Pj Walikota: Pengurus KONI Harus Segera Dilantik Agar Bisa Bekerja


Pj Walikota: Pengurus KONI Harus Segera Dilantik Agar Bisa Bekerja
Beritasumut.com/Ist
Pj Walkota Pematangsantar saat menerima audensi Pengurus Cabang (Pengcab) Taekwondo Indonesia Pematangsiantar di Rumah Dinasnya Jalan MH Sitorus

Beritasumut.com-Penjabat Walikota Pematangsiantar Drs Jumsadi Damanik SH MHum berharap Kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang Ketuanya sudah terpilih beberapa waktu lalu dalam Musyawah Olahraga Kota (Musorkot) bisa segera merampungkan susunan kepengurusannya dan menggelar pelantikan agar dapat bekerja.

“Saya heran, kok sampai sekarang pengurusnya tak juga rampung. Bagaimana program bisa berjalan kalau dilantik saja belum,” ujarnya saat menerima audensi Pengurus Cabang (Pengcab) Taekwondo Indonesia Pematangsiantar di Rumah Dinasnya Jalan MH Sitorus dilansir dari laman resmi pematangsiantarkota.go.id, Jumat (15/07/2016).

Didampingi Asisten II Drs M Akhir Harahap, Kepala Dinas Pemuda Olahraga Dra Fatimah Siregar, Plt Kepala Badan Kesbangpolinmas Dra.Ruspina Sari Siregar dan Plt Kepala Bagian Humas Jalatua Hasugian, Pj Walikota mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Dampaknya, pembinaan terhadap atlit-atlit yang diwadahi masing-masing Pengcab Olahraga tak bisa berjalan efektif. Sementara, Pemko tak bisa mengintervensi secara teknis pembinaan atlit yang menjadi tugas KONI.

Pada kesempatan tersebut, Fatimah Siregar menjelaskan bahwa Pengurus KONI Sumatera Utara juga sudah mengultimatum KONI Pematangsiantar melalui Dinas Pemuda Olahraga, akan menyerahkan penentuan struktur kepengurusan kepada Pemko Pematangsiantar, jika sampai tanggal 18 Juli 2016, tak rampung diselesaikan di internal KONI. “Hal itu sudah menjadi komitmen Pengurus KONI Sumatera Utara, yang akan meminta Pemko Pematangsiantar merampungkannya,” ujar Fatimah.

Selama ini pun, menurut Sekretaris Pengcab Taekwondo Pematangsiantar, Rio Daniel Damanik SPd yang memimpin audensi tersebut, pihaknya
kewalahan menjalankan program karena kepengurusan KONI yang tak kunjung kelar.

“Kalau kami langsung ke Pemko atau Dispora, kami ditolak karena induk olahraga sudah dipercayakan kepada KONI. Akibatnya, para atlit kami banyak yang tak terbina. Karena itu, kedatangan kami menemui Walikota, juga dalam rangka mempertanyakan bagaimana sebenarnya program pembinaan atlit-atlit jika masalah KONI ini tak kunjung tuntas,” ungkapnya. (BS02)


Tag:Pematangsiantar