Rabu, 23 Oktober 2019

    Setya Novanto Ketua Umum, Presiden Jokowi: Kita Hormati Pilihan Pemilik Suara Partai Golkar

    Selasa, 17 Mei 2016 15:18:00
    BAGIKAN:
    beritasumut.com/ist
    Presiden Jokowi menjawab pertanyaan wartawan di sela kunjungan ke Digital Media City, Seoul, Korsel.

    Beritasumut.com-Meskipun sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke Korea Selatan (Korsel) sejak Minggu (16/5) lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tetap memberikan perhatian terhadap perkembangan Munas Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar, yang hari Selasa (17/05/2016) ini telah memilih mantan Ketua DPR-RI Setya Novanto sebagai Ketua Umum baru menggantikan Aburizal Bakrie (Ical).

    Presiden menegaskan, pemilihan Ketua Umum dalam Munaslub itu merupakan wilayah Partai Golkar. Siapapun yang terpilih, kata Presiden, sudah merupakan pilihan dari yang memiliki hak suara, baik DPP, DPD, maupun di organisasi massa (ormas)-nya. “Semuanya kita hormati pilihan-pilihan yang sudah mereka lakukan,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan, di Seoul, Korsel, Selasa (17/05/2016) siang.

    Saat ditanya wartawan apakah dengan demikian pemerintah akan segera mengakomodir hasil Munaslub Partai Golkar itu, Presiden Jokowi mengatakan, belum sampai ke sana. “Itu belum bicara,” ujarnya, seperti dilansir setkab.go.id.

    Presiden kembali menegaskan, bahwa pemerintah menghormati semua yang merupakan pilihan dari pemilik suara di Partai Golkar atas hasil Munaslub itu.

    Sebagaimana diketahui hasil perhitugan suara dari pemilihan yang dilakukan secara tertutup dalam Munaslub Partai Golkar, di Nusa Dua, Bali, Selasa (17/5) pagi, Setya Novanto memperoleh 277 suara; Ade Komarudin 173 suara; Azis Syamsudin 48 suara; Syahrul Yasim Limpo 27 suara; Airlangga Hartarto 14 suara; Mahyudin 2 suara; Priyo Budi Santoso 1 suara; dan Indra Bambang Utoyo 1 suara. Sementara 11 suara dinyatakan tidak sah.

    Dengan hasil tersebut, sebenarnya Ade Komarudin yang memperolah suara di atas 30% berhak maju ke putaran kedua untuk bersaing dengan Setya Novanto. Namun Ketua DPR itu memilih legowo tidak melanjutkan pemungutan suara, sehingga pimpinan sidang memutuskan Setya Novanto yang memperoleh suara terbanyak pada putaran pertama otomatis terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar 2016-2019.(BS01)

    T#g:KMPGolkar
      komentar Pembaca
      Berita Terkait
  • 3 bulan lalu

    Dukungan Golkar Sumut Ke Airlangga Tanpa Paksaan

    Beritasumut.com-Dukungan 33 DPD Partai Golkar kabupaten/kota se-Sumut kepada Airlangga Hartarto menjadi Ketum DPP Partai Golkar 2019-2024  mer

  • 3 bulan lalu

    Jelang Munas, Golkar Sumut-Aceh Deklarasi Dukung Airlangga Hartarto

    Beritasumut.com-Dukungan terhadap Ir Airlangga Hartarto untuk kembali memimpin Partai Golkar 2019-2024 kembali hadir. Kali ini datang dari DPD Golk

  • 3 bulan lalu

    Pilkada 2020: Golkar Sumut Usung Kader Murni, Termasuk di Medan

    Beritasumut.com-Partai Golkar sudah mempersiapkan diri menghadapi Pilkada serentak tahun 2020. Partai berlambang pohon beringin bertekad mempersiap

  • 5 bulan lalu

    Masuk Nomor 2 Secara Nasional, Ketum Golkar Sumut Beri Apresiasi kepada Pengurus dan Caleg

    Beritasumut.com-Ketua Golkar Sumut DR H Ahmad Doli Kurnia Tanjung mengatakan, Partai Golkar sudah menunjukan pertahannya yang sangat baik. Sehingga

  • 8 bulan lalu

    Perusahaan Jual Limbah Non B3 Tanpa Diolah Dipertanyakan

    Beritasumut.com-PT Komitama Maju Perkasa (KMP), perusahaan pengolahan limbah non B3 jenis plastik di Jalan Medan-Binjai yang menjual limbah non B3

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.