Berbagai Kalangan Kritik Pengusaha Tambang Ilegal Mencaleg

admin admin
Berbagai Kalangan Kritik Pengusaha Tambang Ilegal Mencaleg
Google

Panyabungan, (beritasumut.com) – Berbagai kalangan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengkritik ikut sertanya para pengusaha tambang ilegal mencaleg dalam Pemilu 2014 mendatang. Mereka dinilai tidak layak, karena dana yang mereka gunakan diduga hasil rampasan yang merugikan negara.

Demikan disampaikan Ketua Majelis Muslim Madina Faisal Ardiansyah bersama Pengamat Politik Madina Ahmad Sakirin di Panyabungan, Selasa (4/6/2013). Dikatakannya, oknum-oknum tersebut tidak layak mencalon karena dana yang mereka miliki diduga dari hasil yang ilegal. Saharusnya pihak kepolisan tegas menindak oknum tersebut.

Data yang diperoleh, oknum-oknum penguasaha tambang ilegal tersebut antara lain ASN, AMN, MG, AW, RKH. “Inilah data yang kita peroleh pengusaha tambang yang ikut mencaleg,” sebutnya.

Belum lagi seperti MG, AW, RKH masih tersangkut hukum di Polres Madina, akibat tambang ilegal yang mereka geluti selama ini. “Di sini kita meminta Polres Madina untuk melakukan penindakan terhadap oknum-oknum tersebut, karena kami menilai merekalah yang merusak alam ini,” paparnya.

Polres Madina diminta memproses oknum-oknum yang terlibat dalam tambang ilegal yang sekarang ikut mencaleg, yang sudah tersangkut maupun yang belum tersangkut hukum.

“Karena mereka inilah yang akan merusak alam Madina. Bagaimana nanti kalau orang ini menjadi DPRD, tugas fungsi mereka saja tidak tau. Sementara di DPRD sana bukan untuk datang duduk diam, melainkan untuk memperjuangkan hak rakyat dan membawa aspirasi rasi rakyat,” terangnya.

Informasi yang berkembang, oknum-oknum caleg ini akan menggunkan dana hasil tambang ilegal untuk serangan fajar demi meraih suara nantinya. “Inilah yang kita takutkan nanti, karena politik uang akan semakin tinggi mengingat uang yang mereka peroleh dari hasil ilegal,” ujarnya.

Berbagai kalangan akan terus memantau perkembangan kasus oknum-oknum penguasa tambang yang sekarang sedang diproses hukum di Polres Madina. Polres Madina jangan main-main untuk memproses para penguasa tambang yang saat ini ikut mencaleg di Madina, tandasnya. (BS-026)