Minggu, 15 Desember 2019
  • Home
  • Kesehatan
  • Dinkes Asahan Waspadai Penyebaran Malaria di Daerah Pesisir

Dinkes Asahan Waspadai Penyebaran Malaria di Daerah Pesisir

Kamis, 28 Juli 2016 18:27:00
BAGIKAN:
Beritasumut.com/Ist
Petugas saat melakukan penyemprotan nyamuk malaria

Beritasumut.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Asahan menyampaikan peringatan kepada masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir
seperti Bagan Asahan, Sei Apung, Sei Kepayang Barat dan Silau Laut untuk mewaspadai penyebaran dan berjangkitnya malaria.

"Menghadapi serangan malaria itu, masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan. Warga mesti terlibat aktif, dalam upaya pencegahan dini terhadap malaria," kata Kadis Kesehatan Asahan melalui Kasi Pemberantasan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Safrin Sanja SKM dilansir dari laman resmi asahankab.go.id, pertengahan pekan ini.

Malaria, ujar dia, tidak boleh dianggap enteng. Kalau masyarakat lengah, penyakit yang disebarkan oleh nyamuk Anopheles tersebut dapat berjangkit dengan cepat dan bisa merenggut nyawa.Karena itu, lanjut Safrin, masyarakat harus berpartisipasi aktif dalam pemberantasan sarang nyamuk, disertai upaya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

"Kami juga melakukan sosialisasi, tentang cara pembasmian jentik nyamuk malaria. Penanganan dan cara menghadapi jentik nyamuk harus benar, agar hasilnya efektif untuk mencegah malaria," ungkapnya.

Sejauh ini, pihaknya juga tengah melakukan upaya penyemprotan dinding rumah di daerah endemis malaria sebanyak 4.500 rumah di daerah Bagan Asahan, Sei Apung, Sei Kepayang Barat dan Silau Laut. Dananya berasal dari APBD Kabupaten Asahan.“Upaya itu kita lakukan guna menekan berkembang biaknya penyakit malaria, selain itu sosialisasi juga sudah dilakukan kepada masyarakat agar dapat menjaga kebersihan bersama untuk menangkal berkembang biaknya penyakit malaria,” paparnya.

Sementara untuk jumlah kasus malaria masih dilakukan pendataan. Para petugas saat ini sedang melakukan pendataan di lapangan. Diperkirakan jumlahnya tidak signifikan dibandingkan tahun lalu. “Walaupun kasus malaria tidak ada kenaikan, kita himbau masyarakat untuk tetap waspada dan meningkatkan pola hidup bersih dan sehat. Jika terjadi tanda-tanda kemunculan malaria, kiranya segera menghubungi dan memberitahukan kepada petugas Dinkes,” pungkas Safrin mengakhiri. (BS02)

T#g:
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 4 tahun lalu

    Dinkes Asahan Temukan 3 Jenis Nyamuk Anopheles

    Beritasumut.com-Melalui survei longitudinal vektor malaria, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Asahan menemukan tiga jenis nyamuk anopheles yang dapat

  • 4 tahun lalu

    Waspadai Cuaca Ekstrim, Rentan DBD dan ISPA

    Beritasumut.com - Kondisi cuaca yangtidak stabil maupun cuaca ekstrim sangat rentan menimbulkan banyak penyakit seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) da

  • 5 tahun lalu

    Anggota DPRD Medan Kunjungi Korban Meninggal DBD

    Medan, (beritasumut.com) Anggota DPRD Kota Medan Modesta Marpaung melayat ke rumah  korban meninggal dunia akibat penyakit Demam Berdarah Dengu

  • 5 tahun lalu

    Pemko Medan Diminta Serius Tanggulangi DBD

    Medan, (beritasumut.com) Meningkatnya jumlah penderita penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kota Medan akhir-akhir ini diminta supaya disikapi se

  • 5 tahun lalu

    Korupsi Alkes Rp3,6 M, Kadis dan Kasubbag Program Dinkes Asahan Diadili

    Medan, (beritasumut.com) Mantan Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Asahan Herwanto dan Kasubbag Program Dinkes Asahan Ibnu Alfi diadili di Pen

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.