Polres Deli Serdang Jangan Pilih Kasih Terima Laporan Dugaan Perkosaan


Polres Deli Serdang Jangan Pilih Kasih Terima Laporan Dugaan Perkosaan
Mberngap Ginting
Kapolres Deli Serdang AKBP Dicky Patrianegara
Tanjung Morawa, (beritasumut.com) – Sentra Pelayanan Kepolisian Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Deli Serdang terkesan pilih kasih menerima laporan korban kasus perkosaan. Seperti dialami sebut saja Rita (22) warga Desa Tanjung Baru, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Laporan kasus dugaan perkosaan yang dilakukan YFW (26), oknum satpam salah satu perusahaan, ditolak mentah-mentah oleh petugas dengan dalih korban sudah dewasa dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. 

Demikian diungkapkan Anggota Indonesian Police Watch (Lembaga Pemantau Kinerja Pepolisian) Sumatera Utara Rosinta Br Barus SH MHum melalui telepon, Senin (6/5/2013).

Menurut wanita berdarah Karo yang juga bekerja di Biro Hukum Pemprov Sumut ini, seharusnya pihak kepolisian dalam menangani kasus yang disampaikan masyarakat ini tidak melihat dengan sebelah mata. Pihak kepolisian tidak boleh hanya menerima korban yang memiliki duit dan beking.

“Bila kita amati dari komitmen pelayanan prima, anti KKN dan anti kekerasan, ini adalah untuk membangun karakter kepolisian menjadi pengayom dan pelayan masyarakat. Pelayanan prima untuk memelihara keamanan, pelayanan prima dalam rangka melindungi dan mengayomi serta pelayanan prima dalam penegakkan hukum,” ujar Rosinta.

Kalau dilihat dari sisi lain, seperti yang dialami sebut saja Siska (26) warga Limau Mungkur, Kecamatan STM Hilir, sebagaimana dilansir sejumlah media massa, ibu muda yang satu ini mengaku diperkosa oleh OTK di kamar mandi rumahnya saat mencuci pakaian. Laporan korban langsung ditanggapi petugas. 

Lalu apa bedanya dengan yang dialami Rita. Apa karena YFW dikabarkan dekat dengan Kapolres Deli Serdang maka pengaduannya langsung ditolak, tanya Rosinta mengkritik kinerja Polres Deli Serdang.

Kapolres Deli Serdang AKBP Dicky Patrianegara ketika dikonfirmasi wartawan  menyatakan belum mengetahui adanya pengaduan yang ditolak. Untuk itu ia segera memanggil Kanit PPA untuk mempertanyakan kasus tersebut. (BS-028)

Tag: