Diduga C1 Palsu Beredar di Langkat

Diduga C1 Palsu Beredar di Langkat
Google

Medan, (beritasumut.com) Pemungutan suara Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Langkat berjalan kondusfif. Diduga formulir C1 (formulir berita acara penghitungan suara) palsu beredar di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Secara umum, pemungutan suara berjalan kondusif. Ada beberapa laporan dugaan pelanggaran dan itu akan diproses oleh panwas setempat," kata Pimpinan Bidang Penindakan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumut Herdi Munte kepada wartawan melalui telepon, Rabu (23/10/2013).

Hasil monitoring lapangan, saat hari pemungutan suara masih ditemukan adanya alat peraga kampanye di pinggir jalan. Pantauan Bawaslu, spanduk pasangan nomor urut 4 dan pasangan nomor urut 2 belum bersih di hari tenang hingga hari pemungutan suara. 

"Panwas kita sudah koordinasi dengan satuan polisi pamung praja dan Trantib kecamatan, namun alasan sudah diluar jam kerja maka penertiban hingga semalam dihentikan. Kita sudah meminta panwas untuk menindaklanjuti ini," sebutnya.

Laporan lainya, lanjut Herdi, adanya saksi paslon tertentu membawa dokumen mirip C1 ke dalam TPS di Desa Peramaian Kecamata Binjai Kabupaten Langkat. "Ini masih didalami oleh panwas. Hingga sore masih ditelusuri dari para saksi. Kita masih menunggu hasil laporan itu," sebutnya.

Pimpinan Bindang Penindakan Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Langkat Zaki Amani menambahkan, nomor urut 1. "Sekarang sedang diproses oleh Panwascam. Kita belum tahu apakah format yang mirip dengan C1 itu dibuat oleh pasangan calon atau dari KPU. Ini akan kita telusuri lagi," sebutnya.

Mengenai partisipasi pemilih belum bisa dipastikan. Namun berdasarkan data yang sudah masuk melalui Petugas Pengawas Lapangan (PPL), diprediksi partisipasi pemilih mencapai 60% dari 698.300 pemilih terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). (BS-001)