Rabu, 23 Oktober 2019

    Gugatan Malpratek Kandas di PN Medan

    Kamis, 10 April 2014 21:21:00
    BAGIKAN:
    Ilustrasi. (Google)
    Medan, (beritasumut.com) Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan memutuskan tidak menerima gugatan perkara dugaan malpratek di RS Pirngadi Medan dengan korban Sonta Marbun.

    Dalam agenda persidangan pembacaan putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim Fauzul di PN Medan, Kamis (10/04/2014), pertimbangan majelis tidak menerima gugatan karena keluarga korban tidak terlebih dahulu melaporkan kasus yang menimpanya ke Majelis Kehormatan Dokter Indonesia (MKDI).

    Penasihat hukum keluarga korban, Sobambowa Buulolo menyesalkan putusan majelis hakim yang dinilai tidak mencerminkan keadilan.

    Ditanyakan upaya selanjutnya yang akan dilakukan, Sobambowa mengungkapkan akan melaporkan kasus ini MDKI. "Kita akan melapor ke MDKI setelah kita menerima salinan putusan dan mempelajari salinan putusan," ujarnya sembari mengatakan akan terus berupaya menuntut keadilan atas kasus dugaan malpraktek tersebut.

    Sobambowo kemudian menjelaskan kronologis malpratek yang dialami kliennya. Pada Tahun 2007 pasien almarhum Sonta Marbun menjalani perawatan medis dan melakukan periksa melaluli uji Labotorium Klinik RS Santa Elisabeth, Medan. Saat itu Sonta dinyatakan golongan darah B.

    "Untuk meringankan biaya perobatan karena merupakan peserta Askes, pasien dirujuk ke RS Pirngadi Medan pada 13 Januari 2009 dengan diagnosa penyakit Anemia dan Bronchitis," jelas Sombabowo.

    Setelah itu, pihak RS Pirngadi memberikan transfusi darah dengan golongan AB yang dinilai tidak sesuai dengan golongan darah pasien. Setelah mengetahui hal itu keluarga pasien kemudian menanyakan hal tersebut. Namun, pihak RS Pirngadi mengatakan bahwa golongan darah B dan AB sama saja, jadi tidak ada masalah untuk pasien.

    Setelah dilakukan transfusi darah, penyakit pasien malah bertambah. Pasien merasah gelisah, panas atau demam, lemas sampai lumpuh. Sudah sepekan dirawat tidak tampak kondisi pasien semakin membaik. Akhirnya, suami pasien, Sormin Siregar meminta pasien dikeluarkan saja dari rumah sakit itu.

    Sonta Marbun pun dirawat di rumahnya. Beberapa hari kemudian, kondisi Sonta semakin parah. Keluarga pun membawa kembali pasien ke RS Pirngadi. "Setelah sempat dirawat di UGD, pada 28 Mei 2009, Sonta pun menghembuskan nafas terakhirnya," katanya.

    Atas kejadian tersebut, pihak RS Pirngadi terkesan menyembunyikan identitas dokternya. "Tidak ada nama dokternya. Saya rasa mereka menyembunyikan nama dokternya," ucapnya sembari menunjukan selembar dokumen bukti transfusi darah. Terlihat tanda tangan di selembar kertas tersebut. Namun, nama dokter bersangkutan tidak dicantumkan.

    Atas dugaan malpraktek tersebut, keluarga pasien kemudian melapor ke Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Medan. Namum laporan tersebut ditolak. "Putusan BPSK Kota Medan malah membela pihak RS Pirngadi sehingga keluarga pasien merasa dirugikan," cetusnya.

    Tidak mendapat tanggapan yang baik dari BPSK Medan, keluarga pasien kemudian melaporkan dugaan malpraktek tersebut ke PN Medan secara perdata dengan Reg No.348/Pdt.G/2013/PN.Medan. Direktur RS Pirngadi Medan selaku tergugat dengan tuntutan kerugian material Rp200 juta serta imaterial Rp3,5 miliar. Namun gugatan keluarga korban akhirnya kandas.

    Sobambowo mengharapkan tidak ada lagi pasien menjadi korban malpraktek dokter hingga merenggut nyawa pasien. "Kita masuk rumah sakit supaya keluar sehat. Bukan malah sebaliknya datang sakit pulang meninggal dunia," tandasnya mengakhiri. (BS-021)
    T#g:
      komentar Pembaca
      Berita Terkait
  • 3 tahun lalu

    Selama Ramadhan, Jadwal Sidang di PN Medan Dipercepat

    Beritasumut.com-Memasuki bulan suci Ramadhan jadwal persidangan pengadilan lebih dipercepat dari hari biasanya."Jadwal persidangan tetap seperti biasa

  • 3 tahun lalu

    Penasehat Hukum Pengedar Sabu Nilai Tuntutan PN Medan Tak Berdasar Hukum

    Beritasumut.com-Nuwardi Aco selaku tim penasehat hukum Ayau, Daud alias Athiam, Lukmansyah, dan Jimmy Syahputra yang dihukum mati karena terlibat

  • 3 tahun lalu

    4 Pengedar Sabu 270 Kg Dituntut Hukuman Mati di PN Medan

    Beritasumut.com-Empat orang pengedar sabu internasional dituntut hukuman mati dalam persidangan yang berlangsung di Ruang Cakra I Gedung Pengadilan Ne

  • 4 tahun lalu

    3 Terdakwa Pesta Sabu Saat Menunggu Sidang di PN Medan

    Beritasumut.com - Satuan Reserse Narkoba Polresta Medan menangkap tiga orang terdakwa saat menunggu sidang di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (29/9/20

  • 4 tahun lalu

    Terdakwa Kabur Dari PN Medan

    Beritasumut.com - Seorang terdakwa melarikan diri dari ruang sidang di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (17/9/2015) sore. Tahanan ini meloloskan di

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.