Narapidana Kendalikan Peredaran 2,2 Kg Sabu dan 46 Ribu Ekstasi Dari Dalam Lapas Tanjung Gusta


Narapidana Kendalikan Peredaran 2,2 Kg Sabu dan 46 Ribu Ekstasi Dari Dalam Lapas Tanjung Gusta
Kapolresta Medan Kombes Pol Nico Afinta memperlihatkan barang bukti. (A Chan)
Beritasumut.com Peredaran narkoba yang diatur dari Lapas Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara (Sumut), terbongkar. Tiga tersangka, seorang di antaranya narapidana, ditangkap dalam satu operasi Polresta Medan.

Narapidana yang ditangkap di Lapas Tanjung Gusta yaitu MH (31). Warga Desa Garot, Bireun, Aceh, ini menghuni penjara itu setelah dihukum 8 tahun bui karena mengerarkan narkoba.

Tersangka lainnya yaitu ZM (21) dan MR (27),  keduanya warga Jalan Setia Budi Pasar II Komplek Gardenia, Medan. Petugas awalnya menangkap ZM di parkiran Bank BNI di Jalan Gagak Hitam, Medan,  Kamis (8/1/2015), dengan barang bukti 1 bungkus plastik sabu. Setelah dikembangkan ke rumahnya, polisi menangkap MR dengan jumlah barang bukti lebih besar.

"Dari tangan kedua tersangka ini disita 2,2 kg sabu dan 46.848 butir pil ekstasi. Narkoba itu rencananya akan diedarkan di Kota Medan hingga luar kota," kata Kapolresta Medan Kombes Pol Nico Afinta di Mapolresta Medan, Senin (12/1/2015) sore.

Berdasarkan pemeriksaan, MZ mengaku menerima ekstasi dan sabu dari orang suruhan MH yang tidak diketahui namanya. MH pun ditangkap di Lapas Tanjung Gusta kemudian mengakui perbuatannya.

MH menyatakan, sabu itu dipasok bosnya berinisial SR. Dia diketahui tinggal di Bireuen, Aceh.

Nico mengaku heran, MH bisa mengendalikan peredaran narkoba dari dalam Lapas Tanjung Gusta. Dia mengatakan pihaknya akan memberikan pasal pemberatan untuk MH.

"Buat pasal pemberatan, biar dihukum mati saja. Kita berikan pasal maksimal," ucapnya.

Dia juga mengimbau agar masyarakat berperan aktif membantu polisi memberantas peredaran narkoba.

"Kita mulai dari lingkungan sendiri," ajaknya. (BS-031)

Tag:narapidana