Rabu, 19 Februari 2020

    Uang Pindah Rp350 Ribu Tidak Layak

    Selasa, 18 Juni 2013 12:01:00
    BAGIKAN:
    Google

    Medan, (beritasumut.com) Ratusan kepala keluarga (KK) yang bermukim di Daerah Air Sungai (DAS) Sungai  Deli akan digusur. Pasalnya kawasan tersebut akan dikeruk guna perbaikan tanggul oleh PT Adhi Karya.

    Masyarakat yang bermukim di kawasan tersebut akan diberi semacam uang pindah (uang paku) sebesar Rp350 ribu per KK dan tidak ada sosialisasi yang dilakukan Pemko Medan maupun pihak-pihak terkait.

    "Yang sangat kita sesalkan kenapa tidak ada sosialisasi kepada warga. Selain itu harga yang ditetapkan sebagai uang paku terlalu kecil yakni Rp350 ribu per KK, sehingga sangat tidak cocok," ujar Anggota DPRD Kota Medan Jumadi di Medan, Ahad (16/6/2013).

    Jumlah uang yang diberikan sangat tidak wajar. Mau dibawa kemana uang Rp350 ribu itu, ujar Bendahara Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPRD Medan yang terpilih dari daerah pemilihan (Dapil) IV tersebut.

    Terlepas dari keberadaan mereka di kawasan terlarang, karena berdasarkan peraturan dan perundang-undangan pinggiran DAS tidak dibenarkan berdiri rumah tempat tinggal, atau aktifitas ekonomi lainnya, namun yang jadi pertanyaan kenapa hal ini dibiarkan hinggga terlalu lama.

    "Sekarang masyarakat sudah merasa betah tinggal di kawasan itu, namun kini akan digusur dengan diberi semacam uang pindah sebesar Rp350 ribu per KK. Untuk itu kita minta kepada Pemko Medan maupun pihak terkait lainnya untuk menyelesaikan persoalan ini secara baik," ujar Jumadi.

    Artinya harus ada komunikasi dan pemahaman kepada masyarakat, sehingga mereka paham arti pembangunan. Yang lebih penting adalah, ganti rugi yang diberikan paling tidak mendekati kelayakan, sehingga kalaupun mereka harus pindah tidak dengan rasa berat hati.

    Untuk itu, Komisi D DPRD Medan berencana memanggil pihak-pihak terkait guna mempertanyakan  uang paku bagi warga yang bermukim di kawasan DAS sekaligus mempertanyakan sumber dananya. (BS-001)
    T#g:
      komentar Pembaca
      Berita Terkait
  • 4 tahun lalu

    Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak

    Beritasumut.com-Anggota Komisi B DPRD Medan Rajudin Sagala yang sempat mendapatkan ancaman bunuh dari orang tak dikenal (OTK) berharap agar persoalan

  • 4 tahun lalu

    Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan

    Beritasumut.com-Polda Sumut mengaku belum ada menerima laporan secara resmi terkait teror ancaman bunuh yang diterima anggota DPRD Medan, Rajudin Saga

  • 4 tahun lalu

    Demo di Tengah Jalan, Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan Redam Emosi Pedagang Aksara

    Beritasumut.com-Demo yang dilakukan oleh pedagang Pasar Aksara di tengah jalan HM Yamin dan Jalan Letda Sujono, Kamis (28/7/2016), membuat Kanit Reskr

  • 4 tahun lalu

    Lapak Terbakar, Pedagang Aksara Jualan di Pinggir Jalan

    Beritasumut.com-Para pedagang korban kebakaran di pasar Aksara, terpaksa membuka lapak di sepanjang Jalan Prof HM Yamin/Jalan Serdang. Mereka mengaku

  • 4 tahun lalu

    Hadang Penggusuran, Ratusan Warga Munte Kabupaten Karo Padati Jalan

    Beritasumut.com-Ratusan warga terlihat berkumpul di jalanan, tepatnya di area jalan masuk menuju Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Munte, Kabupaten Kar

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.