Jumat, 13 Desember 2019

    Tidak Terbukti Aniaya Mantan Mertua, Pegawai BPN Medan Divonis Bebas

    Rabu, 16 Januari 2013 22:24:00
    BAGIKAN:
    Google

    Medan, (beritasumut.com) – Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan Surya Perdamean menvonis bebas PNS Badan Pertanahan Nasional Kota Medan Reza Andrian Fachri dan pamannya Irwansyah karena tidak terbukti melakukan penganiayaan terhadap mantan ibu mertua Reza, Hj Syarifah Salmi pada April 2011 lalu.

    Majelis hakim dalam pertimbangannya menyebutkan, tidak satupun saksi yang bisa memastikan kedua terdakwa melakukan penganiayaan saat mengambil anaknya. Bahkan Reza mantan suami Safidah Putri seorang Jaksa Kejari Lubuk Pakam ini, tidak melakukan tindak kekerasan.
     
    Sementara Jaksa Penuntut Umum Marina Surbakti saat dikonfirmasi, Selasa (15/01/2013), hanya menjawab pihaknya segera mengajukan banding. Sebelumnya, JPU menuntut keduanya masing-masing selama enam bulan penjara.

    Dalam perkara yang dilatari rebutan anak ini, Reza didakwa melakukan penganiayaan bersama pamannya Irwansyah alias Jangkrik, sehingga mantan mertua terdakwa, Syarifah Salmi yang merupakan mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Medan mengalami trauma.

    Seperti kesaksian yang disampaikan Syarifah, berdasarkan putusan Pengadilan Agama Medan yang menyidangkan perceraian terdakwa dengan putri sulungnya bernama Putri, hak asuh kedua anak mereka bernama Rara (3,5) dan Arya (1,5)  jatuh pada ibunya. Penganiayaan itu terjadi 20 April 2012 di Jalan Dr Mansyur, tepatnya di sebuah praktik dokter psikolog.

    Saat itu dia membawa cucunya berobat karena sulit tidur dan jiwanya sedikit terganggu akibat teror Reza. Putra pejabat BPN ini kerap mendatangi rumah Salmi dengan membawa kawan-kawannya seperti geng motor dan berteriak sambil menyebutkan kata-kata makian.

    “Dia (Reza) langsung naik ke lantai dua tempat praktek tersebut bersama Irwansyah dan satu temannya lagi. Mereka langsung mengambil cucu saya yang kecil (Arya),” ungkapnya.

    Setelah merebut anaknya yang kecil dari pelukan pembatu bernama Eliya, Reza berusaha masuk ke ruang konsultasi untuk merebut Rara. Salmi berusaha mempertahankan cucunya dengan memeluk erat-erat. Keduanya terlibat saling dorong. Reza kemudian memukul dada korban, diikuti tendangan Irwansyah di bagian perut.

    “Saya terjatuh di kursi, kepala saya terantuk ke dinding. Tangan saya juga mengalami luka cakar. Saya tidak kuat dan langsung melapor ke polisi dan menjalani autopsi di RS Pirngadi,” ungkapnya.

    Dia menegaskan,tidak pernah menghalang-halangi keinginan Reza bertemu dengan kedua balita itu. Apabila Reza ingin bertemu dengan anakanaknya tidak ada masalah, selama diminta dengan cara baik-baik.

    “Saya tidak larang. Mintalah baik-baik,” tandasnya.

    Sementara itu, pembantu Eliya dalam kesaksiannya mengatakan, Reza merampas Arya dari pangkuannya. Dia berusaha menjerit dan minta tolong, namun upayanya mempertahankan Arya sia-sia.

    “Reza merampas dan saya hanya bisa menjerit minta tolong,” bebernya.
    Untuk kasus ini JPU Marina Surbakti mendakwa Reza dan Irwansyah melanggar Pasal 170 jo Pasal 351 KUHP. Keduanya tidak ditahan sejak penyidikan. Surya Perdamaian beralasan pengadilan tidak menahan karena sejak dari penyidik kepolisian keduanya tidak ditahan. (BS-021)
    T#g:Penganiayaan
      komentar Pembaca
      Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    Polisi Belum Tangkap Penganiaya Wanita Hamil, Alasannya karena Visum

    Beritasumut.com-Polsek Helvetia hingga saat ini belum mampu menangkap pelaku penganiayaan terhadap seorang wanita yang tengah hamil 6 bulan. &n

  • 2 bulan lalu

    Ibu Hamil 5 Bulan Dihajar Tetangga Hingga Babak Belur di Helvetia

    Beritasumut.com-Sikap main hakim sendiri dilakukan berinisial BS (40) sangat tidak manusiawi. Pasalnya, BS tega menganiaya tetangganya sendiri beri

  • 2 bulan lalu

    Terima Laporan, Polsek Helvetia Segera Tangkap Pelaku Penganiayaan Sekretaris GM FKPPI Sumut

    Beritasumut.com-Polsek Helvetia breaksi cepat untuk menuntaskan kasus penganiayaan kepada Sekretaris GM - FKPPI Sumut Thamrin Samosir yang dilakuka

  • 4 bulan lalu

    Polrestabes Medan Tangkap Pelaku Penganiayaan Kapolsek Patumbak

    Beritasumut.com-Tim Pegasus Polrestabes Medan berhasil menangkap dua orang pelaku penganiayaan kepada  Kapolsek  Patumbak AKP Ginanjar Fi

  • 4 bulan lalu

    Pelaku Penganiayaan Dibekuk

    Beritasumut.com-Gerard Panjaitan (21) terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian. Soalnya pelaku warga Jalan Toba Nauli, Desa Medan Estate, Kecamat

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.