KPU Asahan Sediakan Sampan Untuk Nyoblos

KPU Asahan Sediakan Sampan Untuk Nyoblos
Google

Medan, (beritasumut.com) Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Asahan akan menyediakan sampan dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Utara yang akan berlangsung pada 7 Maret mendatang. Ini dilakukan karena Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan masih mengalami banjir yang sudah berlangsung selama tiga pekan.

Komisioner KPU Asahan Syafrida R Rasahan saat dikonfirmasi menyatakan ada enam sampan yang akan disediakan dalam Pilgub Sumut ini. Namun sampan tersebut akan tersedia kalau permohonan yang diajukan KPU ke Pemkab Asahan di penuhi.

"Sampan tersebut nantinya akan digunakan untuk membawa warga dari rumahnya menuju lokasi TPS," katanya, Selasa (05/03/2013).

Dia menjelaskan, sampai sejauh ini, berdasarkan hasil survei yang dilakukan KPU Asahan ada 10 TPS di Kecamatan Simpang Empat yang terendam banjir akibat meluapnya Danau Toba sehingga bendungan Sigura-gura terpaksa dibuka.

Untuk lokasi 10 TPS yang terendam banjir akan dilakukan pemindahan lokasi, namun lokasi pemindahan masaih di desa yang sama.

Menurut Syafrida, ada beberapa lokasi TPS yang dipindahkan masuk ke wilayah Kota Tanjung Balai. Untuk itu KPU Asahan akan berkoordinasi dengan KPU Tanjung Balai dan Panwas Kabupaten, selanjutnya membuat kesepakatan dengan MoU.

"Kita akan lakukan MoU dengan beberapa pihak agar nantinya tugas dilapangan lebih mudah dan tidak terjadi kesalahan," ucapnya.

Sampai sejuah ini, air yang merendam beberapa desa di Kecamatan Simpang Empat setinggi setengah meter dan dikhawatirkan air akan semakin meninggi karena ada kemungkinan pintu air Sigura-gura akan dibuka kembali. 

Sambung Syafrida, kalau itu terjadi dan air mencapai ketinggian satu meter maka KPU Asahan akan membuat kebijakan dengan membuat TPS sampan.

"Kita akan buat TPS sampan kalau airnya semakin meninggi, mengenai teknisnya nanti akan dilakukan pembahasan," ujarnya.

Saat ditanya mengenai pemilih yang kehilangan surat panggilan pemberian hak suara atau C6, Syafrida menyatakan warga korban banjir boleh memberikan hak suaranya pada 7 Maret mendatang bila tidak memiliki surat C6, tapi mereka harus terdaftar di Data Pemilih Tetap (DPT). 

"Selama warga terdaftar di DPT boleh memberikan hak suaranya dengan memperlihatkan KTP, tapi kalau tidak terdaftar ya tidak bisa," tutupnya. (BS-035)