Kebijakan PD Pasar Medan Kuliahkan Karyawan Diprotes


Kebijakan PD Pasar Medan Kuliahkan Karyawan Diprotes
Ilustrasi. (Google)
Beritasumut.com - Rencana mengkuliahkan sejumlah staf dan karyawan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Medan yang masih berijazah Sekolah Menengah Atas (SMA) di Universitas Darma Agung (UDA) ternyata tidak hanya mendapat protes dari Anggota DPRD Kota Medan.

Sejumlah pedagang di Kota Medan juga ikut memprotes kebijakan PD Pasar yang dinilai menyalahi tugas Poko dan Fungsi (Tupoksi) PD Pasar yang seharusnya mengurusi Pasar di Kota Medan.

"Terus terang rencana PD Pasar membuat kami kecewa, apa yang dilakukan PD Pasar sudah salah kaprah," jelas Ketua perkumpulan Pedagang Pusat Pasar Hanif di Medan, Senin (30/3/2015).

Hanif mengatakan rencana PD Pasar ini sangat tidak etis ditengah persoalan pasar yang tengah mendera Kota Medan saat ini.

"Ini terkesan tidak etis, tugas mereka adalah bagaimana membuat pasar di Medan lebih baik bukan menanggung biaya sekolah," jelasnya.

Para pedagang mengaku kecewa manakala uang yang dipungut dari para pedagang tidak kembali ke pedagang.

"Uang itu harusnya kembali ke pasar, tidak hanya untuk kami tetapi PD Pasar harusnya membuat pasar lebih nyaman," jelasnya.

Kekecewaan pedagang bukan tanpa dasar. Hanif mengakui sampai saat ini kondisi pusat pasar sangat memprihatinkan.

"Sampai sekarang kondisi Pusat Pasar sangat memprihatinkan, banyak pedagang yang mengeluh bocor, masalah keamanan serta pasilitas lainnya," ungkapnya.

Diakui Hanif, untuk masalah di pusat pasar seperti masalah keamanan juga sudah dilaporkan ke Komisi C.

"Wartawan boleh cek, kami sudah melaporkan masalah kemalingan di Pusat Pasar ke Komisi C," jelasnya seraya mengatakan selama ini PD Pasar kurang maksimal menyikapi persoalan kondisi pasar di Medan.

Seperti diketahui, PD Pasar melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Darma Agung untuk menyekolahkan 78 persen karyawan PD Pasar saat ini hanya memiliki ijazah setara SMA, Kamis (26/3/2015).

Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) Pasar Medan Benny Sihotang mengatakan seluruh karyawannya akan dibantu untuk melanjutkan pendidikan dengan kemudahan dan bantuan yang akan diberikan.

"Kita berharap, akan bisa meningkatkan mutu pelayanan dari PD Pasar ini sendiri. Sekarang saja, yang memiliki jenjang master baru sekitar 2 persen dan sarjana sekitar 20 persen," ujar Benny. (BS-001)

Tag: