Rabu, 19 Februari 2020

    Rekanan PLN M Bahalwan Ditahan di Rutan Tanjung Gusta Medan

    Selasa, 29 April 2014 21:15:00
    BAGIKAN:
    Ilustrasi. (Google)
    Medan, (beritasumut.com) Kejaksaan Agung (Kejagung) menyerahkan M Bahalwan, tersangka korupsi pekerjaan life time extention (LTE) major overhouls pembangkit PLN di Belawan, ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan, Selasa (29/4/2014). Direktur PT Mapna Indonesia kemudian dijebloskan ke Rutan Tanjung Gusta, Medan.

    Selain Bahalwan, Kejagung juga melimpahkan berkas berita acara pemeriksaan (BAP) perkara korupsi yang disangkakan kepada rekanan PLN dalam proyek pengadaan flame tube ini. Bukan itu saja, bukti-bukti pun turut diserahkan.

    "Hari ini tim dari Kejagung melimpahkan tersangka bernama M Bahalwan. Tersangka ini merupakan tersangka keenam dalam dugaan tindak pidana korupsi pekerjaan Life Time Extention (LTE) Major Overhouls pembangkit Gas Turbine (GT) 2.1 dan 2.2 Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Sektor Pembangkit Belawan Tahun Anggaran 2012," ujar Kajari Medan Muhammad Yusuf di Kantor Kejari Medan, Selasa (29/4/2014).

    Pelimpahan tahap dua ini dilakukan setelah penyidik Kejagung menyatakan BAP tersangka lengkap (P-21). Selanjutnya, pihak Kejari Medan akan meneliti berkas itu untuk dijadikan materi dalam dakwaan Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada persidangan di Pengadilan Tipikor Medan.

    "Kami teliti adminitrasinya, sedangkan tersangka dititipkan di rutan," imbuh Yusuf.

    Yusuf memaparkan, Bahalwan merupakan tersangka terakhir yang dilimpahkan dari Kejagung terkait perkara ini. Lima tersangka lain yang lebih dulu dikirim ke Rutan Tanjung Gusta masing-masing Chris Leo Manggala (mantan General Manager Pembangkitan Sumatera Bagian Utara), Surya Dharma Sinaga (Manager Sektor Labuan Angin) yang merupakan ketua panitia lelang, Supra Dekanto (Direktur Produksi PT Dirgantara Indonesia/mantan Direktur PT Nusantara Turbin dan Propolasi), serta dua pegawai PLN Pembangkit Sumatera Utara yang bertugas mengawasi proyek itu, yaitu Rodi Cahyawan dan Muhammad Ali. Mereka dilimpahkan ke Kejari Medan pada Kamis (20/3/2014) lalu.

    Seperti tersangka lainnya, Bahalwan juga dikenakan Pasal 2 dan Pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

    Dalam perkara ini, penyidik menemukan dugaan tindak korupsi pada  pengerjaan LTE major overhouls pembangkit listrik GT 2.1 dan GT 2.2. Kerugian fisiknya berkisar Rp337,4 miliar.

    Negara juga dirugikan dalam bentuk energi. Sebab, seharusnya pekerjaan LTE itu menghasilkan output listrik 132 MW, namun kenyataannya yang diproduksi hanya 123 MW.

    Dari hasil audit yang telah dikonversi ke uang, kerugian negara akibat kekurangan energi ini sekitar Rp2,007 triliun lebih. Total kerugian negara menjadi Rp2,3 triliun.

    Sementara itu, Heru Pamungkas, kuasa hukum  M Bahalwan mengatakan, pihaknya menemukan banyak kejanggalan dalam penanganan hukum kliennya.

    "Pada prinsipnya melimpahkan berkas itu memang hak atau wewenang dari jaksa. Namun demikian perlu kami sampaikan bahwa ada fakta-fakta yang diabaikan begitu saja oleh jaksa. Seperti harus diketahui Bahalwan adalah Direktur PT Mapna Indonesia, bukan Mapna Co (Iran). Sementara dalam kontrak, pihak PLN langsung berhubungan dengan Mapna Co, bukan Bahalwan," kata Heru.

    Heru memaparkan, dalam kontrak dengan PLN, tidak ada keterlibatan PT Mapna Indonesia. Bahalwan juga tidak menandatangani  administrasinya. "Klien kami jelas tidak terlibat," pungkasnya. (BS-021)
    T#g:
      komentar Pembaca
      Berita Terkait
  • 4 tahun lalu

    TPS dan PKL Penyebab Kota Medan Gagal Meraih Adipura

    Beritasumut.com-Pemerintah Kota (Pemko) Medan kembali gagal meraih Piala Adipura tahun 2016 dari Pemerintah Pusat. Salah satu penyebab Kota Medan tida

  • 4 tahun lalu

    Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak

    Beritasumut.com-Anggota Komisi B DPRD Medan Rajudin Sagala yang sempat mendapatkan ancaman bunuh dari orang tak dikenal (OTK) berharap agar persoalan

  • 4 tahun lalu

    Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan

    Beritasumut.com-Polda Sumut mengaku belum ada menerima laporan secara resmi terkait teror ancaman bunuh yang diterima anggota DPRD Medan, Rajudin Saga

  • 4 tahun lalu

    Gagal Rampok Tas Perempuan, Andre Nyaris Tewas Dihakimi Massa

    Beritasumut.com-Gagal melakukan perampokan terhadap Lili Agustina Boru Karo (23) di kawasan Jalan TB Simatupang Medan, Andre alias Udin (23) warga Med

  • 4 tahun lalu

    Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara

    Beritasumut.com-Tim Pembela Masjid Taqwa Polonia Aliansi Ummat Islam memandang persoalan keributan yang terjadi beberapa hari yang lalu adalah ekses p

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.