Khawatir Ada Vaksin Palsu, Pemko Binjai Razia Puskesmas di Binjai


Khawatir Ada Vaksin Palsu, Pemko Binjai Razia Puskesmas di Binjai
Beritasumut.com/BS08
Walikota didampingi Kapolres razia vaksin palsu di Puskesmas Binjai

Beritasumut.com-Semakin mengkhawatirkannya pemberitaan terkait temuan vaksin palsu, yang telah beroperasi dan beredar selama 13 tahun di sejumlah wilayah di Indonesia, turut mengkhawatirkan Pemerintah Kota (Pemko) Binjai. Menanggapi hal tersebut, Pemko Binjai beserta
aparat gabungan mengadakan razia sejumlah Puskesmas yang berada di kota Binjai, Selasa (28/06/2016) siang.

Razia vaksin palsu ini dipimpin langsung oleh Walikota Binjai, HM Idaham. Turut hadir dalam kegiatan itu Kapolres binjai, AKBP M Rendra Salipu, dan jajarannya, Dinas Kesehatan Kota Binjai dan petugas gabungan dari kepolisian. Dalam agenda siang itu, Pemko Binjai dan petugas langsung bergerak ke Puskesmas Tanah Tinggi.

Puskesmas Tanah Tinggi yang berada di Jalan Cut Nyak Dhien, Kelurahan tanah tinggi, Binjai timur ini, merupakan Puskesmas terbesar di Kota Binjai. Bersyukur, di Puskesmas tersebut itu tidak ditemukan vaksin atau obat-obatan palsu.

Dalam arahannya, Walikota Binjai turut menyampaikan keprihatinannya akan adanya temuan vaksin palsu yang beredar di masyarakat. Dia mengakui, pihaknya akan memberantas temuan vaksin palsu tersebut dari lingkungan terkecil.

"Puskesmas ini ujung tombaknya kesehatan masyarakat di lingkungan terkecil. Kita bersyukur, alhamdulillah di Puskesmas Tanah Tinggi ini tidak ada ditemukan vaksin palsu. Apalagi siang ini (28/06/2016) Puskesmas Tanah Tinggi baru saja melakukan vaksin polio kepada anak-anak," ungkapnya kepada wartawan, Selasa (28/06/2016).

Sejalan dengan Walikota, Kapolres Binjai, AKBP M Rendra Salipu, juga mengatakan pihaknya akan mendukung upaya pemberantasan vaksin palsu dan akan segera berkordinasi dengan pihak terkait.

"Kami akan terus Kordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk memberantas ini. Jadi kami harap instansi terkait terus melakukan koordinasi. Semoga tidak ada beredar vaksin palsu di kota binjai," pungkasnya. (BS08)


Tag: