Selasa, 22 Oktober 2019

    Tempelkan Selebaran di USI, Polentyno Kembali Dipolisikan

    Kamis, 17 Januari 2013 04:41:00
    BAGIKAN:
    Google

    Pematang Siantar, (beritasumut.com) – Setelah dipolisikan Ketua Pembina Universitas Simalungun (USI) Zulkarnain Damanik ke Polresta Pematang Siantar atas dugaan pemalsuan surat, kini giliran Ketua dan Sekretaris Pengurus Yayasan USI Masdin Saragih dan Herawati Girsang melaporkan Polentyno Girsang dkk ke polisi dalam dugaan membuat perasaan tidak senang.
     
    Pasalnya, terlapor disebut telah menempelkan selebaran di pintu masuk ruang Ketua dan Sekretaris Pengurus Yayasan USI, yang isinya melarang mereka memasuki ruang kerjanya itu.
     
    ”Lihatlah tulisan di pintu ruang kerja saya itu, masak dilarangnya saya masuk ke ruang kerja saya sendiri, begitu juga di pintu ruang kerja Pak Masdin, kami kan masih pengurus yang sah,“ tegas Herawati Girsang menjawab wartawan di ruang kerjanya di Pematang Siantar, Sumatera Utara, Rabu (16/01/2013).
     
    Merasa tidak senang adanya penempelan selebaran tersebut, Herawati kemudian melapor ke Polres Pematang Siantar atas dugaan membuat perasaan tidak senang. Ikut menandatangani selebaran, Salres Gultom SH MH seorang Dosen USI.
     
    Sarles Gultom yang dihubungi melalui telepon, mengatakan, dirinya dalam kaitan itu sebagai lawyer dan yang ditempelkan itu bukan selebaran melainkan imbauan. Menurut Sarles, yang menempelkan adalah Polentyno Girsang selaku Ketua Pembina Yayasan USI yang terpilih melalui rapat pada 20 Desember 2012.
     
    Sementara itu, status jabatan Ketua Pembina Yayasan USI dan Ketua serta Sekretaris Pengurus Yayasan USI sekarang ini sedang diproses di Polres Pematang Siantar setelah Ketua Pembina Yayasan USI Zulkarnain Damanik melaporkan Polentyno Girsang dkk. Sebagai tindaklanjut pengaduan, pada 9 Januari 2013 kemarin penyidik Polres Pematang Siantar telah melakukan olah TKP di di ruang kerja Pembina Yayasan USI dan ditindaklanjuti melakukan pemeriksaan sejumlah saksi.
     
    Saat olah TKP, hadir Sekretaris Pengurus Yayasan USI Agustina Herawati Girsang, Ketua Pembina Yayasan USI Zulkarnain Damanik (pelapor), Polentyno Girsang (terlapor), Riduan Manik, Pjs Rektor USI Ridwin Purba,  Lerman Saragih, Muliaman Purba, Pdt PV Haloho, Marja Hasiholan Purba, JR Damanik, Sarintan Damanik, Karmidin Sinaga, Sarles Gultom.
     
    Penasihat Hukum Zulkarnain Damanik, Dewi Latuperisa sebelumnya mengatakan, olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi di kepolisian terkait adanya laporan pengaduan Ketua Pembina Yayasan USI Zulkarnain Damanik atas dugaan pemalsuan surat sebagaimana diancam Pasal 266 Subs Pasal 263 jo Pasal 55 dan 56 KUHP.
     
    Pengaduan kliennya itu tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) No STPL/647/XII/2012/SU/STR Tanggal 30 Desember 2012 diteirma juru periksa Kanit I SPKT Ipda MP Panjaitan dengan terlapor Polentyno Girsang dkk.
     
    Dalam laporan dijelaskan, dugaan pemalsuan yang dilakukan secara bersama-sama itu terjadi pada Kamis, 20 Desember 2012 sekira pukul 11.20 WIB di ruang rapat Kantor Pembina Yayasan USI, Kompleks USI, Jalan Sisingamangaraja, Kota Pematang Siantar, Provinsi Sumatera Utara.
     
    Laporan Ketua Pembina Yayasan USI itu juga mendapat dukungan dari anggota pembina lainnya, seperti Kol Manggala Purba (putra kandung pendiri Yayasan USI). Dukungan disampaikan melalui pesan singkat pada 24 Desember 2012.
     
    Putra tertuta pendiri Yayasan USI itu dalam SMSnya menjelaskan, pemberhentian Ketua Pembina Yayasan USI Zulkarnain Damanik serta Ketua dan Sekretaris Pengurus Yayasan USI Masdin Saragih dan Agustina Herawati Girsang yang dilakukan Polentyno Girsang dkk adalah tindakan yang tidak sah.
     
    Alasannya, karena pemberhentian itu tidak sesuai UU Yayasan USI, AD/ART USI. Demikian pesan SMS itu menjawab pertanyaan wartawan ketika dimintai tanggapannya perihal “pemecatan” yang dilakukan lima anggota Pembina Yayasan USI yaitu Polentyno Girsang dkk.
     
    Tindakan pemberhentian itu, disebut telah melanggar sejumlah Pasal yang ada di dalam UU Yayasan USI, AD USI serta melanggar Pasal-pasal di dalam ART USI No.01/PEMB.Y-USI/ART/2012 Tanggal 3 November 2012.
     
    Dengan demikian, setiap produk-produk surat yang diterbitkan Polentyno Girsang yang mengaku sebagai Ketua Pembina Yayasan USI menggantikan Zulkarnain Damanik, sebut Dewi, dapat dikatagorikan isinya adalah palsu. (BS-021)
    T#g:USI
      komentar Pembaca
      Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Pesta Miras di Hotel Kenanga Medan, 21 PSK dan Pelajar Diamankan Polisi

    Beritasumut.com-Sebanyak 21 orang yang terdiri dari para Pekerja Seks Komersial (PSK) dan beberapa orang pelajar diamankan petugas Polsek Medan Kot

  • 2 minggu lalu

    NSJF 2019 Berdampak Positif dengan Pariwisata Kota Medan

    Beritasumut.com-Ratusan pencinta musik jazz di Kota Medan memenuhi Mahoney Grand Ballroom Grand Aston City Hall menyaksikan North Sumatera Jazz Fes

  • 3 minggu lalu

    Terungkap, Tengkorak yang Ditemukan di Labuhan Batu Merupakan Korban Pembunuhan

    Beritasumut.com-Tengkorak manusia yang ditemukan dalam sumur warga di Dusun Kampung Pelita, Desa Selat Besar, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labu

  • 3 minggu lalu

    Mabes TNI Gelar Doa Bersama HUT ke-74 TNI untuk Pahlawan Revolusi

    Beritasumut.com-Dalam rangka menyambut peringatan HUT ke-74 TNI tahun 2019, Mabes TNI menggelar acara 'Doa Bersama HUT ke-74 TNI untuk Pahlawan

  • 3 minggu lalu

    Warga Labuhanbatu Viralkan Temuan Tengkorak Manusia Terikat Dalam Sumur di Desa Selat Besar

    Beritasumut.com-Warga Labuhanbatu mendadak ribut di sosial media Facebook, pasalnya satu akun memposting tentang penemuan tengkorak manusia dalam k

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.