Selasa, 25 Februari 2020

    Walikota: Taman Budaya Jadi Gedung Kesenian Medan

    Selasa, 26 Februari 2013 22:10:00
    BAGIKAN:
    Ist

    Medan, (beritasumut.com) – Dihadapan seratusan seniman yang menghadiri Musyawarah Seniman Medan di Taman Budaya Sumatera Utara (TBSU), Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan, Sumatera Utara, Senin (25/02/2013), Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM dengan tegas menyampaikan tekadnya untuk menjadikan TBSU menjadi Gedung Kesenian Medan yang akan digunakan para seniman untuk tempat berkesenian.

    Sebelum penetapan TBSU menjadi Gedung Kesenian Medan melalui penetapan Peraturan Daerah (Perda) yang disahkan DPRD Medan, Walikota akan mendahuluinya dengan menerbitkan Peraturan Walikota (Perwal). Dengan demikian penetapan tersebut berkekuatan hukum tetap.

    “Saya akan mendahului Perda dengan membuat Perwal. Dalam Perwal itu dinyatakan TBSU menjadi Gedung Kesenian Medan. Setelah itu gedung ini kita perbaiki, peralatannya dilengkapi agar para seniman dapat berkesenian dengan baik dan tenang di tempat ini,” kata Walikota yang langsung disambut tepuk tangan seratusan seniman ketika membuka Musyawarah Seniman Medan tersebut.

    Pernyataan ini  untuk menjawab sekaligus menepis rumor yang berkembang selama ini, dimana TBSU  disebut-sebut akan diruislagh atau dijual sehingga menimbulkan keresahan di kalangan para seniman. Akibat rumor itu Walikota mengaku dirinya seolah-olah dituding sebagai tukang ruislagh.

    “Akibat rumor dan pemberitaan yang berkembang selama ini, saya dituding seolah-olah tukang ruislagh.  Padahal harus dicatat, sudah berapa aset milik Pemko Medan yang telah berhasil saya selamatkan. Malah untuk mempertahankan aset, Kantor Walikota sempat diserang,” ungkap Walikota yang hadir didampingi Sekda Ir Syaiful Bahri serta sejumlah Pimpinan SKPD Pemko Medan.

    Karenanya, Walikota kembali menegaskan tidak akan pernah menjual ataupun merusilagh TBSU setelah pengelolaannya ditangani Pemko Medan. Pengambilalihan ini dilakukan karena lahan TBSU milik Pemko Medan. Apalagi, sesuai dengan SK Gubernur Sumut No 247 Tahun 2001, TBSU telah diserahkan kepada Pemko Medan. Sebagai buktinya, orang nomor satu di Pemko Medan tersebut menunjukkan kepada para seniman berkas penyerahan tersebut.

    Menurut Walikota, setelah Pemko Medan mengelola TBSU, maka anggaran perbaikan akan ditampung dalam PAPBD Tahun Anggaran 2013 guna menjadikannya sebagai tempat yang benar-benar representatif untuk berkesenian bagi para seniman. “Apabila tempat ini bukan kita yang mengelola, maka kita tidak dapat mengucurkan dana untuk melakukan perbaikan,” jelasnya.

    Untuk itulah Walikota ingin seluruh seniman bersatu dan tidak perlu memasukkan unsur politik di dalamnya.  Justru dia mengajak semua untuk berpikir dan berbuat bersama-sama bagaimana membangun kesenian dan kebudayaan di Kota Medan agar menjadi lebih baik.         

    Dihadapan para seniman, Walikota pun mengaku pihak Pemprov Sumut telah menemui dirinya terkait pengelolaan TBSU akan diambilalih Pemko Medan. Untuk sementara pihak Pemprov Sumut minta diberikan waktu, sebab di TBSU ada UPT Dinas Kebudayaan yang selama ini menangani tempat tersebut. Rencananya, mereka akan dipindahkan ke Tapian Daya.                        

    Sementara itu Yos Rizal Firdaus, salah seorang seniman yang hadir dalam seminar mengaku kegelisahan dirinya maupun para seniman lainnya sontak mencair setelah mendengar pernyataan langsung Walikota yang akan menjadikan TBSU sebagai Gedung Kesenian Medan. Sebab, Kota Medan sampai saat ini belum memiliki gedung kesenian.

    Dia meyakini, dijadikannya TBSU menjadi Gedung Kesenian Medan akan tentunya akan membuat Kota Medan akan memiliki tempat yang benar-benar representatif untuk berkesenian. TBSU selama ini dinilainya belum layak dijadikan tempat bekesenian. Selain tidak memiliki akustik, juga tidak memiliki tempat ganti pakaian.

    Itu sebabnya dia berharap melalui Musyawarah Seniman yang akan berlangsung selama 3 hari ini, akan menyatukan persepsi di kalangan para seniman dalam melahirkan konsep-konsep yang nantinya akan diserahkan  kepada pemerintah kota sebagai bahan acuan. “Mudah-mudahan konsep itu mendapat dukungan DPRD sehingga ada pola pembinaan kesenian berkelanjutan,” harap Yos Rizal.

    Ungkapan senada juga disampaikan Teja Purnama selaku Ketua Komunitas Seni Medan. Dia menyampaikan ucapan terima kasihnya atas niat baik dan tekad Walikota Medan menjadikan TBSU sebagai Gedung Kesenian Medan. Tekad itu dinilainya  sebagai wujud keseriusan dan komitmen yang sangat patut diapresiasi. “Langkah Walikota ini merupakan sebuah gerak kultural dalam upaya merevitalisasi pembinaan dan pengembangan kesenian dan kebudayaan di Medan,” ujar Teja. (BS-024)
    T#g:
      komentar Pembaca
      Berita Terkait
  • 4 tahun lalu

    Tersangka Bersama Ramadhan Pohan, Savita Juga Tidak Ditahan

    Beritasumut.com-Penyidik Subdit II/Harta Benda, Bangunan dan Tanah (Hardabangtah) Polda Sumut juga tidak akan melakukan penahanan kepada Savita Linda

  • 4 tahun lalu

    Terkait Pilkada Medan, Ramadhan Pohan Ditangkap Polda Sumut

    Beritasumut.com-Dua kali tak memenuhi panggilan sebagai tersangka, Polda Sumut akhirnya menjemput paksa Mantan Calon Walikota Medan Ramadhan Pohan dar

  • 4 tahun lalu

    Wakil Walikota Medan Apresiasi Dhamma Talk Bukan Siapa Siapa

    Beritasumut.com-Wakil Wali Kota Medan Ir Akhyar Nasution MSi mengapresiasi digelarnya seminar Dhamma Talk Bukan Siapa-Siapa, sebab acara seminar ini m

  • 4 tahun lalu

    Audiensi dengan Walikota Medan, APSINDO Sampaikan Bidik Limbah Plastik dari TPA

    Beritasumut.com-Asosiasi Pengguna dan Pengelola Skrap Plastik Indonesia beraudinesi ke Walikota Medan Duzumi Eldin di Kantor Walikota Medan, Rabu (29/

  • 4 tahun lalu

    Walikota Medan Lantik Dewan Kesenian Medan Periode 2016-2020

    Beritasumut.com-Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S Mi mengukuhkan Pengurus Dewan Kesenian Medan periode 2016-2020 di Balai Kota, Senin (27/6/2016).

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.