Sabtu, 25 Januari 2020

    DPRD Minta Dinas Kebersihan Medan Validasi Data WRS

    Kamis, 20 November 2014 22:28:00
    BAGIKAN:
    Ilustrasi. (Google)
    Medan, (beritasumut.com) DPRD Kota Medan melalui komisi terkait meminta Dinas Kebersihan Kota Medan untuk memvalidasi kembali data Wajib Retribusi Sampah (WRS). Sebab WRS merupakan salah satu berpotensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    Permintaan itu disampaikan Komisi D DPRD Kota Medan pada kunjungan kerjanya ke Dinas Kebersihan Kota Medan yang dipimpin Ketua Komisi Ahmad Arif bersama Sekretaris Dame Duma Sari Hugatalung serta sejumlah anggota, diantaranya Ilhamsyah, Landen Marbun, Abdul Rani, Maruli Tua Tarigan dan Sahat B Simbolon, Kamis (20/11/2014).

    Ahmad Arif, mengatakan jumlah WRS yang ada dan terdata saat ini tidak sebanding dengan perkembangan pertumbuhan rumah, sehingga perlu dilakukan pendataan atau validasi data jumlah WRS tersebut.

    "Pendataan ini harus maksimal, karena masih banyak potensi di sektor ini," kata Arif.

    Selain itu, kata Arif, Dinas Kebersihan juga harus meningkatkan pelayanan kebersihan, khususnya pengangkutan sampah. Sebab, kata Arif, eksvetasi masyarakat saat ini terlalu tinggi untuk persoalan penangkutan sampah ini.

    "Kalau bersih, Pemko Medan yang dipuji, tapi kalau kotor Dinas Kebersihan yang dihujat atau disalahkan masyarakat," sebut Arif.

    Senada dengan itu anggota Komisi D lainnya, seperti Ilhamsyah, Maruli Tua Tarigan, Abdul Rani dan Sahat B Simbolon, meminta Dinas Kebersihan untuk memperbaiki sistem internal.

    "Kalau memang tidak layak, copot saja. Peningkatan kinerja akan menjadi acuan untuk menjadi lebih baik kedepannya," kata Ilhamsyah.

    Terkait adanya rencana kerjasama dengan PT Agro Mandiri Abadi yang akan menjadikan TPA sebagai sumber energi listrik, menurut Ilhamsyah, merupakan langkah baik.

    "Ini harus ditindaklanjuti, tapi harus benar-benar membangun listrik dan listriknya harus murah dijual ke masyarakat Medan. Kalau ini terwujud, Medan akan berkelas," kata Ilhamsyah.

    Sebelumnya Kepala Dinas Kebersihan Kota Medan Endar Sutan Lubis menyampaikan serapan anggaran hingga Oktober 2014 sebesar Rp61 miliar lebih atau 56,47 persen.

    "Ini realisasi fisik, sedangkan dananya sudah selesai semua. Sedangkan untuk PAD, hingga Oktober 2014 telah terealisasi sekitar Rp15 miliar lebih atau 61,77 persen dari target sebesar Rp25 miliar. Target PAD ini sebenarnya masih terlalu tinggi, tapi itupun bisa ditingkatkan dengan peningkatan pelayanan kepada masyarakat," kata Endar.

    Endar mengakui, pihaknya masih kesulitan untuk mengangkut sampah di sejumlah kawasan di Kota Medan, karena masih minimnya sarana dan prasarana yang tersedia dibandingkan dengan volume sampah yang ada.

    "Armada angkut kita ada yang berusia 30 tahun lebih. Sekali diopersionalkan, masuk bengkel seminggu. Makanya sampah tidak terangkat," kata Endar.

    Berdasarkan analisis yang dilakukan, sebut Endar, kondisi ideal untuk pelayanan kebersihan dibutuhkan truk typer sebanyak 47 unit, container 20 unit, compater 62 unit dan arm roll 21 unit.

    "Makanya, kepada anggota dewan kami meminta dukungan dengan mengalokasikannya secara bertahap akan kebutuhan sarana dan prasarana itu," pinta Endar.

    Di sisi lain, Endar, menyebutkan alokasi dana di Dinas Kebersihan sebesar Rp108 miliar lebih, 70 persen untuk minyak dan upah Tenaga Harian Lepas (THL).

    "Untuk kedua item tersebut telah menghabiskan sekitar Rp90 miliar lebih. Jadi, hanya sekitar Rp20 miliar lebih dari anggaran itu yang dimanfaatkan untuk mendukung operasional kerja," sebut Endar.

    Sambung Endar, pihaknya sudah membangun kerjasama dengan PT Agro Mandiri Abadi untuk mengelola TPA Terjun menjadi energi listrik.

    "Insya Allah, dari penjajakan yang kita lakukan, kerja sama antara Pemko Medan dengan pihak perusahaan semakin mendekati kesepakatan," ujarnya.

    Terkait permintaan pendataan WRS, Endar, mengaku sepakat melakukan pendataan kembali, sebab kondisi perkembangan perumahan saat ini tidak sebanding lagi dengan jumlah WRS yang ada. Salah satunya, sebut Endar, pihaknya secara pro aktif meminta data bangunan-bangunan rumah ke Dinas TRTB, sehingga nantinya rumah-rumah tersebut bisa dimasukkan menjadi WRS.

    "Jadi, kita kerjasama dengan Dinas TRTB. Kita juga intens melakukan sosialisasi ke masyarakat setiap 3 hari sekali agar pengeluaran sampah dari masyarakat bisa tertib," ujarnya.

    Sedangkan permintaan perbaikan internal, sambung Endar, pihaknya sudah mengingatkan kepada seluruh staf untuk bekerja secara maksimal.

    "Saya sudah tekankan kepada seluruh staf, kalau kalian tidak risih melihat tumpukan sampah, tidak usah bekerja di Dinas Kebersihan. Kami tidak butuh superman, tapi butuh supertim," sebut Endar. (BS-001)
    T#g:DPRD
      komentar Pembaca
      Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Medan Segera Miliki Perda Kearsipan

    Beritasumut.com-Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir H Akhyar Nasution, MSi diwakili Sekretaris Daerah Kota Medan, Ir. Wiriya Alrahman, MM men

  • 6 hari lalu

    Effendi Napitupulu Diambil Sumpah sebagai Ketua DPRD Kabupaten Tobasa

    Beritasumut.com-Ketua Pengadilan Negeri (PN) Balige Paul Marpaung SH MH mengambil sumpah pimpinan DPRD Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) masa jabatan

  • satu minggu lalu

    Kunker ke Pemko Medan, Ini Pesan Komisi A DPRD Semarang

    Beritasumut.com-Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi, diwakili Asisten Administrasi Umum, Renward Parapat, menerima kunj

  • 2 minggu lalu

    Anggota DPRD Langkat Sampaikan Hasil Reses Masa Sidang 1 Tahun

    Beritasumut.com-Bupati Langkat Terbit Rencana PA melalui Wakil Bupati Langkat H Syah Afandin menghadiri rapat paripurna DPRD Langkat, di Gedung DRP

  • 2 minggu lalu

    Pemko Medan Sampaikan Ranperda Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan dan Kearsipan

    Beritasumut.com-Plt Wali Kota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi, diwakili Sekda Kota Medan, Ir Wiriya Alrahman MM menyampaikan Nota Pengantar Ranperd

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.