Kamis, 23 Januari 2020

    Temukan Bangunan Abaikan Estetika di Jalan M Yamin, Walikota Medan Murka

    Jumat, 11 Januari 2013 21:38:00
    BAGIKAN:
    Google

    Medan, (beritasumut.com) – Walikota Medan Rahudman Harahap marah besar ketika melakukan peninjauan ke Jalan Prof H M Yamin, Medan, Sumatera Utara, Jumat (11/01/2013). Dia mendapati 4 unit bangunan rumah toko (Ruko) berlantai tiga yang sedang dalam proses pembangunan mengabaikan estetika kota.

    Selain dipagari seng yang sudah ringsek dan mau tumbang, material bangunan berupa timbunan tanah bekas hasil korekan dan potong-potongan kayu dibiarkan berserak di atas trotoar sehingga menyebabkan sekitar bangunan tampak kumuh dan jorok.

    Sontak orang nomor satu di Pemko Medan tersebut didampingi Kadis Bina Marga Ir Gunawan Surya Lubis, Kadis Pertamanan Drs Erwin Lubis serta Kabag Humas Budi Hariono SSTP MAP langsung memanggil salah seorang pekerja bangunan dengan wajah tegang dan memerah. Dengan tergopoh-gopoh, pekerja tersebut langsung datang menghampiri Walikota.

    “Siapa pengawas bangunan ini,” kata Wali Kota dengan nada tinggi. “Saya minta pagar ini sekarang juga dibongkar,”tambahnya.

    Dengan gugup pekerja itu mengatakan pengawas berada dalam bangunan. Rahudman langsung memerintahkannya untuk segera dipanggil. Pekerja itu langsung berlari meninggalkan Walikota untuk memanggil pengawas yang berada dalam bangunan. Tak sampai 5 menit, pria paroh baya dengan menggunakan kaos putih dipadu celana panjang hitam mendatangi Walikota.

    Setelah pria yang ditaksir berusia 50-an itu mengaku sebagai pengawas bangunan, Walikota langsung menyuruhnya untuk membongkar pagar seng.

    “Tak ada perasaan kalian. Boleh dipagar seng tapi buatlah dengan baik dan dicet. Masak bangunan di inti kota, pagarnya dibuat seperti ini. Bongkar sekarang, bekas bongkarannya masukkan dalam bangunan. Begitu juga dengan timbunan tanah bekas hasil korekan dan Potongan kayu tersebut,” ungkapnya.   

    Pengawas bangunan itu langsung memanggil beberapa anggotanya. Dibantu petugas Satpol PP dan Kadis Pertamanan, mereka pun membongkar pagar seng. Hasil bongkaran dimasukkan dalam bangunan melalui pintu depan setelah seng penutupnya dibuka. Setelah itu menyusul timbunan tanah dan potongan kayu.

    Walikota baru meninggalkan bangunan itu setelah melihat bangunan itu setelah melihat sekitar bangunan mulai bersih. Dia kemudian mengecek drainase yang baru selesai di bangun dan ditutup dengan potongan beton berlubang.

    Diharapkannya drainase baru itu mampu mengatasi genangan air di seputaran Jalan Prof HM Yamin yang terjadi setiap kali hujan deras turun.

    Sekitar 15 meter melangkah, Wali Kota kembali menemukan tumpukan pasir yang dibiarkan teronggok sehingga tumpah ke badan jalan dan trotoar. Tak pelak kondisi itu sangat mengganggu kelancaran arus lalu-lintas dan para pejalan kaki.

    Wajah Walikota kembali tegang dan memerah, ia langsung membuka pintu pagar seng yang menutupi satu unit bangunan ruko berlantai tiga yang juga dalam tahap pembangunan tersebut.

    Beberapa pekerja bangunan yang ada dalam bangunan langsung diperintahkan untuk membersihkan badan jalan dan trotoar dari tumpukan sampah. Selanjutnya, Walikota minta Camat Medan Timur P Pasaribu segera dipanggil lantaran kedua  bangunan tersebut berada di wilayah kerjanya. Tak lama berselang Pasaribu pun datang, Walikota langsung mendampratnya.

    “Kau lihat ini, mengapa tumpukan pasir dibiarkan disini. Sudah itu kau lihat di sana, mengapa pagar seng yang  sudah mau roboh pun kau diamkan. Berarti kau gak keliling, jadi apa saja kerja kau,” bentak Walikota.

    "Tadi sudah saya suruh Lurah untuk menegur pemilik bangunan, Pak” jawab Pasaribu.

    Walikota tidak mau terima dengan jawaban tersebut. Dia langsung memerintahkan Pasaribu untuk membersihkan tumpukan pasir.

    “Jangan sampai saya lihat tumpukan pasir ini lagi! Kau harus rajin mengawasi wilayahmu,” tegasnya.

    Walikota melanjutkan peninjauan. Disela-sela peninjauan, dia menyempatkan diri berkomunikasi dan bersilaturahmi dengan sejumlah warga yang ditemui. Dari komunikasi yang dilakukan, Walikota ingin  menyerap langsung apa yang menjadi keluhan warga guna dicarikan solusinya.

    Sebelumnya, Walikota meninjau persimpangan Jalan Diponegoro/Jalan KH Zainul Arifin. Persis di sudut jalan, berdiri kokoh dua papan reklame besar (billboard). Pendirian kedua  papan reklame menyebabkan parit tersumbat, sebab pondasi dasar kedua tiang billboard  yang terkena parit dicor  sehingga menyebabkan air parit tidak mengalir. Lama kelamaan air parit yang tidak mengalir terebut menimbulkan bau yang sangat mengganggu penciuman warga sekitarnya.

    “Akibat tiang billboard  dicor dalam parit, maka parit tersumbat sehingga tak dapat mengalir. Coran itu sudah kita bongkar dan lumpur dalam parit sudah disedot dengan menggunakan truk tangki penghisap lumpur milik Dinas Bina Marga. Dalam beberapa hari ini, air parit sudah mengalir lagi,” ungkapnya.

    Untuk itu Walikota mengingatkan kepada pihak-pihak yang ingin menggunakan fasilitas umum sebagai lokasi pemasangan billboard harus lebih dahulu  berkonsultasi.

    “Jangan langsung main berdiri saja, akibatnya seperti ini. Jadi tolonglah konsultasilkan dulu apakah layak billboard didirikan atau tidak. Jangan karena kepentingan pribadi, dikorbankan kepentingan masyarakat banyak,” imbaunya.

    Kemudian Walikota memerintahkan Kadis Pertamanan untuk segera mengecek izin kedua billboard tersebut. Apabila izin kedua billboard tersebut sudah mati, maka izinnya tidak akan diperpanjang lagi dan harus dibongkar. Selanjutnya, Walikota akan menertibkan bilboard-bilboard lainnya, terutama yang keberadaannya sangat mengganggu estetika kota dan berdampak dengan kepentingan masyarakat banyak. (BS-024)
    T#g:
      komentar Pembaca
      Berita Terkait
  • 4 tahun lalu

    Tersangka Bersama Ramadhan Pohan, Savita Juga Tidak Ditahan

    Beritasumut.com-Penyidik Subdit II/Harta Benda, Bangunan dan Tanah (Hardabangtah) Polda Sumut juga tidak akan melakukan penahanan kepada Savita Linda

  • 4 tahun lalu

    Terkait Pilkada Medan, Ramadhan Pohan Ditangkap Polda Sumut

    Beritasumut.com-Dua kali tak memenuhi panggilan sebagai tersangka, Polda Sumut akhirnya menjemput paksa Mantan Calon Walikota Medan Ramadhan Pohan dar

  • 4 tahun lalu

    Wakil Walikota Medan Apresiasi Dhamma Talk Bukan Siapa Siapa

    Beritasumut.com-Wakil Wali Kota Medan Ir Akhyar Nasution MSi mengapresiasi digelarnya seminar Dhamma Talk Bukan Siapa-Siapa, sebab acara seminar ini m

  • 4 tahun lalu

    Audiensi dengan Walikota Medan, APSINDO Sampaikan Bidik Limbah Plastik dari TPA

    Beritasumut.com-Asosiasi Pengguna dan Pengelola Skrap Plastik Indonesia beraudinesi ke Walikota Medan Duzumi Eldin di Kantor Walikota Medan, Rabu (29/

  • 4 tahun lalu

    Walikota Medan Lantik Dewan Kesenian Medan Periode 2016-2020

    Beritasumut.com-Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S Mi mengukuhkan Pengurus Dewan Kesenian Medan periode 2016-2020 di Balai Kota, Senin (27/6/2016).

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.