Merasa Ditipu Gatot dan Tengku Erry, Tukang Becak Mengamuk di Sergai


Merasa Ditipu Gatot dan Tengku Erry, Tukang Becak Mengamuk di Sergai
Google

Medan, (beritasumut.com) -- Kericuhan terjadi pada acara silaturahmi Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara Periode 2013-2018 Gatot Pujo Nugroho dan Tengku Erry Nuradi dengan penarik becak motor (betor) di Objek Wisata Theme Park, Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Kamis (27/12/2012) kemarin. Para tukang becak merasa ditipu. Pasalnya pada acara tersebut, baik Gatot Pujo Nugroho maupun T Erry Nuradi tidak ada yang datang ke lokasi.

Kemarahan massa abang becak tersebut dinilai mencerminkan sikap masyarakat kelas bawah yang kecewa dengan pasangan nomor 5 tersebut. Pasalnya, saat para abang becak menunjukkan keseriusannya menjalin silaturahmi, justru kecewa. Ditambah lagi tak satupun pasangan Cagub dan Cawagub Sumut tersebut hadir ke lokasi acara.

Kekecewaan itu diucapkan oleh Ris (38) warga Sergai saat ditemui, Jumat (28/12/2012). Dia mengatakan, masyarakat sekarang sudah tidak bodoh lagi. Mereka sudah tahu, mana pemimpin yang baik dan mampu membawa Sumut lebih maju.

"Kita rakyat bawah sudah jenuh dan lelah dengan janji. Kita ingin mencari pemimpin yang tidak memiliki rekam jejak telah cacat atau gagal. Kita butuh yang bersih, jujur tidak koruptor berani memperjuangkan aspirasi, sederhana dan polos serta memiliki visi dan misi pembangunan yang tetap. Tidak seperti ini, belum menjadi gubernur, sudah membuat kecewa masyarakat kecil. Apalagi kalau sudah jadi. Mau dibuat apa kita rakyat kecil ini," katanya seperti dikutip beritasumut.com dari Harian Metro 24, Sabtu (29/12/2012).

Di tempat terpisah, kekecewaan juga dirasakan Adi (36). Penarik becak asal Sei Rampah, Serdang Bedagai itu mengaku bersama lima temannya sesama penarik becak motor terpaksa hanya membawa pulang kupon gratis yang diberikan panitia. Sementara janji diberi makan dan hadiah lucky draw, hanya sebatas janji.

"Jangan karena kami penarik becak dan warga kecil, hanya untuk dijadikan tumbal sesaat. Aku harap seluruh abang becak yang ada di Sumut berfikir lebih bijak dalam menentukan pilihan pada Pilgub Sumut nanti. Kita diundang, tapi hanya untuk dikecewakan. Sementara yang mau didukung pun tidak hadir. Memang kita dianggap apa. Abang becak juga manusia lho, jangan hanya umbar janji dan menipu rakyat kecil," pungkasnya.

Sementara itu Wakil Bupati Sergai Soekirman mengaku kaget atas kericuhan itu. "Lho, berita yang saya baca di Harian Analisa dan Waspada, acara wisata gratis ke Theme Park berjalan bagus," kata Soekirman.

Namun setelah mendapat penjelasan dari satuan intel kepolisian, Soekirman menyayangkan  amuk penarik becak motor. "Theme Park selama ini menjadi ikon wisata Serdang Bedagai. Dari informasi yang saya terima dari intel polisi, amuk penarik becak, kemarin, menyebabkan banyak kerusakan di lokasi. Saya berharap tidak semua abang becak  yang kecewa. Dan saya ajak sama-sama menjaga kondusifitas Serdang Bedagai," kata Soekirman. (BS-002)

Tag: