Senin, 09 Desember 2019

    Polisi Kawal Sidang Kasus Korupsi Proyek PTPN II

    Kamis, 19 Desember 2013 00:54:00
    BAGIKAN:
    Google

    Medan, (beritasumut.com) – Belasan petugas kepolisian berseragam lengkap dan berpakaian preman terlihat melakukan pengawalan terhadap persidangan terdakwa korupsi Anwar Effendi Khoo yang digelar di Ruang Cakra VII PN Medan, Selasa (17/03/2013).

    “Aku pikir yang sidang di dalam teroris atau penjahat kelas kakap sampai harus mendapat pengawalan seperti itu. Rupanya perkara korupsi. Kok repot-repot kali polisi itu ya. Nanti ada sidang seharusnya perlu mendapat pengawalan malah tidak mereka kawal,” ujar Andi salah seorang pengunjung sidang.

    Hal senada dikatakan Leo pengunjung sidang lainnya yang menilai pengawalan yang dilakukan kepolisian pada persidangan sarat dengan kepentingan. Pasalnya terdakwa yang menjalani sidang merupakan seorang pengusaha.

    “Nanti karena dia pengusaha. Coba yang sidang tukang becak mau gak mereka (polisi) mengawalnya walaupun dapat kabar ada potensi kerusuhan pada persidangan itu,” ujarnya.

    Sementara itu salah seorang petugas kepolisian saat ditanyai wartawan mengaku bahwa pengawalan yang mereka lakukan merupakan antisipasi adanya demontrasi yang ingin mengacaukan persidangan. Hanya saja keterangan oknum polisi tersebut tidak terbukti hingga persidangan usai.

    Pada persidangan tersebut, Jaksa Penuntut Umum menghadirkan lima orang saksi dari PTPN II yakni Asisten Tanaman Avdeling VI Fajar Saragih, Kepala Dinas Tanaman Sarkawi Daulay, Syahlan Lubis, Auponso Sitorus dan Baringin Simanjuntak. 

    Dalam keterangannya sejumlah saksi menjelaskan bahwa mereka mengetahui yang mengerjakan proyek jalan baru (collecting road) di Afdeling VI dan IX PTPN II Kebun Sawit Seberang Kabupaten Langkat Tahun 2011 adalah PT Mulia Perkasa. 

    Hanya saja diakui mereka bahwa mereka tidak pernah melihat Direktur PT Mulia Perkasa Safrial Effendi (berkas terpisah) maupun terdakwa Anwar Effendi Khoo memantau pekerjaan.

    Anwar Effendi Khoo dinilai sebagai orang yang bertanggungjawab terhadap pengerjaan proyek di PTPN II yang merugikan negara sebesar Rp488 juta. (BS-021)
    T#g:Polisi
      komentar Pembaca
      Berita Terkait
  • 7 hari lalu

    Kapolrestabes Medan Berikan Penghargaan untuk Polisi Sukses Jalankan Program 1092

    Beritasumut.com-Kapolrestabes Medan, Kombes Dadang Hartanto mengaku bangga melihat program 1092 yakni Menyatu dengan Masyarakat, Operasi Mantab Bra

  • satu minggu lalu

    Polisi Masih Lakukan Penyelidikan Kasus Pembunuhan Hakim PN Medan yang Ditemukan di Jurang Kebun Sawit

    Beritasumut.com-Kasus dugaan pembunuhan terhadap Jamaluddin, seorang Hakim PN Medan yang ditemukan tewas di jurang di areal kebun sawit milik warga

  • 3 minggu lalu

    Wujudkan SDM Unggul, Poldasu Lakukan Kerjasama dengan Unimed, USU dan UMSU

    Beritasumut.com-Guna mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, Universitas Negeri Medan (Unimed), Universitas Sumatera Utara (USU) dan UMSU

  • 4 minggu lalu

    Rumah Sakit Bhayangkara Berhasil Lakukan Operasi Korban Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Beritasumut.com-Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tingkat II Medan, Kombes Pol dr A Ginting mengungkapkan jika pihaknya kini sedang menanga

  • 4 minggu lalu

    Film Sang Prawira Premiere di Bioskop 28 Oktober Mendatang, Personil Kepolisian Jadi Bintang Film

    Beritasumut.com-Film Sang Prawira yang disutradarai Ponty Gea, bakal tayang serentak di Bioskop Indonesia XXI pada tanggal 28 November 2019 mendata

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.