Minggu, 26 Januari 2020

    Pemprov Sumut Diduga Curangi Pemko Medan

    Rabu, 17 April 2013 23:47:00
    BAGIKAN:
    Google

    Medan, (beritasumut.com) – Komisi C DPRD Kota Medan menduga adanya kecurangan dalam menerapkan bagi hasil pajak bahan bakar antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dengan Pemko Medan. Pasalnya, Pemko Medan hanya mendapat Rp62 miliar per tahun.

    Berdasarkan data yang didapat Komisi C DPRD Medan yang dikeluarkan Pertamina Kota Medan, jumlah SPBU mencapai 89 unit. Kuota yang dikeluarkan untuk premium sebanyak 39.600 kiloliter atau sama dengan 39. 600.000 liter. Sedangkan solar sebanyak 16.700 kilo liter atau sama dengan 16.700.00 liter per bulannya. 

    “Jumlah kuota yang dikeluarkan bila digabungkan solar dan premium mencapai 56.300.000 liter per bulan,” tegas Anggota Komisi C DPRD Medan Ilhamsyah di Medan, Selasa (16/04/2013).

    Ilham menambahkan, pajak bahan bakar sendiri 5 persen dari harga jual bahan bakar. Bila diratakan Rp4.500 per liter, maka pajak yang dikeluarkan sama dengan Rp225 per liter dikali 56.300.000 liter, maka jumlah didapat Rp12.667.500.000 per bulan. “Bila setahun, maka jumlah yang didapat Rp152.010. 000.000. Bukan Rp62 miliar,” tegasnya.

    Menurutnya, pajak yang didapat Pemko Medan dari bahan bakar sebesar Rp62 miliar tersebut dinilai tidak masuk akal. Angka ini berdasarkan laporan keuangan yang disampaikan Pemko Medan kepada DPRD Medan. Kuat dugaan ada permainan di Pemprovsu terkait hal ini.

    Sebab ungkapnya, hitungan yang diberikan tidak jelas. “Hitungan seperti apa yang dilakukan, maka bisa dapat Rp62 miiar. Jumlah itu jauh dari angka sebenarnya yang didapat Kota Medan. Makanya kami menduga ini ada kecurangan dan harus diaudit BPK. Kami juga minta ini dilaporkan ke aparat penegak hukum untuk diusut. Ini tidak benar,” jelasnya.

    Seharusnya sebut Ilham, bagi hasil pajak ini tidak bisa ditetapkan begitu saja. Hitungan dilakukan harus benar. Sebab, apa didapat menyangkut PAD digunakan untuk pembangunan kota ini. “Harus diluruskan. Jangan sampai terus berlanjut. SPBU itu di Kota Medan, kenapa Medan yang dapat sedikit,” pungkasnya. (BS-024)
    T#g:
      komentar Pembaca
      Berita Terkait
  • 4 tahun lalu

    Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak

    Beritasumut.com-Anggota Komisi B DPRD Medan Rajudin Sagala yang sempat mendapatkan ancaman bunuh dari orang tak dikenal (OTK) berharap agar persoalan

  • 4 tahun lalu

    Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan

    Beritasumut.com-Polda Sumut mengaku belum ada menerima laporan secara resmi terkait teror ancaman bunuh yang diterima anggota DPRD Medan, Rajudin Saga

  • 4 tahun lalu

    Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara

    Beritasumut.com-Tim Pembela Masjid Taqwa Polonia Aliansi Ummat Islam memandang persoalan keributan yang terjadi beberapa hari yang lalu adalah ekses p

  • 4 tahun lalu

    Demo di Tengah Jalan, Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan Redam Emosi Pedagang Aksara

    Beritasumut.com-Demo yang dilakukan oleh pedagang Pasar Aksara di tengah jalan HM Yamin dan Jalan Letda Sujono, Kamis (28/7/2016), membuat Kanit Reskr

  • 4 tahun lalu

    Lapak Terbakar, Pedagang Aksara Jualan di Pinggir Jalan

    Beritasumut.com-Para pedagang korban kebakaran di pasar Aksara, terpaksa membuka lapak di sepanjang Jalan Prof HM Yamin/Jalan Serdang. Mereka mengaku

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.