Erry Ogah Ditanya Soal Surat Teguran BNPB


Erry Ogah Ditanya Soal Surat Teguran BNPB
beritasumut.com/ist

Beritasumut.com-Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi  telah melayangkan surat teguran kepada Pemprov Sumut atas pengelolaan dana hibah bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi tahun anggaran 2015.

Meskipun telah memasuki triwulan II, namun dana hibah senilai Rp 1.123.954.000 untuk kegiatan monitoring dan evaluasi untuk kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana tahun 2015 belum juga terserap.

Anehnya Gubernur Sumut Erry Nuradi saat diwawancarai hal tersebut mengaku tidak mengetahuinya dan mengarahkan beritasumut.com untuk bertanya kepada Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut. Padahal Surat teguran bernomor S. 202/BNPB/D-III/RR.02/06/2016 langsung ditujukan kepada Gubernur Sumut Sumut.

"Itu coba dicek kepada BPBD, itu ada Pak Riadil atau pejabat yang lama. Kalau memang ada," ujar Erry.

Sementara itu, Kepala BPBD Sumut Riadil Akhir Lubis membenarkan soal surat teguran BNPB Pusat yang ditujukan kepada Gubernur. Begitupun Riadil mengaku dana hibah untuk kegiatan monitoring dan evaluasi pascabencana Sinabung dan bencana di delapan kabupaten/kota lainnya akan terserap tahun ini.

"Inilah mau dijalankan bulan Juli. Itu kan dana hibah yang masuk APBD. Ya memang ini sudah masuk triwulan kedua. Masih bisa dijalankan hingga Desember," ujar Riadil, Senin (25/07/2016).

Saat disinggung sikap Pemprov Sumut pasca mendapat teguran tersebut, Riadil mengaku hal tersebut wujud pembinaan. Bahkan Riadil enggan berkomentar terkait lambatnya penyerapan anggaran akibat buruknya kepemimpinan pejabat BPBD sebelumnya.

"Itu kan namanya pembinaan. Istilah kita saat ini masih susun rencana serapan hingga Desember. Semuanya masih on the track kok walaupun yang lama, ya sudahlah itu tidak perlu dibahas yang lama," pungkasnya.(BS03)


Tag:BPBD