Terakhir, kiri kanan jalan masuk rencananya akan dipagar sehingga kawasan itu telihat lebih rapid n aman.

    Di tengah Walikota melakukan peninjauan, tiba-tiba datang sejumlah warga. Mereka mengeluhkan bau yang kurang sedap dari tempat pembuangan bulu-bulu ayam.  Akibat bau tersebut, warga pun enggan keluar rumah karena tidak tahan mencium aromanya yang sangat tidak sedap. “Kalau mencium aroma sampah, kami tidak ada masalah. Tapi mencium bau dari tempat pembuangan bulu ayam, kami tidak tahan, Pak  Wali. Jadi kami warga di sekitar ini minta kepada Pak Wali untuk mengambil tindakan,” kata seorang ibu paro baya dengan wajah memelas.

    Mendengar pengaduan tersebut, Walikota pun berjanji akan mengambil tindakan. Selanjutnya, Walikota memangil Camat Medan Marelan untuk secepatnya menanggapi pengaduan warga. Camat Medan Marelan langsung menghampiri ibu-ibu tersebut. “Pengaduan ibu-ibu akan kami tindak lanjuti. Besok pagi pemilik tempat pembuangan bulu-bulu ayam akan saya panggil. Jika izinnya tidak ada, langsung kita tutup,” tegas Dedi  yang langsung disambut gembira para ibu-ibu seraya mengucapkan terima kasih. (BS-024)
    T#g:
      komentar Pembaca
      Berita Terkait
  • 3 tahun lalu

    Tersangka Bersama Ramadhan Pohan, Savita Juga Tidak Ditahan

    Beritasumut.com-Penyidik Subdit II/Harta Benda, Bangunan dan Tanah (Hardabangtah) Polda Sumut juga tidak akan melakukan penahanan kepada Savita Linda

  • 3 tahun lalu

    Terkait Pilkada Medan, Ramadhan Pohan Ditangkap Polda Sumut

    Beritasumut.com-Dua kali tak memenuhi panggilan sebagai tersangka, Polda Sumut akhirnya menjemput paksa Mantan Calon Walikota Medan Ramadhan Pohan dar

  • 3 tahun lalu

    Wakil Walikota Medan Apresiasi Dhamma Talk Bukan Siapa Siapa

    Beritasumut.com-Wakil Wali Kota Medan Ir Akhyar Nasution MSi mengapresiasi digelarnya seminar Dhamma Talk Bukan Siapa-Siapa, sebab acara seminar ini m

  • 3 tahun lalu

    Audiensi dengan Walikota Medan, APSINDO Sampaikan Bidik Limbah Plastik dari TPA

    Beritasumut.com-Asosiasi Pengguna dan Pengelola Skrap Plastik Indonesia beraudinesi ke Walikota Medan Duzumi Eldin di Kantor Walikota Medan, Rabu (29/

  • 3 tahun lalu

    Walikota Medan Lantik Dewan Kesenian Medan Periode 2016-2020

    Beritasumut.com-Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S Mi mengukuhkan Pengurus Dewan Kesenian Medan periode 2016-2020 di Balai Kota, Senin (27/6/2016).

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.