Rabu, 11 Desember 2019

    Randiman Buktikan Janji, 8 Papan Reklame Ilegal Dibongkar

    Jumat, 20 November 2015 22:08:00
    BAGIKAN:
    Istimewa
    Pembongkaran papan reklame.
    Beritasumut.com - Penjabat (Pj) Wali Kota Medan Randiman Tarigan membuktikannya janjinya untuk  menertibkan papan reklame ilegal di 13 ruas jalan bebas reklame di Medan.

    Sebanyak delapan papan reklame di tiga lokasi dibongkar oleh Tim Terpadu Penertiban Reklame Penindakan dan Pembongkaran Bangunan Reklame, dua papan reklame diantaranya dibongkar sendiri oleh pemiliknya, Kamis (19/11/2015) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

    Pembongkaran papan reklame dilakukan serentak dengan melibatkan 170 personel di tiga lokasi yakni Jalan Sudirman sebanyak tiga papan reklame, Jalan Sudirman Persimpangan Jalan Patimura dua papan reklame, dan Jalan Sudirman Persimpangan Jalan S Parman dua papan reklame, serta Jalan Imam Bonjol satu papan reklame.

    Sebelum pembongkaran dilakukan, pihak advertising (pemilik papan reklame) membongkar sendiri papan reklamenya di Jalan Sudirman Persimpangan Jalan Patimura dan Jalan Imam Bonjol. Papan reklame yang dibongkar itu umumnya berjenis baliho dengan ukuran lebih kurang 4 x 10 meter, sedang satu berbentuk bando yang dibongkar sendiri pemiliknya di Jalan Imam Bonjol.

    "Seharusnya dini hari ini kita membongkar delapan papan reklame. Namun dua papan reklame di Jalan Sudirman Persimpangan Jalan Patimuran dan Jalan Imam Bonjol telah dibongkar sendiri oleh pemiliknya. Jadi yang kita bongkar dini hari ini hanya enam papan reklame. Sebelumnya, pemilik papan reklame juga telah membongkar dua papan reklame miliknya di kawasan Lapangan Merdeka," ujar Kadis Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Syampurno Pohan selaku Ketua Tim Terpadu Penertiban Reklame Penindakan dan Pembongkaran Bangunan Reklame.

    Dengan pembongkaran ini, Syampurno mengatakan sudah 10 papan reklame ilegal yang didirikan di 13 ruas jalan bebas reklame di Medan dibongkar. Kini menyisakan 81 papan reklame ilegal lagi yang belum dibongkar, sebab jumlah keseluruhan papan reklame ilegal sebanyak 91 unit.

    Untuk itulah Syampurno meminta seluruh pemilik papan reklame agar membongkar sendiri papan reklamenya. Jika membongkar sendiri, para pemilik bisa membawa material maupun konstruksi besi papan reklame miliknya tersebut. Tentunya besi-besi itu bisa digunakan lagi untuk mendirikan papan reklame di kawasan yang diperbolehkan mendirikan papan reklame.

    Sebaliknya jika pembongkaran dilakukan Tim Terpadu Penertiban Reklame Penindakan dan Pembongkaran Bangunan Reklame, Syampurno menegaskan konstruksi besi papan reklame menjadi milik Pemko Medan. Selanjutnya konstruksi besi papan reklame itu disimpan di Lapangan Cadika Pramuka. Setelah bebarapa bulan, konstruksi besi itu dilelang dan uang hasil lelang dimasukkan ke dalam Kas Daerah Pemko Medan masuk Pos Pendapatan Lain-lain.

    "Jadi untuk mencegah terjadinya kerugian, saya mengimbau seluruh pemilik papan reklame ilegal yang mendirikan papan reklame di 13 ruas jalan bebas reklame supaya membongkar sendiri," ungkapnya. (BS-001)
    T#g:
      komentar Pembaca
      Berita Terkait
    Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.