Tahun 2013, Pemko Medan Masih Prioritaskan Pembangunan Drainase


Tahun 2013, Pemko Medan Masih Prioritaskan Pembangunan Drainase
Google

Medan, (beritasumut.com) – Meski pada Tahun Anggaran 2012 Pemko Medan telah banyak mengalokasikan dana untuk pembangunan drainase, sepertinya banjir masih menjadi persoalan besar yang mengancam Kota Medan. Untuk itu Pemerintah Kota Medan memprioritaskan pembangunan dan rehabilitasi drainase di Tahun 2013 ini, guna mengatasi persoalan tersebut.

Genangan air serta terjadinya banjir di sejumlah kawasan di Kota Medan, merupakan persoalan klasik yang selalu terjadi saat hujan turun. Persoalan ini selalu menjadi dilema, karena belum juga ada solusi nyata dalam penanganannya. Sistem drainase yang buruk disebut sebagai salah satu penyebab terjadinya genangan serta banjir. Air yang turun saat hujan, tidak mengalir sebagaimana mestinya karena sistem drainase tidak berfungsi semestinya.

“Proyek ini sebenarnya merupakan proyek berkelanjutan yang sudah kami lakukan di Tahun 2012. Tahun 2013 ini, kami fokus pada pembangunan dan perbaikan drainase guna mengantisipasi banjir di Kota Medan,” ujar Kepala Dinas Bina Marga Pemko Medan Gunawan Surya Lubis di Medan, Sumatera Utara, Rabu (02/01/2013).

Dia menuturkan, proyek pembangunan tersebut dipastikan berjalan tahun ini. Sebab, rencana tersebut sudah masuk dalam pembahasan, dan sudah mendapatkan alokasi di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2013. Terdapat sebanyak 135 paket pengerjaan proyek drainase dan 90 paket proyek untuk perbaikan jalan. “Kalau anggarannya saya lupa sehingga belum bisa merincinya dengan pasti. Tapi kalau paketnya untuk drainase itu lebih besar kemungkinan mulai 125 hingga 136 paket,” kata Gunawan.

Untuk perbaikan drainase, akan dilakukan secara merata di setiap kecamatan di Kota Medan, yang termasuk dalam titik-titik wilayah rawan banjir seperti Medan Tuntungan, Medan Selayang, Medan Polonia, Medan Baru, Medan Petisah, Medan Johor serta Medan Maimun. Selain itu, Pemko Medan juga telah menyiapkan lima titik posko bencana untuk banjir dan juga berfungsi untuk meminimalisasi genangan air.

Pengadaan posko disiapkan untuk mengantisipasi curah hujan tinggi, serta tidak tertampungnya debit air hujan di drainase yang ada, sehingga mengakibatkan genangan air di beberapa ruas jalan Medan. “Lima titik posko bencana itu kita tempatkan di masing-masing Unit Pelayanan Terpadu Bina Marga,” imbuhnya.

Pantauan wartawan, perbaikan drainase sudah mulai dilakukan, di antaranya di Jalan Letda Sujono. Sejumlah petugas terlihat melakukan pengorekan jalan untuk membuat alur drainase di depan pintu Tol Belmera. Dengan dibangunnya drainase di Jalan Letda Sujono diharapkan dapat mengantisipasi persoalan banjir yang sudah puluhan tahun dialami warga setempat.

Warga Kota Medan sangat berharap perbaikan bisa dilakukan secapatnya. Pasalnya, saat ini sudah musim hujan. Pada Januari dan Februari, curah hujan diperkirakan akan semakin meningkat. “Saya lihat perbaikan drainasenya sudah dikerjakan. Saya berharap Pemko Medan dapat segera menuntaskan pengerjaannya, karena sudah puluhan tahun kami kebanjiran saat hujan deras, karena drainasenya buruk,” kata Wasgo, salah seorang warga Jalan Letda Sujono. (BS-024)

Tag: