Pembongkaran Reklame Bando Karena Tak Miliki Izin


Pembongkaran Reklame Bando Karena Tak Miliki Izin
Reklame bando jalan beserta videotron dibongkar. (Ist)
Medan, (beritasumut.com) – Pembongkaran reklame bando jalan beserta videotron yang dipasang melintangi Jalan Iskandar Muda, Medan dilakukan karena tidak memiliki izin. Sebelum dilakukan pembongkaran, Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan sudah memberikan surat peringatan agar reklame bando jalan beserta videotron dibongkar sendiri oleh pemiliknya.

“Lantaran surat peringatan kita tidak ditanggapi, makanya malam ini kita lakukan pembongkaran,” kata Kepala Dinas (Kadis) TRTB Kota Medan Syampurno Pohan didampingi Kadispenda Kota Medan M Husni di lokasi pembongkaran, Jumat (26/9/2014) malam. Pembongkaran berlangsung hingga Sabtu (27/9/2014) menjelang subuh.

Meski sebelum pembongkaran dilakukan telah diperlihatkan surat izin pemasangan/penyelenggaraan reklame berikut tanda bukti pembayaran, namun Syampurno menduga itu palsu.

“Surat izin pemasangan/penyelenggaraan reklame yang ditunjukkan kepada kita dikeluarkan oleh Dinas Pertamanan tanggal 8 April 2014. Padahal sejak 1 April 2014, izin pendirian reklame yang menggunakan konstruksi telah dilimpahkan kepada Dinas TRTB bukan Dinas Pertamanan lagi,” ungkapnya.

Di samping itu kata Syampurno lagi, tanda bukti pembayaran  dengan nomor bukti 0002/DTRTB/2014 tertanggal 5 September 2014 yang juga diperlihatkan diragukan keabsahaanya.

Pasalnya setelah dilakukan pengecekan terutama di bagian bendahara penerimaan Dinas TRTB Kota Medan, Syampurno menegaskan tidak ada anggotanya yang menerima pembayaran tersebut.

“Jadi kita menduga surat izin pemasangan/penyelenggaraan reklame dan tanda bukti pembayaran tersebut palsu,” kata Syampurno.

Untuk itulah Syampurno berjanji akan melakukan pengecekan lebih dalam lagi. Dia mengaku tidak tertutup kemungkinan kasus serupa terjadi pada saat pendirian sejumlah papan reklame maupun bando lainnya.

“Jika itu kita temukan, papan reklame maupun bando yang sudah didirikan akan kita bongkar,”tegasnya.

Syampurno selanjutnya menegaskan, pihaknya tidak akan mengeluarkan lagi izin untuk pendirian reklame bando jalan. Bagi reklame bando jalan yang memiliki izin, pihaknya tidak akan memperpanjang izinnya lagi jika sudah berakhir. Begitu  masa izin berakhir, maka pihaknya minta agar permilik segera membongkar.

“Jika itu tidak dilakukan, kitalah yang membongkarnya,” tegasnya. (BS-001)

Tag: