ESJA Minta Pencoblosan Ulang di Medan


ESJA Minta Pencoblosan Ulang di Medan
Ist

Medan, (beritasumut.com) Saksi pasangan Calon Gubernur-Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara Nomor Urut Effendi Simbolon-Jumiran Abdi (ESJA), Henri Jhon Hutagalung meminta pelaksanaan pencoblosan Pilgub Sumut di Kota Medan, diulang.

Hal ini disampaikan Henri Jhon usai menghadiri rapat pleno terbuka hasil rekapitulasi penghitungan suara Pilgub Sumut Tahun 2013 oleh KPU Kota Medan di Hotel Dharma Deli, Medan, Selasa (12/03/2013).

Alasan pihak ESJA meminta pencoblosan ulang karena persentase warga Medan yang ikut berpartisipasi memberikan suaranya dalam Pilgub Sumut hanya 36,6 persen sehingga calon terpilih dianggap kurang mendapat dukungan dari rakyat.

"Kalau pilkada diadakan dengan tingkat partisipasi seperti ini, calon yang terpilih itu kan sepertinya kurang didukung penuh oleh rakyat. Oleh karena itu kami meminta kepada KPU supaya untuk Kota Medan dilakukan pencoblosan ulang," ujar Henri.

Adapun rincian perolehan suara sah pasangan Cagub dan Cawagub Sumut di Medan, pasangan Nomor Urut 1 Gus Irawan Pasaribu dan Soekirman (Gusman) 177.082 suara (23,38%), Nomor Urut 2 Effendi Simbolon dan Jumiran Abdi (ESJA) 193.241 suara (25,52%).

Kemudian Nomor Urut 3 Chairuman Harahap dan Fadly Nurzal (Charly) 45.905 suara (6,06%), Nomor Urut 4 Amri Tambunan dan RE Nainggolan (Amri-RE) 61.962 suara (8,18%) dan Nomor Urut 5 Gatot Pujo Nugroho dan Tengku Erry Nuradi (Ganteng) memperoleh 279.156 suara (36,86%).

Suara sah Pilgub Sumut di Medan berjumlah 757.346. Sementara yang tidak sah 19.574 suara. Total suara sah dan tidak sah yaitu 776.920, kata Ketua KPU Medan Evi Novida Ginting.

Dari 2.121.551 pemilih yang terdaftar pada Daftar Pemilih Tetap Pilgub Sumut, yang memilih hanya 776.920 atau 36,62 persen. Sementara sebanyak 1.344.361 pemilih atau 63,38% tidak menggunakan haknya alias tidak memilih.

Saksi pasangan Nomor Urut 3 Charly tidak menghadiri pleno rekapitulasi suara. Sedangkan saksi pasangan Nomor Urut 2 ESJA dan Nomor Urut 1 Gusman menolak menandatangani berita acara rekapitulasi. (BS-021)

Tag: