Banyak Warga Tidak Tahu Ada Puskesmas di Daerahnya

Banyak Warga Tidak Tahu Ada Puskesmas di Daerahnya
Ist

Asahan, (beritasumut.com) – Tim Dokter Safari Bakti Kesehatan Gusman (Gus Irawan Pasaribu-Soekirman) yang membuka posko pelayanan dan pengobatan gratis di seluruh daerah pesisir Sumut menemukan banyak masyarakat yang tidak mengetahui keberadaan Puskesmas di daerahnya.
 
“Di banyak titik kami menemukan kasus serupa, sehingga kami harus bekerja keras di lapangan untuk menyisir seluruh daerah pesisir di Sumut untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat,” ujar anggota tim dokter, Syafran, kepada wartawan di Posko Safari Bakti Kesehatan Gusman di Bagan Asahan Pekan, Kecamatan Tanjung Balai, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Senin (14/01/2013). Bagan Asahan Pekan merupakan tempat ketiga tim melayani di Asahan setelah sebelumnya di Kecamatan Sei Kepayang dan Aek Kuasan dan telah melayani lebih dari 1.500 warga.
 
Di Kelurahan Bagan Asahan Pekan terdapat 1 Puskesmas Pembantu, namun kurang dimanfaatin warga karena layanan berbayar dan fasilitas yang tidak memadai.
 
Sejak dilaksanakan awal Januari lalu, Tim Bakti Kesehatan Gusman telah menjangkau 9 titik di pesisir Sumut, dengan rata-rata seribu pasien di setiap titik, mulai dari Langkat, Serdang Bedagai sampai Asahan.
 
Sementara itu, Calon Gubernur Sumut Nomor Urut 1 Gus Irawan Pasaribu, yang mengunjungi langsung Posko Safari Bakti Kesehatan GusMan di Bagan Pekan Asahan berjanji akan menjadikan kesehatan sebagai sektor yang paling pertama dibenahi, khususnya untuk daerah-daerah pesisir.
 
“Sangat prihatin dengan kondisi ini. Soal keberpihakan pemangku kepentingan kepada masyarakat daerah terus menjadi keluhan. Apalagi soal ekonomi, pendidikan dan kesehatan,” ujarnya.
 
Disinggung mengenai banyaknya warga yang tidak mengetahui kebradaan Puskesmas di daerahnya, Cagub yang berpasangan dengan Soekirman ini menyatakan bahwa persoalan itu sangat penting untuk segera dibenahi dan dicarikan solusinya.
 
“Pemerintah harus jemput bola untuk ini. Jangan berpangku tangan menunggu masyarakat, karena saat ini masyarakat dibebani dengan tekanan hidup dan persoalan ekonomi. Maka sudah sepantasnya masyarakat benar-benar dilayani dan diperhatikan,” ujarnya.
 
Sementara itu, ratusan warga yang datang ke Posko Safari Bakti Kesehatan GusMan menyambut baik program ini. Menurut mereka, program seperti inilah yang dibutuhkan masyarakat.
 
“Gus Irawan memperhatikan kami. Apa yang kami butuhkan ia penuhi, yakni soal kesehatan kami. Kami terkesan dengan program-program Gus yang selalu bersentuhan dengan persoalan masyarakat kecil. Gus perhatikan kesehatan kami. Kami tidak menganggap ini kampanye, tapi memang kepedulian beliau,” ujar Rosmawati.
 
Hal sama diungkapkan warga lainnya, Halim Ashar. Menurut dia, Gus berhasil mengangkat harkat martabat masyarakat daerah dan nelayan selama menjadi Dirut Bank Sumut.
 
“Masyarakat ingin sejahtera, ingin perubahan, khususnya kami di Asahan. Untuk itu kami akan mendukung dan menentukan pilihan terbaik dari yang ada saat ini. Gus dan Soekirman sudah menunjukkan bakti dan keperduliannya untuk Sumut selama bertahun-tahun. Tidak hanya jelang pemilihan ini, tapi jauh hari sebelum mereka mencalonkan diri,” ujarnya.
 
Sebelumnya, pasangan Gusman ingin memastikan masyarakat di kawawan pesisir dan terpencil mendapat layanan kesehatan yang maksimal, dengan membuat program Bakti Kesehatan selama satu bulan penuh, mulai Januari- Februari 2013, di 40 lokasi di sejumlah kabupaten/kota, seperti Langkat, Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Batubara, Asahan, Tanjung Balai, Labuhan Batu, Labuhan Batu Selatan, dan Labuhan Batu Utara. (BS-035)