Pemko Medan Terapkan KPE


Pemko Medan Terapkan KPE
Ist

Medan, (beritasumut.com) – Pemko Medan kembali melaksanakan salah satu langkah maju di bidang reformasi birokrasi, khususnya  di bidang pelayanan kepegawaian. Lewat penandatanganan nota kesepahamanan dengan PT Bank Sumut, kini diterapkan Kartu Pegawai Negeri Sipil Eelektronik (KPE) di lingkungan Pemko Medan. Tujuan penerapan KPE untuk memudahkan mekanisme modernisasi sistem manajemen kepegawaian daerah. Itu sebabnya KPE dilengkapi berbagai fungsi dan fitur sehingga dapat dimanfaatkan dengan baik.

Penandatanganan nota kesepahaman ini dilakukan Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap bersama dengan Direktur Umum PT Bank Sumut M Yahya disaksikan Wakil Walikota Drs H Dzulmi Eldin MSi, Sekda Ir Syaiful Bahri MM, Kapolresta Medan Kombes Pol Monang Situmorang serta beberapa pejabat PT Bank Sumut dan Pemko Medan di Balaikota, Jalan Maulana Lubis, Medan, Sumatera Utara, Kamis (14/02/2013).

 “Salah satu esensi pokok reformasi birokrasi adalah perubahan cara berfikir dan bertindak dari segenap apratur negara untuk lebih menjadi akomodatif bagi kepentingan negara dan masyarakat. Sebagai konsekuensinya, kita perlu meningkatkan terus integritas dan kualitas manajemen pemerintahan, termasuk bidang kepegawaian sehingga lebih modern sesuai dengan dinamika perubahan dan kebutuhan yang berkembang,” kata Walikota.

Dijelaskan Walikota, keberadaan KPE merupakan langkah memangkas banyak regulasi pelayanan terhadap pegawai sehingga mengurangi beban apratur dalam pengurusan administrasi kepegawaian. Dimana layanan yang diperoleh akan menjadi lebih transparan dan objektif. Hal ini merupakan terobosan untuk meningkatkan pelayanan kepegawaian agar lebih efektif dan efisien.

Untuk itu dengan keberadaan KPE, Walikota berharap segenap aparatur bisa memanfaatkan kemudahan yang diberikan  dengan peningkatan profesionalisme pelayanan yang semakin baik kepada seluruh masyarakat. Sebab, KPE dapat dipergunakan secara elektronik untuk mengambil gaji, pelayanan transaksi  bank, mengetahui fasilitas bantuan Taperum  serta mendapat kepastian besarnya tunjungan hari tua yang akan diperoleh dari Taspen.

“Saya berharap dalam pengembangannya, KPE dapat digunakan secara efektif dan efisien oleh para pegawai. Selanjutnya atas nama Pemko Medan, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT Bank Sumut atas kerjasama dan komitmen yang telah dibangun bersama-sama dengan Pemko Medan. Saya berharap ini semakin meningkatkan peluang kemitraan guna mempercepat dan memperluas pembangunan pada masa yang akan datang,” harapnya.

Direktur Umum PT Bank Sumut M Yahya dalam sambutannya, penerapan KPE ini guna memberikan kemudahan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) baik di pusat maupun daerah. Diungkapkannya, pemerintah pusat telah membangun sistem layanan dengan memanfaatkan teknologi informasi melalui KPE.

“Seperti kita ketahui bersama, KPE ini merupakan kartu identitas untuk PNS yang memuat data tentang PNS dan keluarganya secara elektronik. KPE berfungsi multiguna karena dapat digunakan untuk layanan asuransi kesehatan, Taspen, Bapetarum dan juga dapat berfungsi sebagai kartu ATM guna pelayanan perbankan,” jelas Yahya.

Ditambahkan, guna merealisasi penggunaan KPE untuk seluruh PNS di lingkungan Pemko Medan, beberapa waktu lalu Badan Kepegawaian Negara telah selesai melaksanakan proses pengambilan data elektronik geomtrik di lingkungan Pemko Medan. Selain itu juga telah selesai mencetak KPE sebanyak 17.784 kartu  dan siap dijadikan kartu ATM Bank Sumut.

“Dengan menggunakan KPE, seluruh PNS di lingkungan Pemko Medan dapat memanfaatkannya untuk mengambil gaji dan penghasilan lainnya melalui mesin ATM Bank Sumut yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Sumatera Utara 232 buah maupun dapat mengambil di mesin ATM lain yang tergabung dengan jaringan ATM Bersama serta ATM Bank Card yang tersebar di Indonesia dengan jumlah sekitar 43.000 mesin ATM. 

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Medan Affan Siregar SE dalam laporannya menjelaskan, tujuan diterbitkannya KPE untuk memudahkan pelayanan kepada PNS sehingga diperoleh data biometric fisiknya secara akuray guna keperluan perencanaan, pengembangan dan kesejahteraan PNS.

Selain itu, terbangunnya database KPE yang memiliki tingkat keotentikan dan identifikasi yang tinggi sehingga menghasilkan data dan informasi yang akurat. Kemudian terwujudnya data kepegawaian yang mutakhir di instansi pusat maupun daerah yang terintegrasi secara nasional dalam sistem kepegawaian yang diakses oleh PNS bersangkutan memlaui Anjungan KPE.

Menurut Affan, penerapan KPE di lingkungan Pemko Medan diawali dengan sosialisasi yang digelar di Inna Dhrama Deli diikuti bendahara pengeluaran, kasubbag/pejabat yang menangani kepegawaian pada masing-masingh SKPD di lingkungan pemko Medan. Diteruskan dengan pengambilan foto dan sidik jari PNS pada 16 s/d 23 Mei 2011 yang diselenggarakan BKN Pusat bekerjasama dengan PT Sucofindo. Pada tahap ini telah diterbitkan sebanyak 3.553 kartu.

Tahun 2012, imbuhnya, BKN Pusat bekerjasama dengan PT Sucofindo kembali menyelenggarakan pengambilan foto dan sidik jari pada 9 April s/d 4 Mei 2012. Untuk tahap ini telah diterbitkan sebanyak 14.272 kartu. “Seperti diketahui PNS di Pemko Medan saat ini berjumlah 18.516. Artinya, masih terdapat 693 PNS yang belum diterbitkan KPE-nya. Berdasarkan koordinasi dengan PT Bank Sumut, bagi PNS yang belum memiliki KPE akan diberikan kartu ATM Bank Sumut menunggu pelaksanaan pengambilan foto dan sisik jari oleh BKPN Pusat,” terang Affan.

Usai melakukan penandatanganan , Walikota didampingi Wakil Walikota, Sekda, Kapolresta Medan, Direktur Umum PT Bank Sumut serta pejabat lainnya mencoba KTP yang dimilikinya di ATM Mobile milik Bank Sumut yang ditempatkan di halaman depan Balai Kota. Proses uji coba berjalan dengan lancar dan Walikota melakukan penarikan sejumlah uang yang kemudian diikuti oleh Wakil Walikota. (BS-024)

Tag: