Sabtu, 21 September 2019

    Sindikat Hipnotis Antarprovinsi Dibekuk di Binjai

    Senin, 12 Oktober 2015 15:51:00
    BAGIKAN:
    A Chan
    Kapolsek Sunggal Kompol Harry Azhari (dua dari kiri) memperlihatkan barang bukti.
    Beritasumut.com - Unit Reskrim Polsek Sunggal menangkap tiga pelaku hipnotis di Hotel Salabintana, Binjai.

    Ketiga pelaku yang ditangkap adalah DWS alias HIS (48) warga Jalan Pangkalan Brandan, Simpang Gajah Mada PT Bahruni, Desa Air Hitam, Kabupaten Langkat, AY (41) warga Jalan Suka Bumi Baru Gang Pertama, Desa Pujimulio, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, dan B alias WAW (22) warga Stabat. 

    Dari ketiga pelaku, petugas menyita barang bukti uang Rp89.400.00, perhiasan emas, 1 potong celana pendek, sepasang sendal dan 1 unit HP.

    Kapolsek Sunggal Kompol Harry Azhari didampingi Kanitreskrim Iptu Nur Istiono, di Mapolsek Sunggal, Senin (12/10/2015), mengatakan awalnya pelaku mendatangi warung sekaligus rumah korban Hotma Sitompul (59)  warga Jalan Orde Baru, Dusun XIII, Desa Muliorejo, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang untuk membeli rokok pada 26 September 2015 lalu.

    Pelaku kemudian bercerita bisa membuat korban yang selama ini tidak punya menjadi hamil. Mendengar cerita pelaku, korban pun tertarik.

    "Pelaku mengatakan bahwa bahwa rumah yang dihuni korban banyak sial. Pelaku lalu memberikan sebuah cincin untuk dapat mengusir kesialan dan membuat korban dapat mempunyai keturunan," katanya.

    Melihat harta benda korban yang merupakan pensiunan bank melimpah, pelaku mulai melakukan aksinya dengan menghipnotis korban melalui asap rokok yang dihembuskan ke wajah korban.

    "Setelah korban dihipnotis, pelaku lalu menguras harta benda korban dan melarikan diri. Pelaku kita amankan di Hotel Salabintana di Binjai berikut barang bukti pada Ahad (11/10/2015)," ungkapnya.

    Dari pengakuan mereka, pelaku baru dua kali melakukan aksi  hipnotis. "Baru dua kali mereka melakukan hipnotis, sekali di Palembang, kedua di Medan," ungkapnya.

    Dikatakannya, harta benda hasil dari hipnotis tersebut digunakan pelaku untuk membeli celana, baju dan HP.

    "Barang berharga milik korban dijual kepada seorang penadah berinisial P yang saat ini masih kita buron. Sebagian harta benda dan uang milik korban yang belum digunakan pelaku kita amankan sebagai brang bukti. Pelaku kita jerat dengan Pasal 363 subs Pasal 378 KUHPidana dengan ancaman hukuman di atas 10 tahun penjara," pungkasnya. (BS-031)
    T#g:Hipnotis
      komentar Pembaca
      Berita Terkait
  • 5 bulan lalu

    Antisipasi Kejahatan Hipnotis, Mahasiswa Unimed Lakukan Pelatihan Penangkal Sugesti Pickpocket

    Beritasumut.com-Tingginya angka kriminalitas yang terjadi di lingkungan masyarakat Medan Deli seperti pencopetan, perampokan, dan pencurian dengan

  • tahun lalu

    Ungkap Kejahatan, Kanit Provost Polsek Medan Barat Gunakan Keahlian Hipnotis

    Beritasumut.com-Kanit Provost Polsek Medan Barat Aiptu Sugiono memiliki cara sendiri dalam menjalankan pekerjaannya sebagai polisi. Dia memiliki ke

  • tahun lalu

    Mudik Lebaran, Terminal Amplas dan Pinang Baris Harus Aman dari Tindakan Kejahatan

    Beritasumut.com-Kawasan Terminal Amplas dan Pinang Baris Medan selama ini dinilai sebagai tempat para pelaku kejahatan melakukan aksinya. Oleh kare

  • tahun lalu

    Polsek Lubuk Pakam Ungkap Komplotan Perampok Hipnotis yang Sering Beraksi di Minimarket

    Beritasumut.com-Tiga komplotan perampok yang kerap menghipnotis korbannya di Minimarket berhasil ditangkap personil Reskrim Polsek Lubuk Pakam. Dua

  • 2 tahun lalu

    Cegah Aksi Hipnotis, Pemudik Diingatkan Tidak Menerima Apapun dari Orang Asing

    Beritasumut.com-Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Suntana mengingatkan pemudik untuk selalu berhati-hati dalam perjalanan mudik termasuk menjaga bar

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.