Rabu, 11 Desember 2019

    Ketua DPRD Medan Bantah Terima Surat Izin Gubernur Sumut Terkait Penahanan Denni Ilham Panggabean

    Jumat, 28 Februari 2014 23:55:00
    BAGIKAN:
    Amiruddin. (Google)
    Medan, (beritasumut.com) Ketua DPRD Kota Medan Amiruddin mengatakan pihaknya tidak ada menerima Surat Izin Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho terkait penahanan Anggota DPRD Kota Medan Denni Ilham Panggabean oleh Polda Sumatera Utara (Sumut).

    "Kita tidak ada menerima surat itu. Kalau surat pemeriksaan ada, itu kita terima dua minggu lalu. Tapi saya tidak tahu, kasus apa dan mengenai siapa," ungkap Amiruddin yang juga Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Demokrat Medan Area ini di Medan, Jumat (28/2/2014).

    Saat disinggung apa ekses dari kasus itu menyangkut status Denni Ilham yang saat ini masih sebagai anggota DPRD Medan aktif dan juga calon anggota legislatif (Caleg) DPRD Medan, Amiruddin tidak bersedia mengomentarinya dan menyerahkan persoalan itu ke Partai Demokrat dan kepolisian.

    "Kalau soal itu (proses hukum) saya tidak tahu, penegak hukum yang tahu itu. Mengenai statusnya, partai yang tahu itu. Tidak berwenang saya mengomentari itu, karena saya bukan pengurus (DPC Demokrat Medan)," jawab Amiruddin yang juga menjabat sebagai Sekretaris Divisi Pertanahan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Sumut ini.

    Sebelumnya, Surat Izin Penahanan terhadap Deni Ilham yang dikeluarkan oleh Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho sudah diterima Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut.

    "Saya belum menerima hasil penyelidikanya dari penyidik. Jadi saya belum mengetahui, apakah hasil penyelidikan itu akan menahan Denni atau tidak, karena penyidik masih mendalaminya," ungkap Direktur Reskrimum Polda Sumut Kombes Pol Dedi Irianto di Mapolda Sumut, Kamis (27/2/2014).

    Dedi juga mengakui pihaknya telah menerima surat izin penahanan terhadap Denni dari Gubernur Sumut.

    Terpisah, Kasubdit II Harta Benda (Harda)/Tanah dan Bangunan (Tahbang) Dit Reskrimum Polda Sumut AKBP Yusup Saprudin, Kamis (27/2/2014) juga membenarkan, pihaknya sedang memeriksa Denni saat itu.

    "Ya, benar tadi sudah kita periksa," kata Yusup singkat.

    Sebelumnya, Subdit II Harda Tahbang Dit Reskrimum Polda Sumut menjemput paksa Denni Ilham Panggabean dari kediamannya, Jalan Eka Warni, Medan Johor, Jumat (24/1/2014) lalu, karena mangkir dari panggilan penyidik.

    Denni ditetapkan sebagai tersangka atas laporan Arkham Ray ke Polda Sumut yang menuding Deny telah melakukan penipuan hingga Arkham mengalami kerugian sebesar Rp2 miliar.

    Subdit II Harda/Tahbang juga membenarkan, pihaknya telah menangkap dan memeriksa Denni dengan status tersangka.

    Setelah berulangkali mangkir dari panggilan penyidik, nama Deni sebelumnya juga sempat dimasukan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

    Informasi yang diperoleh di Polda Sumut menyebutkan, status tersangka yang disandang Denni ini terkait dengan jual beli rumah di Jalan Gajah Mada, Medan.

    Pada Tahun 2012, Denni meminjam uang dari Akhram Ray sebesar Rp2 miliar. Namun, saat pembayaran utang itu jatuh tempo, Denni tak sanggup untuk mengembalikanya.

    Sebagai kompensasiny, Denni menawarkan sebuah rumah yang diakuinya adalah sebagai miliknya di Jalan Gajah Mada seharga Rp4 miliar untuk dilunasi Arkham Ray.

    Saat akan melunasi pembayaran dan menempati rumah itu setelah dipotong pinjaman Deny, Arkham Ray dihalangi oleh salah seorang kerabat Deni, alasanya rumah tersebut masih dalam sengketa dan sedang di proses di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

    Arkham Ray pun menuntut kembali uangnya yang dipakai Denni dan mengurungkan niatnya untuk membeli rumah tersebut.

    Namun Denni mengaku saat itu dirinya sedang tak punya uang. Denni pun berjanji akan segera mengembalikan uang yang dipinjamnya itu.

    Tak sabar, Arkham Ray pun melaporkan kasus itu ke Polda Sumut yang selanjutnya ditangani Subdit II Harda/Tahbang Dit Reskrimum Polda Sumut. Deni pun akhirnya menjadi tersangka.

    Informasi terakhir yang diperoleh menyebutkan, hasil sidang PTUN memutuskan kalau rumah yang disengketakan itu jatuh menjadi milik Denni. Namun, Arkham Ray tetap bersikeras agar uangnya dikembalikan oleh Denni. (BS-001)
    T#g:
      komentar Pembaca
      Berita Terkait
  • 4 tahun lalu

    Wakil Ketua DPRD Medan Terima PMII

    Beritasumut.com - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) diminta lebih kreatif dan mempersiapkan diri menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).&

  • 4 tahun lalu

    Mantan Ketua DPRD Medan Denni Ilham Panggabean Kembalikan Mobil Dinas

    Beritasumut.com - Mantan Ketua DPRD Kota Medan Denni Ilham Panggabean mengembalikan satu unit mobil dinas Toyota Altis BK 1655 K warna hitam metalik k

  • 5 tahun lalu

    Ketua DPRD Medan Akan Laporkan Balik Lurah Petisah Tengah

    Beritasumut.com - Ketua DPRD Kota Medan Henry Jhon Hutagalung akan melaporkan balik Lurah Petisah Tengah Muhammad Agha Novrian ke Polsek Medan Baru de

  • 5 tahun lalu

    Ketua DPRD Medan Akan Beberkan Dugaan Pungli Lurah Petisah Tengah

    Beritasumut.com - Ketua DPRD Kota Medan Henry Jhon Hutagalung akan membeberkan dugaan pungutan liar (Pungli) dan pemerasan yang dilakukan Lurah Petisa

  • 5 tahun lalu

    Ketua DPRD Medan Bantah Aniaya Lurah

    Beritasumut.com - Ketua DPRD Kota Medan Henry Jhon Hutagalung membantah telah melakukan penganiayaan terhadap Lurah Petisah Tengah Muhammad Agha Novri

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.