Laporan Tak Ditanggapi Polsek Percut Sei Tuan, Anggota SPSI Korban Pembacokan Melapor ke Polresta Medan


Laporan Tak Ditanggapi Polsek Percut Sei Tuan, Anggota SPSI Korban Pembacokan Melapor ke Polresta Medan
Anggota SPSI korban pembacokan. (Ist)
Medan, (beritasumut.com) Tiga orang Anggota SPSI Pergudangan PT Intan Iron diserang sekelompok preman berkelewang dan senjata api, pada Rabu (30/4/2014). Akibatnya, dua orang mengalami luka bacok serius.

Atas kejadian itu, korban Supani (26) warga Pasar XII, Dusun II, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang dan Wakil Ketua DPC SPSI Deliserdang Anton Hudaya Harahap (47) didampingi sejumlah Anggota SPSI melaporkan kasus ini ke Polsek Percut Sei Tuan. Namun, hingga saat ini para pelaku masih bebas berkeliaran.

Merasa tidak puas dengan laporan Nomor STPL/1268/IV/2014/SPKT/Percut di Polsek Percut Sei Tuan, para korban didampingi Sekretaris DPC SPSI Deliserdang DM Aritonang, mendatangi Polresta Medan untuk membuat laporan, Senin (12/5/2014) siang.

Korban Anton menceritakan, kejadian berawal saat dirinya bersama dua rekannya, Supani dan Boni (33) warga Titi Sewa, sedang duduk-duduk di Gudangan PT Intan Iron.

"Kami bertiga saat itu sedang duduk-duduk di gudang itu," kata korban di depan ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Medan.

Tidak tau apa penyebabnya, tiba-tiba sekelompok preman berjumlah 40-an orang dilengkapi parang dan senjata api menyerang mereka. "Sempat ada suara tembakan, orang itu langsung nyerang kami," akunya.

Akibat serangan itu, Anton dan Supani mengalami luka bacokan serius di bagian tangan. "Langsung lari kami, tangan saya dan kawan saya kenak bacok," jelasnya.

Menurutnya , sekelompok preman yang diduga pimpinan Kasman Simarmata Cs itu cemburu dengan SPSI Gudang Intan Iron. "Saya menduga mereka SPSI tidak resmi," imbuhnya.

Untuk itu, ia berharap dengan adanya laporan ke Polresta Medan para pelaku dapat ditangkap. "Padahal kami uda buat laporan di polsek, kenapa belum juga ditangkap, apa pelaku kebal hukum," tambahnya. (BS-031)

Tag: