Eldin Diminta Ganti Kepala SKPD Yang Tak Bisa Bekerja


Eldin Diminta Ganti Kepala SKPD Yang Tak Bisa Bekerja
Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho melantik Wakil Walikota Medan Dzulmi Eldin menjadi Walikota Medan Sisa Masa Jabatan Tahun 2010-2015 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Medan, Rabu (18/6/2014). (Ist)
Medan, (beritasumut.com) – Walikota Medan Dzulmi Eldin diminta untuk segera menuntaskan sejumlah persoalan Kota Medan yang saat ini dinilai belum tuntas.

Eldin hanya punya waktu kurang lebih satu tahun satu bulan tujuh hari guna menyelesaikan pekerjaan rumah yang ditinggalkan Rahudman Harahap. Salah satu persoalan yang harus dibenahi adalah masalah infrastruktur.

“Segera selesaikan semua pekerjaan yang belum dituntaskan. Pak Eldin tidak punya waktu banyak. Jadi, jangan menunda-nunda. Segera benahi, terutama infrastruktur,” jelas Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Medan Ilhamsyah usai pelantikan Walikota Medan Dzulmi Eldin di Gedung DPRD Medan, Rabu (18/6/2014).

Sebagai partai pengusung pada Pemilukada 2010, Fraksi Golkar juga mengingatkan Eldin untuk melakukan evaluasi terhadap para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Bagi yang dinilai bekerja lambat atau tidak bisa bekerjasama dalam melaksanakan program yang telah disusun, diharapkan segera ditindak tegas. Sebab, evaluasi dianggap sudah tidak tepat lagi.

“Bukan dievaluasi lagi. Harus ditindak tegas. Sebab, tidak ada guna dipertahankan kalau tidak bisa bekerjasama. Mengingat waktu tidak banyak lagi. Jangan terlalu santai atau main-main. Harus ada perubahan yang tampak dalam setahun ini,” ungkapnya.

Dia menambahkan, sebagai orang nomor satu di Pemko Medan saat ini ditambah juga telah menjadi walikota definitif, tentunya tidak ada hambatan atau kendala menyusun personil di dalam kabinetnya.

Sebab, dirinya punya kewenangan penuh melakukan itu. Apabila ada Kepala SKPD yang dianggap tidak mampu atau tidak mendukung, maka tindakan tersebut bisa segera diambil.

“Sebelumnya kan cuma Pelaksana Tugas (Plt). Ada batasan. Sekarang sudah definitif. Kewenangan sudah penuh. Maka, jangan ragu untuk mengambil tindakan tegas. Tentunya dia (Eldin) sudah tahu mana yang harus diganti dan mana yang dipertahankan. Sebab, dirinya sudah bisa menilai saat masih Plt,” ungkapnya.

Ilham juga mengingatkan Eldin untuk melakukan perbaikan mental pejabat di lingkungan Pemko Medan, mulai dari tingkat lurah sampai kepala dinas maupun kepala badan. Perbaikan mental dinilai sangat penting dalam meningkatkan pelayanan publik.

“Pelayanan publik harus mengacu pada program, kebijakan, dan aturan yang telah dibuat. Sehingga pelayanan diberikan secara maksimal. Perubahan mental dan cara berpikir itu yang paling penting diperbaiki. Dengan begitu pelayan publik bisa lebih maksimal lagi ke depannya,” tegasnya.

Terpisah, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Medan Herri Zulkarnain, mengungkapkan, sebagai partai pendukung dalam Pemilukada Kota Medan 2010, pihaknya hanya mengingatkan Eldin untuk tidak ragu dalam mengambil tindakan maupun mengeluarkan kebijakan. Terutama dalam mengganti Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada saat ini.

“Bagi SDM yang tidak bisa bekerja, ganti segera. Jangan ada yang dipertahanan orang yang tidak bisa atau mampu berbuat untuk masyarakat. Tidak layak pejabat yang tidak bekerja maksimal dipertahankan,” tegasnya.

Herri mengungkapkan, saat ini banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi, baik bidang kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan lainnya. Selain itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga banyak yang bocor. Tentunya penyerapan PAD harus bisa dimaksimalkan agar bisa digunakan untuk pembangunan yang signifikan. Sehingga dampak perubahan bisa dirasakan masyarakat.

“Semoga Medan lebih baik lagi. Waktu tidak lama lagi. Jangan tunggu lama. Eldin harus membawa semangat baru. Ganti pimpinan SKPD yang dinilai tidak bekerja maksimal. Itu saja pesan kami,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Damai Sejahtera (PDS) DPRD Medan, Landen Marbun mengatakan, langkah Eldin yang pertama adalah menyatukan semua SKPD agar terjadi harmonisasi. Sehingga tidak ada lagi anggapan pihak sana-pihak sini. Semua harus satu untuk kemajuan Kota Medan. Menurutnya, perbaikan biroksasi dinilai sangat penting.

“Selamat untuk Pak Eldin, itu yang pertama. Selanjutnya, dia harus membangun harmoninasi dalam kerja. Ini harus tercipta. Jangan terpecah. Semuanya harus fokus membangun Kota Medan, terutama infrastruktur. Normalisasi drainase, jalan, dan kebersihan,” tambahnya. 

Dirinya juga yakin semua persoalan akan diatasi dengan waktu yang tersedia. Selama ada kekompakan. Bagi yang tidak mau kompak, maka segera angkat kaki. “Ganti saja kalau memang sudah waktunya atau tidak bisa dipertahankan lagi,” tandasnya. (BS-001)

Tag: