Guru di Dairi Diduga Dipungli Rp300 Ribu Urus Sertifikasi


Guru di Dairi Diduga Dipungli Rp300 Ribu Urus Sertifikasi
Ilustrasi. (Google)
Sidikalang, (beritasumut.com) – Empat ratusan guru di Kabupaten Dairi yang lulus sertifikasi Tahun 2013 menjadi sasaran pungutan liar (Pungli) oknum pejabat Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Dairi.

Berbagai modus dilakukan oknum di Disdik Dairi untuk minta uang takut-takut pada guru-guru yang lulus sertifikasi 2013.

Sejumlah guru yang ditemui di beberapa sekolah mengatakan dimintai oknum di Disdik Dairi Rp300 ribu per orang. Uang tersebut dimaksudkan untuk pengurusan berkas-berkas untuk dilegalisir ke Universitas Negeri Medan (Unimed).

Praktik yang tidak terpuji terungkap setelah beberapa guru berani mengungkapkan fakta bahwa ada oknum di Disdik Dairi meminta uang kepada mereka masing-masing sebesar Rp300 ribu setelah lulus ujian sertifikasi.

Salah seorang Guru SD yang lulus sertifikasi 2013 yang tidak mau namanya di tulis, Selasa (29/4/2014) mengaku menyerahkan uang Rp300 ribu kepada oknum di Disdik untuk perongkosan ke  Medan karena SKnya harus difotokopi lagi dan dilegalisir.

“Semua guru yang lulus serttikasi 2013 yang lalu ngasih kok, ada yang ngasih Rp250 ribu ada juga yang ngasih Rp300 ribu per kepala dan memang gak dipaksa orang dinas. Cuma suka rela,” ujarnya.

“Kami pun ke Medan untuk melegalisirbisa kok tapi kalau dipikir-pikir ongkos dan waktu lebih baik dikasikan sama orang Dinas Pendidikan,” imbuhnya.

Kasi Ketenagaan Disdik Kabupaten Dairi Jonnes Nainggolan saat ditemui diruangannya mengakui pihaknya ada mengutip uang dari guru yang lulus sertifikasi. Namun itu untuk itu untuk pengganti perongkosan ke Unimed untuk melegalisir berkas-berkas guru yang lulus sertifikasi. (BS-033)

Tag:Guru