Minggu, 15 Desember 2019

    Walikota Medan Cari Solusi Atasi Banjir di Jalan Asia

    Selasa, 22 Januari 2013 18:28:00
    BAGIKAN:
    Google

    Medan, (beritasumut.com) – Walikota Medan Rahudman Harahap bertekad untuk mengatasi masalah banjir  yang acapkali menerpa kawasan Jalan Asia, Medan, Sumatera Utara, setiap kali hujan deras turun. Untuk itu dia melakukan peninjauan langsung ke lokasi, Selasa (22/01/2013).

    Peninjauan dilakukan untuk mencari titik-titik yang menjadi pemicu terjadinya banjir di kawasan tersebut.

    “Kita meninjau Jalan Asia ini karena  selama ini asal hujan selama 1 jam, kawasan ini langsung banjir. Untuk itu kita ingin melihat titik-titik mana yang menjadi penyebab terjadinya banjir. Setelah itu kita akan cari solusi untuk mengatasi banjir tersebut,” kata Rahudman didampingi Kadis Bina Marga Pemko Medan Ir Gunawan Surya Lubis.

    Peninjauan dimulai Rahudman mulai persimpangan Jalan Asia/Jalan Thamrin. Begitu turun dari mobil, orang nomor satu di Pemko Medan tersebut langsung mengecek kondisi parit.  Air parit tidak mengalir akibat terjadinya sendimentasi. Air yang tidak mengalir itu menebarkan bau yang sangat menyengat hidung.

    Karenanya dia langsung memanggil Kadis Bina Marga. Dia minta air parit harus dialirkan dan segera dilakukan pendalaman terhadap parit yang telah mengalamim sendimentasi. Kemudian dia minta Gunawan untuk mencari lokasi terowongan Medan Urban Development Project (MUDP) yang pernah dibangun di bawah Jalan Asia sebagai pengendali banjir.

    Jika terowongan itu ditemukan, Walikota ingin  aliran parit yang ada ditembuskan dalam terowongan. Dengan demikian begitu hujan deras turun, debit air  hujan yang menggenangi jalan mengalir dalam parit selanjutnya diteruskan dalam terowongan MUDP. Namun  Gunawan tidak dapat menunjukkan secara pasti lokasi terowongan MUDP tersebut.

    Sejumlah warga yang ditemui pun umumnya mengaku tidak tahu secara pasti dimana lokasi terowongan tersebut.

    “Setahu kami memang ada pembangunan terowongan MUDP di Jalan Asia ini, Pak. Namun untuk lokasi pastinya, kami tidak ingat lagi soalnya udah lama kali itu,”  terang salah seorang  warga.

    Selanjutnya mulai dari persimpangan Jalan Asia/Jalan Thamrin, Walikota dengan berjalan kaki menelusuri Jalan Asia untuk mengecek kondisi parit. Ketika melihat ada tumpukan kayu yang diikat di depan sebuah toko emas, Walikota langsung memerintahkan dibongkar karena sangat mengganggu warga melintasi trotoar dan sangat mengganggu estetika kota.

    Begitu melintasi pintu masuk Pasar Ramai, Walikota langsung masuk untuk melihat kondisi pasar tersebut. Kesempatan itu digunakan Walikota berkomunikasi dengan sejumlah pedagang. Dari  hasil penelurusan yang dilakukan, Rahudman ingin Pasar Ramai dinilai tidak layak untuk termpat transaksi  jual-beli karena terlalu kumuh.

    “Kita harus tahu dulu secara jelas status Pasar Ramai ini. Jika statusnya merupakan kerjasama antara Perusahaan Daerah Pasar dengan pihak ketiga, kita harapkan pasar tersebut segera dibenahi sehingga menjadi tempat yang layak untuk jual-beli,” ungkapnya.

    Dari Pasar Ramai, orang nomor satu di Pemko Medan ini kembali melanjutkan peninjauan parit di sepanjang Jalan Asia. Umumnya air tidak mengalir dan terjadi sendimentasi. Sebelum mendapati  Simpang Jalan Emas, dia minta pagar rantai yang dibuat warga di trotoar dibongkar karena sangat mengganggu warga yang berlalu-lalang merlintasi troatoar tersebut.

    Setelah itu dia mengecek kondisi parit di Jalan Emas sampai dengan pembuangan air yang persis berada di samping Yanglim Plaza. Berdasarkan hasil pengecekan yang dilakukan, pembuangan air itu mampu untuk menampug buangan air dari Jalan Asia. Untuk itu Rahudman minta Gunawan agar segera memanfaatkan  saluran air guna mengatasi banjir.

    “Pembuangan air di Jalan Emas ini cukup besar. Untuk itu parit atau darinase yang ada di Jalan Asia harus diarahakan kemari (pembuangan air). Karenanya, harus dilakukan pendalaman parit maupun drainase di Jalan Asia. Selama ini air dari Jalan Asia tidak masuk kemari. Jadi kita minta kepada Dinas Bina Marga untuk mencari solusinya supaya air dari  Jalan Asia bisa masuk kemari, sebab daya tampung pembuanagan air ini sangat luar biasa,”  jelasnya optimis. (BS-024)
    T#g:
      komentar Pembaca
      Berita Terkait
  • 3 tahun lalu

    Sungai Mencirim Dipenuhi Sampah

    Beritasumut.com-Sungai Mencirim merupakan salah satu sungai dalam wilayah Propinsi Sumatera Utara yang secara geografis terletak pada 03o 03’40&

  • 3 tahun lalu

    Tersangka Bersama Ramadhan Pohan, Savita Juga Tidak Ditahan

    Beritasumut.com-Penyidik Subdit II/Harta Benda, Bangunan dan Tanah (Hardabangtah) Polda Sumut juga tidak akan melakukan penahanan kepada Savita Linda

  • 3 tahun lalu

    Binjai Ajukan Proposal Bantuan Banjir untuk Dua Kelurahan

    Beritasumut.com-Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Disosnaker) Kota Binjai segera mengirimkan proposal bantuan korban banjir ke pemerintah pusat. Bantuan

  • 3 tahun lalu

    Terkait Pilkada Medan, Ramadhan Pohan Ditangkap Polda Sumut

    Beritasumut.com-Dua kali tak memenuhi panggilan sebagai tersangka, Polda Sumut akhirnya menjemput paksa Mantan Calon Walikota Medan Ramadhan Pohan dar

  • 3 tahun lalu

    Wakil Walikota Medan Apresiasi Dhamma Talk Bukan Siapa Siapa

    Beritasumut.com-Wakil Wali Kota Medan Ir Akhyar Nasution MSi mengapresiasi digelarnya seminar Dhamma Talk Bukan Siapa-Siapa, sebab acara seminar ini m

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.