Sabtu, 21 September 2019

    Inilah Tata Cara Pembayaran THR

    Sabtu, 18 Juni 2016 21:20:00
    BAGIKAN:
    Beritasumut.com/Ilustrasi
    Tunjangan Hari Raya (THR)

    Beritasumut.com-Sepertiga bulan Ramadhan 2016 telah berlalu, hal tersebut menandakan waktu pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pekerja/buruh yang akan merayakan Hari Raya Idul Fitri sudah semakin dekat. Untuk itu, Pemerintah menghimbau agar THR sudah terbayarkan menjelang Lebaran.

    Berikut ini tata cara pembayaran THR. Perusahaan wajib membayarkan THR bagi pekerja meski baru bekerja satu bulan. Sedangkan bagi pekerja/buruh yang bermasa kerja 12 bulan secara terus-menerus atau lebih, mendapat THR sebesar satu bulan upah. Sedangkan, Pekerja/buruh yang bermasa kerja di atas satu bulan secara terus-menerus tetapi kurang dari 12 bulan, THR diberikan secara proporsional, dengan menghitung jumlah masa kerja dibagi 12 bulan, dikali satu bulan upah. THR wajib dibayarkan dengan mata uang rupiah.

    “Dalam peraturan baru, pekerja dengan masa kerja minimal satu bulan kini berhak mendapatkan THR yang besarannya dihitung secara proporsional sesuai dengan masa kerja,” ungkap Menteri Ketenagakerjaan RI (Menaker) M Hanif Dhakiri di Jakarta dilansir dari laman resmi kemnaker.go.id.

    Ketentuan tentang pekerja dengan masa kerja 1 bulan telah mendapat THR ini berdasarkan pada pertimbangan, pertama, peran, fungsi dan risiko yang dimiliki oleh pekerja/buruh dengan masa kerja tiga bulan atau satu bulan adalah sama saja. Kedua, pekerja/buruh telah berkontribusi kepada perusahaan, meski masa kerjanya baru satu bulan.

    Ketiga, pekerja/buruh yang direkrut menjelang hari raya menandakan pekerja/buruh tersebut sangat diperlukan oleh perusahaan, sehingga perusahaan perlu menghargai dengan memberi THR secara proposional.“Prinsipnya, orang pada saat memiliki hubungan kerja, maka dia berhak terhadap THR,” tegas Menaker.

    Hanya saja, apabila yang tercantum dalam Peraturan Perusahaan (PP) dan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) nilai THR-nya lebih baik dan lebih besar daripada ketentuan di atas, maka THR yang dibayarkan kepada pekerja/buruh harus dilakukan berdasarkan PP atau PKB tersebut.(BS02)

    T#g:Kemnaker
      komentar Pembaca
      Berita Terkait
  • 2 tahun lalu

    Kemnaker Segera Siapkan Grand Design Kompetensi Tenaga Kerja

    Beritasumut.com-Dalam rangka mengembangkan dan meningkatkan kualitas sumberdaya manusia sebagai sumber pertumbuhan ekonomi di masa depan, Kementeri

  • 2 tahun lalu

    Kemnaker Dorong Dunia Usaha untuk Investasi SDM

    Beritasumut.com-Pemerintah Indonesia mengajak kalangan dunia usaha dan industri, baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri (PMA) untuk menduk

  • 2 tahun lalu

    Meriahkan HUT RI, Kemnaker Gelar Lomba Video Kreatif untuk Rekanaker

    Beritasumut.com-Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-72, Kementerian Ketenagakerjaan menggelar lomba video kreatif berta

  • 3 tahun lalu

    Pemerintah Terus Dorong Terciptanya Wirausahawan Baru

    Beritasumut.com-Keberadaan wirausahawan-wirausahawan baru sangat penting bagi Indonesia saat ini. Selain membantu pertumbuhan ekonomi nasional, keb

  • 3 tahun lalu

    HIPMI Dorong BEKRAF Wadahi Pengusaha Pemula

    Beritasumut.com-Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengeluarkan daftar kementerian/lembaga yang memiliki serapan anggaran rendah dalam enam bulan pertama

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.