Aspekindo Laporkan Oknum PNS Dinas PU dan Dinas PKAD ke Bupati Madina


Aspekindo Laporkan Oknum PNS Dinas PU dan Dinas PKAD ke Bupati Madina
Ilustrasi. (Google)
Panyabungan, (beritasumut.com) – Dewan Pimpinan Kabupaten Asosiasi Pengusaha Konstruksi Indonesia (DPK Aspekindo) Mandailing Natal (Madina) melaporkan oknum PNS Dinas Pekerjaan Umum (PU) serta Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah yang diduga membagi paket dan meminta fee 10 persen serta ikut mengerjakannya kepada Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution.

“Kita melaporkannya kepada Plt Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution saat pertemuan di Rumah Dinas Plt Bupati Madina dan disaksikan Sekda Madina,” sebut Ketua DPK Aspekindo Madina Erik Kantona Parlindungan di Panyabungan, Selasa (3/6/2014) malam.

Lebih lanjut Erik menjelaskan, saat itu Plt Bupati menyebutkan, apabila ada PNS di Madina yang ikut dalam pekerjaan paket proyek di Madina yang dibiayai dari APBD maupun APBN, akan di tindak.
“Atas dasar itulah kita dari asosiasi melaporkan hal ini kepada Plt Bupati Madina agar menindaklanjutinya. Adapun yang kita laporkan tersebut adalah oknum PNS yang menjabat Kabid Pengairan Dinas PU Madina berinisial S. Kita menduga dia telah membagi paket penunjukan langsung (PL) kepada kontraktor maupun yang bukan kontraktor dengan kutipan sebesar 10 persen dari pagu anggaran,” sebutnya.

Kemudian oknum PNS yang diduga ikut mengerjakan paket proyek yakni oknum Kabid Perbendaharaan Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Madina berinisial A KDT yang diduga diarahkan S selaku Pejabat Pembuat Komitmen, paparnya.

“Kita mempunyai bukti-bukti kegiatan mereka yang kita ketahui sangat menyalahi. Apalagi mereka sebagai PNS seharusnya tidak boleh ikut mengerjakan paket proyek,” jelasnya.

Data yang dimiliki Aspekindo, sebanyak 383 paket proyek di Dinas PU Madina diduga sudah dibagi-bagi kepada kontraktor maupun yang bukan kontraktor dengan meminta fee 10 % dari pagu anggaran.

“Disiniah kita tantang Plt Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution apakah beliau itu berani menindak oknum PNS tersebut, sesuai pernyataan beliau waktu itu, karena kita mempunyai bukti-bukti,” paparnya.

Sementara Kabid Pengairan Dinas PU Madina berinisial S belum bisa dikonfirmasi. (BS-026)

Tag: