Insan Indonesia Cerdas Tergantung Kualitas Guru


Insan Indonesia Cerdas Tergantung Kualitas Guru
Sekda Kota Medan Syaiful Bahri Lubis memasangkan tanda pengenal kepada perwakilan peserta. (Ist)
Medan, (beritasumut.com) – Tahun 2015 akan berlaku ASEAN Economic Community. Negara-negara ASEAN akan bebas melakukan perdagangan, termasuk tenaga kerja asing yang ingin mencari pekerjaan di Kota Medan. 

Demikian disampaikan Sekda Kota Medan Syaiful Bahri Lubis ketika membuka diklat karya ilmiah bagi guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah tingkat SD dan SMP di lingkungan Pemko Medan Tahun Anggaran 2014 di Hotel Madani, Jalan Sisingamangaraja XII, Medan, Senin (3/11/2014).

Jadi untuk menciptakan insan Indonesia yang cerdas dan kompetitif tentunya sangat ditentukan oleh kualitas tenaga kependidikan baik itu guru, kepala sekolah maupun pengawas sekolah. 

Dengan begitu tenaga pendidik harus ditingkatkan pengetahuan, wawasan dan informasinya sehingga dapat mentransfer ilmunya kepada murid-muridnya.         

Sementara Kepala Kantor Pendidikan dan Pelatihan Kota Medan Fakhruddin dalam laporannya menjelaskan, tujuan dilaksanakan diklat ini untuk meningkatkan kompetensi guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah dalam penelitian terutama penelitian tindakan kelas dan penelitian tindakan sekolah. Di samping itu merangsang para guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah untuk menulis dan meneliti.

Diklat ini papar Fakhruddin, berlangsung 3 sampai 19 Nopember diikuti 60 peserta yang terdiri dari guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah tingkat SD dan SMP di lingkungan Pemko Medan. Sebagai tenaga pengajar  didatangkan dari Ditjen Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Sumatera Utara dan Pejabat Pemko Medan yang berkompeten dan berpengalaman di bidangnya.

“Sebelum dilaksanakan proses pembelajaran pada diklat ini, lebih dulu dilaksanakan pra-test guna mengetahui kemampuan awal peserta pada saat mengikuti diklat. Skenario pembelajaran dengan menggunakan sistem in class on the job training (praktik di sekolah masing-masing) dan presentasi hasil on the job di akhir pembelajaran,” jelas Fakhruddin. (BS-001)

Tag: