Rabu, 17 Juli 2019

    Kominfo Luncurkan Aplikasi Berbasis Teknologi Selular Khusus Petani

    Senin, 11 April 2016 23:12:00
    BAGIKAN:
    Beritasumut/BS02-rel
    Presiden Joko Widodo saat memberikan kata sambutan di Program Sinergi Aksi untuk Ekonomi Rakyat, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Senin (11/04/2016)
    Beritasumut.com-Dalam Program Sinergi Aksi untuk Ekonomi Rakyat, Kementerian Komunikasi dan Informatika meluncurkan aplikasi berbasis teknologi selular yang dibuat oleh start up pengembang aplikasi dalam negeri.Presiden Joko Widodo dalam sambutannya mengharapkan melalui sinergi program itu manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh rakyat.

    "Sinergi aksi ini merupakan bentuk kerja gotong royong pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, swasta dan masyarakat. Jadi tidak boleh lagi masing-masing bekerja sendiri-sendiri, karena jika dilakukan bersama saya optimis akan berhasil," terang Presiden Joko Widodo yang didamping sejumlah Menteri Kabinet kerja di Sub Terminal Agribisnis Desa Larangan Brebes, Jawa Tengah, Senin (11/04/2016) seperti dilansir beritasumut.com dari situs kominfo.go.id.

    Dalam Program Sinergi Aksi ini Kementerian Kominfo memperkenalkan lima aplikasi berbasis teknologi selular khusus untuk petani. "Pemerintah sangat ingin memajukan petani Indonesia dan aplikasi untuk petani ini dibuat khusus untuk meningkatkan produktivitas para petani," jelas Menkominfo Rudiantara.

    Lima aplikasi tersebut, yakni Aplikasi Petani merupakan layanan informasi terkait solusi permasalahan pertanian, tempat penjualan alat-alat pertanian, informasi pelatihan pertanian, serta  forum online dengan sesama petani di seluruh Indonesia. Kedua, Aplikasi TaniHub berisikan layanan mengenai distribusi hasil pertanian dan perkebunan dari daerah ke kota.

    Ketiga, Aplikasi LimaKilo memungkinkan petani untuk langsung menjual hasil panennya ke konsumen dengan harga kompetitif.Keempat, Aplikasi Pantau Harga merupakan tempat untuk tawar menawar, dan melakukan jual beli antara penyedia bahan baku dengan petani. Hal ini memudahkan dalam melakukan interaksi dikarenakan ada basis data harga yang menjadi acuan. 

    Terakhir, Aplikasi Nurbaya Initiatives yaitu layanan yang disediakan bagi pelaku ekonomi rakyat baik petani maupun UKM untuk dapat membuat platform penjualan hasil-hasilnya.

    Kehadiran aplikasi berbasis selular itu diharapkan Menteri Rudiantara mampu membantu meningkatkan kesejahteraan petani dan memangkas rantai distribusi hasil produksi dari petani kepada konsumen.

    Rudiantara menyatakan banyak problematika petani yang dapat terselesaikan dengan penggunaan teknologi seluler untuk para petani. "Kemajuan teknologi harus dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat dan pemerintah juga mendorong UMKM Indonesia untuk Go Digital," ujarnya. (BS02-rel)

    T#g:petani
      komentar Pembaca
      Berita Terkait
  • 7 jam lalu

    Didukung ITFC, Sumut Harus Bisa Jadi Produsen Kopi Terbesar di Indonesia

    Beritasumut.com–Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah mengharapkan Provinsi Sumut bisa menjadi produsen  terbesar kopi di

  • 8 jam lalu

    Dongkrak Ekspor Kopi Sumut, ITFC Bekali Pengetahuan Petani dan Eksportir Kopi

    Beritasumut.com-Guna menghadapi tantangan yang disebabkan oleh perubahan iklim dan meningkatkan kualitas serta kuantitas produksi kopi Indonesia kh

  • 3 minggu lalu

    Sahuti Keluhan Petani, Wagub Sumut Koordinasi ke Pemkab Batubara Perbaiki Waduk Perupuk

    Beritasumut.com-Menyahuti keluhan para petani dari tiga desa di Kabupaten Batubara, Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah meni

  • 2 bulan lalu

    Ciptakan Sinergitas di Sektor Pertanian, Bupati Humbahas Hadiri Acara Rembuk Tani

    Beritasumut.com-Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Dosmar Banjarnahor SE dan Wakil Bupati Kabupaten Humbahas Saut Parlindungan Simamora menghadir

  • 3 bulan lalu

    Reforma Agraria Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Pedesaan dan Kawasan Transmigrasi

    Beritasumut.com-Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo mengatakan program sertifikasi lahan telah membant

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.