Walikota Medan: Seluruh Penetapan Kinerja 2013 Harus Diwujudkan Secara Optimal


Walikota Medan: Seluruh Penetapan Kinerja 2013 Harus Diwujudkan Secara Optimal
Google

Medan, (beritasumut.com) Dilakukannya rapat kerja dimaksudkan agar pada Tahun 2013 ini lebih optimal dari Tahun 2012. Artinya, agar bisa lebih cepat dan luas mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Penegasan itu disampaikan Walikota Medan Rahudman Harahap ketika membuka rapat kerja pelaksanaan program Pembangunan Kota Medan Tahun 2013 di Hotel Santika, Medan, Sumatera Utara, Kamis (10/01/2013)

"Kita juga ingin menjaga kesinambungan dari satu kebijakan kepada kebijakan lainnya, dari satu program kepada program lainnya, harus tetap sinkron. Untuk itu, seluruh program kerja dan penetapan kinerja tahun 2013 yang sudah dirumuskan harus dapat diwujudkan secara optimal,"katanya.

Menurutnya, kunci sukses pembangunan kota pada Tahun 2013, agar bisa mengejar berbagai ketinggalan yang masih ada, dan supaya bisa lebih maju, maka ada beberapa faktor sistemik yang harus dijaga dan pelihara. Diantara lain ialah, stabilitas pembangunan kota, demikian juga kerukunan sosial, proses Pilgub Sumut harus lebih dipahami sebagai salah satu bentuk pendidikan/partisipasi politik masyarakat.

"Kemudian, kita harus meningkatkan kualitas manajemen pembangunan kota. Kepala SKPD harus mau bekerja keras, serta kita memerlukan pengembangan partisipasi. Birokrasi tidak boleh bekerja sendiri, semua harus diajak,"paparnya.

Misi Pembangunan Kota Medan Tahun 2013 harus terus ditingkatkan baik kapasitas produksi masyarakat maupun swasta.

"Kita juga butuh penyerapan tenaga kerja yang lebih massif, oleh karenanya, kita menargetkan pertumbuhan ekonomi daerah mancapai 8,5, paparnya.

Dalam rangka lebih mengefektifkan dan mengoptimalkan, implementasi pelaksanaan APBD 2013, juga penyelenggaraan pemerintah daerah yang semakin amanah, Rahudman mengeluarkan Direktif Instruksi Umum dan Khusus. Direktif Umum yaitu terdiri atas, jaga, pelihara dan tingkatkan lebih lanjut hasil-hasil capaian pembangunan kota Tahun 2012, dengan cara mendorong partisipasi semua pemangku kepentingan kota.

"Kemudian, mari kita laksannakan program kerja pembangunan kota yang semakin optimal sesuai RKPD 2013 dan APBD 2013. Tumbuhkan rasa memilki dan rasa bertanggung jawab,sekaligus keinginan berpartisipasi dalam mewujudkan keberhasilan-keberhasilan pembangunan kota. Tumbuh kembangkan bisnis BUMD sesuai potensinya. Dorong investasi swasta lebih berkembang lagi, dengan insentif berinvestasi yang dimungkinkan untuk diberikan. Mari manfaatkan rencana-rencana percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi daerah sebagaimana yang direncanakan dalam MP3EI,"ujarnya.                                                                 

Sedangkan Direktif Khusus ungkapnya, ada 11 yakni, segera laksanakan proses pengadaan barang dan jasa sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dahulukan program-program yang sangat prioritas, yang berkaitan secara langsung dengan peningkatan pelayanan umum dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Amankan politik fiskal kita. Pastikan sisi rencana pendapatan dalam APBD tidak keteter. Batasi belanja rutin, pastikan program-program pembangunan infrasruktur berjalan dengan baik. Pastikan perizinan investasi berjalan mudah, cepat, dan tepat waktu, perlu diingat, pengangguran dan kemiskinan tidak akan turun bila investasi langsung tidak masuk ke kota Medan," katanya.

Selanjutnya, tingkatkan koordinasi dan sinergi dengan memanfaatkan ICT (teknologi informasi) yang sudah dimiliki. Jaga dan pelihara Kota Medan sebagai kota  multikulturisme, jaga kondusifitas daerah, walaupun mungkin ada riak-riak politik menjelang Pilgusb Sumut, hindari munculnya sifat-sifat kekerasan dan anarkis. Tingkatkan kesiagaan mengatasi bencana alam, apakah kebakaran maupun banjir.  Tingkatkan 4 pilar kehidupan bernagara (Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika). Para Camat dan Lurah agar meningkatkan koordinasi den sinergi dengan Kapolsek, Koramil, Babinsa serta Babinkabtimas. Berikan perhatian dan tindakan nyata untuk peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, dan UMKMK.

"Kita harus bisa mengubah dunia pendidikan kita mnejadi lebih cemerlang, juga berantas penyakit menular, dan kembangkan pembinaan terhadap UMKM. Ketiga pilar pembangunan kota ini sangat efektif untuk menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan yang kita targetkan turun 1 persen setiap tahunnya," pungkasnya. (BS-024)

Tag: