Bawa Sabu Dari Malaysia, A Cien Dituntut 20 Tahun Penjara


Bawa Sabu Dari Malaysia, A Cien Dituntut 20 Tahun Penjara
Google
Ilustrasi
Medan, (beritasumut.com) Berusaha selundupkan sabu seberat 750 gram  dari Malaysia, Darmawan alias A Cien (26) warga Jalan Rambutan No 11, Kelurahan Bandar Sinembah, Kecamatan Binjai, dituntut 20 tahun penjara denda Rp3 miliar subsidair 6 bulan kurungan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fatah Chotib Uddin SH dalam di Pengadilan Negeri Medan, Kamis (5/9/2013).

Dalam tuntutan disebutkan, terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 113 (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Dihadapan majelis hakim, JPU memaparkan bahwa terdakwa merupakan kurir sabu internasional sesuai dengan pengakuan terdakwa dihadapan para penyidik. 

Terbongkarnya kasus ini ketika Deddi Filo Ginting Petugas X Ray Terminal Kedatangan Luar Negeri  Bandara Polonia, Medan, mencurigai dua orang penumpang pesawat Air Asia AK 1354 yang baru saja tiba dari Kuala Lumpur, Malaysia. 6 Maret 2013 silam.

Keduanya adalah terdakwa Darmawan alias A Cien dan teman wanitanya Decy Natalia Boru Napitupulu. Melihat gelagat yang mencurigakan Deddi pun menghubungi petugas Tim CNT KPBBC TIMP B Medan David Munthe dan Jonnaidy untuk selanjutnya melakukan pemeriksaan dan kemudian menemukan bungkusan berisi butiran putih dan ternyata sesuai dengan berita acara analisis Laboratorium barang bukti narkotika No Lab: 1841/NNF/2013 Tanggal 25 Maret 2013 mengandung metamfetamine.

Mengetahui keduanya membawa sabu, petugas membawanya ke kantor Bea Cukai dan menghubungi Ditnarkoba Polda Sumatera Utara kemudian menugaskan MH Silalahi dan Laba Manurung. 

Darmawan dihadapan petugas mengakui bahwa sabu tersebut diperolehnya dari tersangka Wawak warga Malaysia yang nantinya setelah sampai di Medan diserahkan kepada Hendrik. Namun belum sampai niatnya untuk menyerahkan barang haram sudah terlebih dahulu berhasil digagalkan petugas bandara. 

Diakui terdakwa, saat ke Malaysia dirinya memang ditemani oleh Decy Natalia Br Napitupulu warga Jalan Danau Melinjo, Kecamatan Binjai Utara. Bahkan sebelum berangkat ke Malaysia dirinya sempat mencairkan dana sebesar Rp8 juta.

Sesampai di Malaysia terdakwa menginap di Kamar 0605 Hotel Capitol, kemudian terdakwa menghubungi Wawak dan menyatakan bahwa barangnya yang dipesan berada di dalam kamar Hotel Sky kiamar 302. Terdakwa juga mengaku tidak bertemu dengan Wawak, dikarenakan kunci kamarnya sudah diletakan disamping lift.

Kemudian barang yang sudah dipesan tersebut langsung dibawa oleh terdakwa bersama teman wanitanya pun langsung membawa sabu tersebut ke Indonesia melalui penerbangan menuju Bandara Polonia, Medan. Namun aksi penyelundupan tersebut berhasil digagalkan petugas.

Pada saat menangkap terdakwa, petugas berhasil menyita 750 gram sabu yang dikemas dalam tiga bungkus plastik, satu buku pasport, satu bording pass, satu lembar bill pembayaran Hotel Capitol, tas warna coklat, ktp, HP BB dan sepatu.

Usai pembacaan tuntutan, majelis hakim yang menyidangkan kasus terseut menunda persidangan hingga pekan depan dengan agenda mendengarkan keterangan pembelaan dari kuasa hukum terdakwa. 

Pantauan wartawan, terdakwa yang dituntut selama 20 tahun penjara tersebut terlihat lemas dan langsung keluar menuju sel tahanan sementara PN Medan. (BS-021)

Tag:sabu