Bawaslu Sumut Perintahkan Panwaslu Medan Tegur Golkar


Bawaslu Sumut Perintahkan Panwaslu Medan Tegur Golkar
Ilustrasi. (Google)
Medan, (beritasumut.com) – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) memerintahkan Panwaslu Kota Medan agar menegur Partai Golkar Medan terkait pemukulan sejumlah oknum OKP peserta kampanye Golkar terhadap Sekuriti PT Railink Serda Firdaus, Kamis (20/3/2014).

“Tadi secara lisan saya sudah menginstruksikan Panwaslu Medan agar menegur Partai Golkar terkait aksi pemukulan tersebut,” ujar Pimpinan Bawaslu Sumut Aulia Andri di Medan, Jumat (21/3/2014).

Panwaslu Medan diperintahkan memberikan rekomendasi kepada KPU Kota Medan agar memberikan teguran kepada Golkar. Medan Sebab dalam ketentuan kampanye, peserta kampanye wajib menjaga ketertiban umum.

Diberitakan sebelumnya, Serda Firdaus (26), Sekuriti PT Railink menjadi korban pemukulan oknum berseragam salah satu OKP di Medan, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (20/3/2014).

Pemukulan Firdaus terjadi saat kampanye Partai Golongan Karya (Golkar) berlangsung di Lapangan Merdeka, Medan. Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie (ARB) turun langsung menjadi jurkam pada kampanye tersebut.

Akibat kejadian itu, korban yang tinggal di Jalan Mahkamah, Medan ini pun mengalami luka robek di bagian pelipis kanan dan kiri karena dihantam benda tumpul oleh oknum OKP tersebut.

Akibat aksi penganiayaan itu, korban harus diboyong ke Kantor Kesehatan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Medan untuk menjalani perawatan. 

Firdaus menceritakan, kejadian bermula saat dirinya meminta puluhan oknum OKP itu memindahkan mobil yang diparkir di depan pintu masuk (drop out) penumpang yang hendak ke Bandara Kulanamu.

Karena tidak senang ditegur, puluhan oknum OKP tersebut langsung berang dan langsung memukuli korban secara membabi buta.

"Saya hanya minta supaya mobil mereka dipindahkan, karena mobil tersebut menghalangi  mobil lain yang ingin masuk mengantar penumpang yang hendak ke Bandara Kualanamu. Tapi mereka langsung emosi dan memukul saya. Kejadian ini terjadi sekitar pukul 11.00 lewat," ujarnya. (BS-001)

Tag: