Kejari Medan Tetapkan Kepala SMK Binaan Provinsi Sumut Jadi Tersangka Korupsi


Kejari Medan Tetapkan Kepala SMK Binaan Provinsi Sumut Jadi Tersangka Korupsi
Google
Ilustrasi.
Beritasumut.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan menetapkan MR, Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Binaan Provinsi Sumatera Utara (Sumut), sebagai tersangka korupsi proyek revitalisasi peralatan praktik dan perlengkapan pendukung teknis permesinan.

Sebelumnya, Kejari Medan telah lebih dulu menetapkan Ris sebagai tersangka dalam kasus yang sama. Kasubbag Tata Usaha SMK Binaan Provinsi Sumut itu merupakan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dalam poyek itu.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsusu) Kejari Medan Haris Hasbullah mengatakan, MR ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik menemukan bukti-bukti keterlibatannya sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) pada proyek senilai Rp11,5 miliar itu. Dia diduga memark up harga barang yang diadakan.

"Dari ekspos tim penyidik, disimpulkan MR sebagai tersangka, sebab dia yang menentukan HPS (harga perkiraan sendiri) yang terindikasi di-mark up," ujar Haris di Medan, Jumat (26/6/2015).

Dia memaparkan, penghitungan total kerugian negara dalam kasus ini sudah dikoordinasikan dengan BPKP. "Dia me-mark up harganya lebih dari 50 persen, namun untuk kongkretnya kita tunggu penghitungan BPKP," sebut Haris.

Sementara saat ditanya progres penanganan perkara untuk tersangka Ris, Haris menyatakan saat ini mereka tengah melakukan pemberkasan. Dia juga memastikan akan ada tersangka lain dalam kasus ini. (BS-001)

Tag: