Olahraga

Grup A Piala Kemerdekaan: Kalteng dan Lampung Berbagi Poin


Grup A Piala Kemerdekaan: Kalteng dan Lampung Berbagi Poin
Google
Ilustrasi.
Beritasumut.com - Kalteng Putra FC dan Lampung FC harus puas berbagi satu poin dalam pertandingan perdana mereka di grup A Piala Kemerdekaan, Sabtu (16/8/2015) malam di Stadion Teladan, Medan.

Meskipun keduanya mendapatkan sejumlah peluang emas, hanya mampu saling memasukan satu gol ke gawang lawan. Skor imbang 1-1 bertahan hingga peluit panjang ditiup wasit Andi Suhandi. Gol Kalteng Putra FC dicetak Eko Prasetyo dimenit ke 71 dan gol balasan Lampung FC melalui Hasnul Rifan menit ke 81.

Hasil ini tak membuat posisi PSMS Medan tergeser di puncak klasemen sementara grup A. Tim berjuluk Ayam Kinantan sudah mengantungi tiga poin perdana saat mengalahkan Persitara Jakarta Utara lalu. 

"Dari sisi permainan, kami cukup puas. Apalagi dengan kondisi pemain yang sebenarnya banyak tidak fit. Hingga akhirnya pemain berjuang bermain semaksimal mungkin di lapangan," ujar Amiluddin pelatih Lampung FC.  

"Satu poin ini pun patut kita syukuri. Kan masih tetap membuka peluang mengejar target di posisi runner up grup A," sambungnya. 

Pun demikian Amiluddin tak memungkiri bahwa harapannya kepada sosok pemain bermain bagus tak terjadi. Justru pemain pengganti diluar dugaan menunjukan performa baik. 

"Mudah-mudahan ketika bertemu Kwarta nanti akan mendapatkan hasil maksimal. Kita masih sama-sama satu poin, pertandingan nanti akan seru," tambah Amiluddin.

Bagi Kalteng Putra FC, hasil seri ini memang sangat mereka sayangkan. Namun karena persiapan dan kondisi fisik yang belum siap, mau tak mau harus menerima konsekuensinya. 

"Ini game awal, saya pikir anak-anak masih terbebani sehingga tidak main lepas. Persiapan kami toh baru satu Minggu. Ditambah beberapa pemain yang sempat kita datangkan gagal main karena memperkuat klub di Piala Presiden," ujar Eko Tamamie pelatih Kalteng Putra.  

Misalnya saja Romi Agustiawan kembali ke Gresik United. Padahal menurut …ko, Romi termasuk pemain yang sangat dibutuhkan. 

"Padahal Romi sudah seminggu persiapan bersama kami. Tapi karena diancam klub lamanya, mau tak mau manajemen kami melepaskannya," beber Eko kepada wartawan. (BS-030)

Tag: